Tips Analisis Kandungan Minuman Isotonik


Minuman isotonik memiliki manfaat elektrolit yaitu membantu penyerapan cairan dari luar dan karbohidrat sebagai penyedia bahan bakar yang diperlukan bagi tubuh untuk mempertahankan kinerja puncak dan meningkatkan pemulihan pasca latihan.

 

Metrohm Ion Chromatography merupakan metode analisa secara kuantitatif yang tepat untuk analisa berbagai kandungan yang terdapat dalam minuman isotonik.
Ion Chromatography mencakup semua pemisahan kromatografi cair cepat ion dalam kolom digabungkan dengan deteksi dan kuantifikasi dalam aliran-melalui detektor. Sebuah reaksi kimia stoikiometri terjadi antara ion-ion dalam larutan dan zat padat yang membawa kelompok-kelompok fungsional yang dapat memperbaiki ion sebagai akibat dari gaya elektrostatik. Proses pertukaran ion mengarah ke kondisi keseimbangan, sisi yang terletak kesetimbangan bergantung pada afinitas ion yang berpartisipasi untuk kelompok-kelompok fungsional dari fase stasioner.
 
Metode penentuan Sodium, Potassium, Calcium, Magnesium (Na, K, Ca, Mg) dalam minuman isotonik
Metode analisa yang digunakan adalah Ion Chromatograpy Cation dengan Conductivity Detection, menggunakan Eluent (fase gerak) dengan komposisi 4 mmol/L tartaric acid dan 1 mmol/L dipicolinic acid. Column yang digunakan adalah Metrosep Cation 1-2 (P/N 6.1010.000).
Preparasi sampel cukup mudah, yaitu dengan mengencerkan sebanyak 1 : 250 dengan eluent. Setelah itu sampel diinjekan ke dalam sistem Ion Chromatography sebanyak 10 μL, dengan kecepatan aliran eluent (Flow) 1.0 mL/min.
Metode penentuan Citrate dan Acetate dalam minuman isotonik
Metode analisa yang digunakan adalah Ion Exclusion Chromatograpy dengan Conductivity Detection, menggunakan Eluent (fase gerak) 0.5 mmol/L asam sulfat, sedangkan Column yang digunakan adalah PRP X-300 (P/N 6.1005.030).
Sampel dipreparasi dengan mengencerkan sebanyak 1 : 100 menggunakan cation exchange kemudian diinjekan ke dalam sistem Ion Chromatography sebanyak 100 μL, dengan kecepatan aliran eluent (Flow) 1.0 mL/min.
Ion Chromatography sebagai teknik analisa merupakan metode yang mudah, akurat dan sederhana dari banyak metode yang digunakan untuk menganalisa minuman isotonik. Biaya analisa dengan menggunakan Metrohm Ion Chromatography rendah, karena hanya membutuhkan bahan kimia yang diperlukan untuk pembuatan eluent disamping air deionisasi untuk preparasi larutan standar dan sampel.
Ion Chromatography merupakan teknik yang tepat, yang hanya memerlukan jumlah yang sangat kecil sampel untuk analisis, dan hasil yang diperoleh dihitung dalam hitungan menit, menunjukkan tepatnya alasan mengapa Ion Chromatography merupakan metode pilihan untuk banyak analis.
 
 
Oleh : PT.Metrohm Indonesia
 

 

(FOODREVIEW INDONESIA Edisi Febuari 2012)

Artikel Lainnya

  • Ags 20, 2018

    Tantangan dan Manfaat Protein Whey Dalam Produk Minuman Jus

    Ada beberapa masalah utama yang menjadi tantangan aplikasi protein whey dalam produk minuman berbasis jus buah, yaitu terjadinya kristalisasi laktosa selama penyimpanan pada suhu refrigerasi, koagulasi protein whey saat perlakuan panas, konsentrat dengan viskositas yang tinggi berpengaruh pada efektivitas proses panas, berkurangnya umur simpan produk dalam suhu ruang, serta tingginya kandungan mineral dalam protein whey menimbulkan cita rasa asin-asam yang tidak diinginkan dalam produk. ...

  • Ags 20, 2018

    Kebijakan OSS untuk Hadapi Era Industri 4.0

    Industri pangan merupakan industri prioritas yang menyumbang 36% kontribusi terhadap PDB. ...

  • Ags 19, 2018

    Protein Whey Sebagai Ingridien Produk Minuman Ringan

    Protein whey merupakan jenis protein susu selain kasein yang mulai banyak digunakan sebagai ingridien pada produk pangan, misalnya produk minuman dan smoothies. Protein whey dapat digunakan sebagai ingridien dalam kelompok produk minuman, misalnya berbasis buah, minuman susu dan minuman olahraga. ...

  • Ags 18, 2018

    Manfaat Penggunaan Teknologi Plasma Pada Produk Susu dan Jus

    Penggunaan proses plasma dingin memiliki beberapa keuntungan diantaranya dapat menginaktivasi mikroorganisme secara efisien pada suhu rendah (<50oC), kompatibel dengan hampir sebagian besar kemasan produk dan kemasan modified atmospheres, mengurangi penggunaan bahan pengawet, tidak mengahasilkan residu dan dapat diaplikasikan pada produk pangan padat maupun cair. ...

  • Ags 17, 2018

    Jenis-Jenis Teknologi Plasma untuk Produk Minuman

    Teknologi plasma dibagi menjadi dua jenis yakni denominated nonthermal plasma (NTP) atau plasma dingin (cold plasma) dan thermal plasma. Plasma dingin dihasilkan pada suhu 30-60OC di bawah tekanan atmosfer atau ruang hampa (vacuum) dan membutuhkan lebih sedikit daya. Hal tersebut sangat sesuai jika diaplikasikan pada produk yang sensitif pada panas karena ion dan molekul yang tidak bermuatan mendapatkan sedikit energi dan stabil pada suhu rendah.  ...