M-brio Sosialisasikan Persyaratan Baru Proses Sertifikasi




Saat ini, sertifikasi produk adalah hal penting yang harus dimiliki oleh sebuah perusahaan. Sertifikasi menjamin kepada konsumen bahwa produk tersebut telah memenuhi persyaratan keamanan, kesehatan, keselamatan, dan lingkungan. M-brio Biotekindo sebagai lembaga di bidang pelayanan jasa jaminan mutu pangan dan keamanan pangan menyosialisasikan persyaratan baru proses sertifikasi pada acara Gathering Klien Divisi Sertifikasi Kamis (7/11/2013) lalu.


Pada kesempatan tersebut, Heny Dwi Wahyuni selaku tim auditor dari M-Brio Biotekindo menjelaskan, bagian audit tahap 1 mengalami perubahan yaitu setelah semua persyaratan aplikasi sertifikasi terpenuhi, maka proses audit tahap 1 dilakukan, jika audit tahap 1 lulus uji maka dilanjutkan dengan audit tahap 2, tetapi jika audit tahap 1 ini tidak lulus uji maka dokumen dikembalikan lagi kepada klien untuk diperbaiki, begitu juga dengan ketidaksesuaian hasil audit program persyaratan dasar untuk sertifikasi HACCP dan ISO 22000 yang harus diperbaiki dan diverifikasi memuaskan terlebih dahulu sebelum dilanjutkan pada audit tahap 2, “Kami selaku tim auditor melakukan verifikasi tindakan perbaikan, yang disusul tindakan perbaikan yang wajib dilakukan oleh perusahaan bapak dan ibu sampai batas waktu yang ditentukan,“ tambahnya.


Setelah sertifikasi dilakukan, tim auditor melakukan beberapa tahapan selanjutnya, yaitu mengevaluasi audit dan kaji ulang manajemen yang sudah ada, meninjau tindakan koreksi yang dilakukan klien terhadap ketidaksesuaian yang ditemukan pada waktu audit sebelumnya, melakukan evaluasi terhadap keluhan pelanggan dan penanganannya, meninjau efektifitas sistem manajemen untuk mencapai sasaran badan usaha, meninjau kemajuan dari aktifitas yang telah direncanakan untuk peningkatan secara berkelanjutan, meninjau keberlanjutan pengendalian operasional, meninjau dan mengevaluasi setiap perubahan-perubahan yang menyangkut sistem manajemen badan usaha dan proses operasional, dan meninjau penggunaan logo dan referensi sertifikasi lainnya. Riska

Artikel Lainnya

  • Feb 23, 2019

    Meningkatkan Antioksidan Produk Bakeri

    Memperkaya produk pangan dengan komponen fungsional telah umum digunakan untuk meningkatkan sifat yang lebih menyehatkan. Roti gandum merupakan salah satu produk yang berhasil dikembangkan untuk memiliki potensi antioksidan. Roti dengan kadar antioksidan yang lebih tinggi sangat diminati karena perannya dalam meningkatkan kesehatan seperti perlindungan terhadap banyak penyakit. Secara umum, kadar antioksidan dari roti berasal dari senyawa fenolik dan bukan dari senyawa yang lain. Untuk itu, penambahan senyawa fenolik banyak dilakukan dengan menambahkan bahan tanaman yang kaya akan senyawa fenolik. ...

  • Feb 22, 2019

    Bahan Pengganti Garam pada Produk Bakeri

    Pengurangan konsumsi garam salah satunya dapat dilakukan dengan mengganti komponen garam dalam produk pangan dengan bahan pengganti garam, yaitu ingridien yang memberikan cita rasa asin namun tidak mengandung natrium di mana garam biasanya menggunakan satu atau campuran dari beberapa garam anorganik. Kation natrium dapat digantikan dengan satu atau kombinasi dari anion, seperti kalium, kalsium dan litium. ...

  • Feb 21, 2019

    Strategi Pengurangan Garam dalam Produk Bakeri

    Garam memberikan pengaruh terhadap cita rasa produk dan memiliki beberapa sifat yang menguntungkan, misalnya kelarutan dalam air yang baik  serta fungsi garam dalam menurunkan aktivitas air. Silow dkk. (2016) menjelaskan bahwa roti dan produk sereal lainnya memberikan kontribusi sebesar 30% dalam konsumsi garam pada masyarakat Eropa. Meskipun terlihat mudah, upaya pengurangan kandungan garam dalam produk bakeri tidak mudah karena garam memegang peran dalam kemudahan proses produksi dan karakteristik kualitas produk akhir. Oleh karena itu, untuk mendapatkan hasil akhir penurunan garam dibutuhkan strategi dan reformulasi produk. ...

  • Feb 20, 2019

    Bahan Tambahan Pangan pada Teh Siap Minum

    Berbagai inovasi pada teh siap minum tentu menjadikan proses pengolahan menjadi semakin kompleks. Jika dahulu, bahan baku proses pembuatan teh hanya melibatkan daun atau ekstrak teh dengan air, serta tambahan gula. ...

  • Feb 19, 2019

    Penanganan Gula Amorf pada Proses Pembuatan Cokelat

    Dalam proses penghalusan massa cokelat, disebutkan adanya gumpalan yang terbentuk pada permulaan proses dalam mesin conche. Gumpalan yang terbentuk  ini pada awalnya memiliki struktur yang lunak, tetapi selang beberapa saat dalam  proses conche, gumpalan ini akan berubah sifatnya menjadi keras. Karena sifatnya yang sangat keras, massa cokelat harus disaring dengan benar. Hal ini disebabkan adanya partikel-partikel yang bersifat amorf dari gula dan laktosa dalam susu yang akan berubah dari bentuk amorf menjadi bentuk kristal.  ...

Finasterid Generika 1mg cialis super active online Lida Daidaihua Inhaltsstoffe Original Viagra Use Generisk finasterid ED Packs Levitra Original Kamagra Effervescent Tablets Meizitang soft gel original version Propecia For Hair Loss Viagra 50mg Generic Levitra (Vardenafil) 20mg Lida Daidaihua Lida Daidaihua Meizitang funziona Original Viagra Pills Pacchetto di prova generici Lipitor Generika Kamagra Super ingredientes activos Meizitang in Ireland