Superior Floor Coating for Better Quality


Industri pangan memiliki spesifikasi tersendiri dalam memilih jenis lantai yang disesuaikan antara kebutuhan dan budget. Sehingga diperlukan beberapa alternatif yang dapat memenuhi keinginan mereka. Pemilihan jenis lantai yang tepat akan mendukung tercapainya mutu dan keamanan produk yang lebih baik.

Untuk menjawab kebutuhan akan lantai berkualitas, produsen nasional cat dan coating PT Bina Adidaya menyediakan beberapa jenis coating lantai yang cocok diaplikasikan di industri pangan. Perusahaan yang berlokasi di Jakarta dan memiliki pabrik di Tangerang ini memperkenalkan produknya dengan merek PENTA PRIMA dan telah beroperasi sejak 1990. Pada 2002, PT Bina Adidaya bahkan berhasil memperoleh sertifikasi ISO 9001-2000 untuk Quality Management System. Perusahaan juga aktif melakukan inovasi untuk menjawab kebutuhan dan tantangan yang terus berkembang dengan menyediakan fasilitas research and development (R&D) yang dioperasikan oleh staf teknis berpengalaman. Sementara itu, bagian quality control bertugas memastikan tercapainya standar mutu dari produk yang dihasilkan. Customer Bina Adidaya pun cukup tersebar, dari industri kelautan (marine paint), elektronik, mobil, plastik, hotel, farmasi, supermarket, hangar hingga pangan. Sehingga pengalamannya dalam bidang painting dan coating tidak diragukan lagi.

Bina Adidaya menyediakan beberapa pilihan jenis coating lantai untuk industri pangan. Menurut Assistant Sales Manager PT Bina Adidaya, Oni Epola Tio, terdapat tiga produk yang dapat dipilih sesuai dengan spesifikasi yang dikehendaki. “Produk-produk tersebut antara lain Penta Epoxy Coating, Penta-S-Crete, dan Penta Epo-Crete,” kata Oni. Setiap produk tersebut memiliki karakter dan sifat tersendiri. Selain dari jenis, Bina Adidaya juga melayani permintaan warna khusus dari customer.
“Kami dapat menyesuaikan warna sesuai dengan keinginan customer,termasuk untuk memenuhi warnawarna identitas perusahaan,” tambah Oni.Ketiga coating lantai untuk industri pangan dari Bina Adidaya telah didesain sesuai kebutuhan dan persyaratan sanitasi dan hygiene tahan gores/ scratch. Berikut adalah keunggulan lainnya yang dapat diperoleh:
 
Penta Epoxy Coating
Lantai industri pangan harus mudah dibersihkan, tidak memiliki celah, dan juga tidak mendorong pertumbuhan mikroba patogen. Hal tersebut sangat sesuai dengan sifat yang dimiliki oleh Penta Epoxy Coating, sehingga sangat mendukung proses sanitasi dan hygiene di lingkungan industri. Lantai ini juga memungkinkan untuk dilakukan penggunaan cleaner dan sanitizer yang biasa dilakukan di industri pangan, karena memiliki sifat resisten terhadap beberapa senyawa kimia.
Keunggulan lainnya adalah Penta Epoxy memiliki sifat anti skid. Dari segi desain, lantai ini bisa didesain dengan warna gloss tinggi atau semi gloss, serta pemilihan corak warna sesuai pilihan. Secara mekanis, juga memiliki sifat adhesi yang sempuna dan kuat. Bila menggunakan Penta Epoxy, garansi yang diberikan bisa hingga mencapai 1 tahun.
Penta S-Crete
Tidak sedikit industri pangan yang melibatkan proses termal dalam produksinya seperti proses penggorengan, bleaching, pasteurisasi, maupun sterilisasi. Sehingga dibutuhkan lantai yang memiliki ketahanan terhadap panas (thermal shock) dan kekuatan compressive (tahan gores). Bina Adidaya memberikan jawaban dengan menyediakan Penta S-Crete. Produk ini berbasis polyurethane yang anti gores. Sangat cocok untuk digunakan oleh industri pangan. Garansi untuk produk ini bisa mencapai hingga 2 tahun.
Penta Epo-Crete
Beban berat juga sering dihadapi oleh lantai industri pangan. Tidak jarang forklift,mesin-mesin, tumpukan barang, atau lainnya menjadi tantangan tersendiri yang bisa menyebabkan lantai terkelupas atau bahkan retak dan pecah. Oleh sebab itu, Bina Adidaya menyediakan solusi lantai dengan compressive strength hingga K-500, yakni Penta Epo-Crete. Bina Adidaya memberikan garansi untuk coating lantai ini hingga 1 tahun.
Dalam prasyarat dasar sanitas dan hygiene di industri pangan, GMP, lantai merupakan komponen yang penting. Karena dapat menjadi media penyebab kontaminasi yang membahayakan keamanan  pangan. Oleh sebab itu, pemilihan dan perawatan lantai harus dipertimbangkan secara serius. PENTA PRIMA adalah pilihan bijak untuk lantai dalam industri pangan.
 
