Siap Digelar, Jakarta Food Security Summit 2012





Kebutuhan pangan dewasa ini terus meningkat dengan pertumbuhan penduduk dunia yang diperkirakan akan mencapai 9 milyar di tahun 2050. Menurut perhitungan organisasi pangan dan pertanian dunia (FAO), produksi pangan dunia harus naik 70% dari produksi saat ini, sedangkan ketersediaan lahan pertanian dunia tidak bertambah. Maka diperlukan langkah strategis untuk mengantisipasi kekurangan pangan yang dapat menimpa dalam negeri maupun negara-negara lain di dunia.

Sebagai upaya antisipasi dan wujud dari komitmen Kadin terhadap pembangunan pangan nasional, Kamar Dagang dan Industri (KADIN) Indonesia Bidang Agribisnis, Pangan dan Peternakan telah melaksanakan serangkaian acara dalam rangka pemantapan persiapan penyelenggaraan acara puncak Jakarta Food Security Summit "Feed Indonesia Feed The World," yang akan digelar pada 7-10 Februari 2012 di Jakarta Convention Center, Jakarta.

Serangkaian acara yang telah dilaksanakan dari bulan Juni 2011 lalu terdiri dari kegiatan Roundtable, Lokakarya, Simposium -yang membahas berbagai isu strategis per komoditas pangan, serta Dialog Pakar dimana pada masing-masing kegiatan tersebut melibatkan stakeholder terkait.

Melalui berbagai kegiatan tersebut, diharapkan dapat memberikan solusi dalam menanggulangi hambatan-hambatan di bidang agribisnis, sehingga kebutuhan pangan khususnya di Indonesia maupun dunia dapat terpenuhi. "Hambatan (bottleneck) dalam membangun sektor pangan tidak sedikit, tapi kami percaya dengan upaya kerja keras yang sinergis antara pemerintah, pelaku usaha, dan masyarakat, hambatan akan dapat teratasi," ujar Wakil Ketua Umum Kadin Bidang Agribisnis, Pangan dan Peternakan Franky Widjaja.

Ia menjelaskan, di balik permasalahan yang cukup komplek, tentunya terdapat potensi besar di Indonesia yang perlu segera digali dan dikembangkan untuk percepatan terwujudnya kemandirian dan kedaulatan pangan di Indonesia. Sehingga pada gilirannya, Indonesia diharapkan tidak hanya bisa memasok kebutuhan pangan dalam negeri saja, tetapi juga dunia melalui komoditas-komoditas unggulan nasional.

Misi untuk mewujudkan ketahanan pangan pada skala nasional maupun global sejalan dengan program pemerintah untuk menggerakkan roda perekonomian yang tertuang dalam Master Plan Percepatan dan Perluasan Pembangunan Ekonomi Indonesia (MP3EI). “MP3EI akan dipegang sebagai referensi dan acuan di dalam menyusun Roadmap Edisi II dibidang Pembangunan Ketahanan Pangan,” ungkap Franky.

Setelah melalui serangkaian acara, “Feed Indonesia Feed The World” kali ini akan terfokus pada isu-isu strategis antara lain terkait tata ruang, infrastruktur pertanian, pembiayaan pertanian, implementasi hingga kebijakan yang mendukung terwujudnya kemandirian pangan untuk memenuhi target-target yang harus dicapai di masa mendatang.

Untuk mengantisipasi krisis dimasa selanjutnya, Kadin Indonesia bersama Pemerintah akan terus meningkatkan produksi pangan dalam negeri secara berkelanjutan. Kadin Indonesia secara konsisten akan melaksanakan hasil Rakor Pangan Nasional dan Food Security Summit “Feed Indonesia Feed The World” dengan aktif berpartisipasi di dalam proses peningkatan produksi pangan nasional. Karena sinergi semua pihak merupakan faktor penting dalam mendukung keberhasilan pembangunan ekonomi yang tidak hanya tergantung pada pemerintah atau swasta saja, melainkan merupakan kolaborasi bersama antara pemerintah dan swasta dalam semangat Indonesia Incorporated. Fri-08