 
Informasi lebih lanjut hubungi :
PT. Bina Adidaya
T. 021 6510052,
F. 021 6522607, 65306954
Email: sales@binaadidaya.com
www.binaadidaya.com
 

 

 
(FOODREVIEW INDONESIA Edisi Maret 2012)

 

 

Artikel Lainnya

  • Jun 20, 2018

    Regulasi produk seasoning di Indonesia

    Produk seasoning yang termasuk ke dalam kategori pangan 12.0 meliputi garam,  rempah, sup, saus, salad, dan protein yang telah diatur di dalam Peraturan Kepala BPOM No. 21 Tahun 2016 tentang Kategori Pangan 01.0 ñ 16.0.  kategori produk seasoning tersebut merupakan jenis bahan-bahan yang sering ditambahkan pada pangan olahan. Untuk itu, pangan olahan yang mengandung produk seasoning juga sangat perlu memenuhi beberapa poin yang menjadi konsentrasi baik pihak produsen, konsumen, maupun pemerintah dalam pengawasan.  Beberapa poin tersebut adalah keamanan yang meliputi bahan tambahan pangan (BTP), bahan baku, cemaran, bahan penolong, dan kemasan pangan; mutu, gizi, label, dan iklan.  ...

  • Jun 19, 2018

    Praktek higiene dan sanitasi dalam penanganan susu segar

    Berdasarkan standar kualitas susu segar (SNI 31411:2011) jumlah mikroba maksimum yang diperbolehkan adalah 1 juta koloni per mililiter (10 CFU/mL). Oleh sebab itu, susu segar pada umumnya akan mengalami kerusakan setelah 4-5 jam pada suhu kamar. Untuk menghasilkan susu segar dengan angka mikroba yang rendah harus dimulai dengan praktek higiene dan sanitasi yang baik sebelum pemerahan, saat pelaksanaan pemerahan, hingga penanganan pasca pemerahan. Pada waktu masih di dalam tubuh dan ambing ternak yang sehat, susu masih dalam keadaan steril. Kontaminasi mikroba di dalam susu terjadi pada saat proses pemerahan, yaitu berasal kulit tubuh ternak khususnya bagian seputar ambing dan puting, dari tangan pemerah, dari wadah/ peralatan penampungan susu, dan lingkungan tempat pemerahan. ...

  • Jun 18, 2018

    Potensi pemanfaatan peptida bioaktif dalam produk susu

    Meningkatnya perhatian akan hubungan asupan pangan terhadap kesehatan membuat konsumen menginginkan produk pangan yang bisa bermanfaat dalam mencegah  munculnya penyakit serta secara sinergi meningkatkan status kesehatan. Protein merupakan salah satu zat gizi utama yang terdapat dalam asupan harian dan di samping  perannya dalam menyuplai gizi, protein juga mempunyai komponen fungsional yang memiliki fungsi positif bagi tubuh, yaitu berupa peptida bioaktif (bioactive peptide). ...

  • Jun 15, 2018

    Perancangan proses pengolahan susu untuk mengantisipasi ancaman foodborne pathogen

    Penyakit yang disebabkan oleh patogen (foodborne pathogen) masih menjadi permasalahan hampir di seluruh negara secara global. Penyakit  tersebut paling sering disebabkan oleh mikrobiologi seperti bakteri dan metabolitnya serta virus dan toksinnya.  ...

  • Jun 14, 2018

    Penggunaan laktoperoksidase untuk pengawetan susu segar

    Dewasa ini telah dikembangkan suatu metode pengawetan susu segar dengan cara mengaktifkan enzim laktoperoksidase (LPO) yang secara alami sudah ada di dalam susu. LPO merupakan salah satu dari puluhan jenis enzim di dalam susu segar dengan berat molekul berukuran sedang (78.000 Dalton) dan mengandung karbohidrat sekitar 10%. Di samping ada di dalam susu segar, LPO juga ditemukan pada cairan tubuh hewan mamalia dan manusia, seperti pada saliva dan kolostrum. Metode pengaktifan LPO untuk pengawetan susu segar dikenal dengan sebutan lactoperoxydase-system atau sistem laktoperoksidase (Sistem-LPO). Aktifnya LPO di dalam susu dapat menghasilkan efek antibakteri pada susu segar (Legowo et al., 2009). ...