(FOODREVIEW INDONESIA Edisi Januari 2011)

Artikel Lainnya

  • Ags 17, 2018

    Jenis-Jenis Teknologi Plasma untuk Produk Minuman

    Teknologi plasma dibagi menjadi dua jenis yakni denominated nonthermal plasma (NTP) atau plasma dingin (cold plasma) dan thermal plasma. Plasma dingin dihasilkan pada suhu 30-60OC di bawah tekanan atmosfer atau ruang hampa (vacuum) dan membutuhkan lebih sedikit daya. Hal tersebut sangat sesuai jika diaplikasikan pada produk yang sensitif pada panas karena ion dan molekul yang tidak bermuatan mendapatkan sedikit energi dan stabil pada suhu rendah.  ...

  • Ags 16, 2018

    Teknologi Plasma Dingin Pada Minuman Susu dan Jus

    Umur simpan yang panjang pada produk susu khususnya banyak dipengaruhi oleh keberadaan bakteri di dalam produk. Proses thermal dapat meningkatkan keamanan mikrobiologis pada produk susu, namun proses tersebut juga dapat merusak unsur sensori, zat gizi, dan beberapa psysicochemical lainnya (Misra dkk, 2017). Penggunaan proses nonthermal dapat memenuhi aspek keamanan pangan suatu produk serta dapat meningkatkan kateristik sensori dan zat gizi serta dapat menjaga senyawa-senyawa bioaktif yang tidak stabil. Beberapa metose proses nonthermal yang dapat diaplikasikan diantaranya adalah proses tekanan tinggi (high hydrostatic pressure), ultrasound, supercritical carbon dioxide technology, irradiasi, dan plasma dingin.  ...

  • Ags 15, 2018

    Tantangan Produk Minuman Dalam Menggunakan Protein

    Tantangan terhadap produk minuman susu dengan penggunaan protein adalah stabilitas protein. Salah satu cara untuk menjaga stabilisasi pada protein di produk susu adalah dengan menggunakan salah satu hidrokoloid yakni microcrystalline cellulose (MCC). MCC adalah selulosa yang dimurnikan dan sebagian dipolimerasi yang dibuat dengan perlakuan terhadap alpha-cellulose yang diperoleh dari serbuk kayu dan asam mineral. Terdapat dua jenis MCC yang digunakan sebagai ingridien pangan yakni MCC bubur: MCC murni dan MCC koloidal atau MCC yang diproses dengan larutan hidrokoloid seperti gum selulosa.  ...

  • Ags 14, 2018

    Perpaduan Protein Pada Produk Minuman Ringan

    Penggunaan perpaduan antara protein hewani dan protein nabati untuk digunakan dalam suatu produk pangan juga dapat memberikan cita rasa serta manfaat kesehatan yang berbeda. Perpaduan antara protein dari kedelai dan produk dairy akan meningkatkan nilai ekomonis, memperbaiki cita rasa, menyeimbangkan volatilitas tanpa memengaruhi kualitas protein. Sedangkan pada perpaduan kedelai dengan tanaman lain dapat meningkatkan kualitas protein, menambahkan manfaat kesehatan serta dapat menyeimbangkan fungsionalitas dari suatu produk.  ...

  • Ags 13, 2018

    Meningkatkan Cita Rasa Produk Minuman dengan Kombinasi Protein

    Protein menjadi salah satu zat gizi yang sering ditambahkan dalam beberapa produk pangan. Penambahan tersebut tidak lain untuk memenuhi permintaan konsumen terhadap produk pangan yang dapat memberikan manfaat kesehatan untuk tubuh. Dalam persepsi konsumen, protein memberikan manfat untuk beberapa hal seperti untuk pertumbuhan otot, meningkatkan energi, pertumbuhan anak, dan dapat mencegah sarcopenia. Dari persepsi tersebut, protein menjadi salah satu ingridien yang potensial untuk dikembangkan menjadi bahan tambahan pada produk pangan.  ...