GAPMMI Menolak Kebijakan Pemerintah yang Bersifat Kontra Produktif




Sekretaris Jenderal Gabungan Pengusaha Makanan dan Minuman Indonesia (GAPMMI), Franky Sibarani dalam acara Media Briefing di Jakarta Selasa lalu (21/1/2014) mengungkapkan ada beberapa kebijakan publik dari pemerintah sepanjang tahun 2013 yang kontra produktif terhadap daya saing industri.

Salah satu kebijakan tersebut yakni Peraturan Menteri Kesehatan No. 30 tahun 2013 mengenai kewajiban pelaku usaha pangan dalam hal Pencantuman Informasi Kandungan Gula, Garam dan Lemak Serta Pesan Kesehatan untuk Pangan Olahan dan Siap Saji dalam kemasannya. Menurut Franky, dengan pencantuman hal tersebut, seakan-akan menjadi warning atau peringatan bagi konsumen bahwa produk tersebut berbahaya, hal ini akan menjadi dis-insentif bagi industri juga konsumen. GAPMMI menyarankan pada pemerintah agar melakukan edukasi terhadap kosumen serta memperjelas mengenai definisi gula, garam dan lemak. Untuk memperjelas status Permenkes tersebut, di tahun 2014 Kementerian Kesehatan RI melalui Balai Litbang Kesehatan bekerja sama dengan BPOM dan GAPMMI akan melakukan Total Diet Study (TDS) dan Total Consumption Study. Hasil dari studi ini nantinya yang akan menjadi acuan terhadap tindakan yang dapat dilakukan terhadap industri serta untuk mengedukasi masyarakat agar terhindar dari risiko penyakit tidak menular.

Kebijakan lain yang memberatkan GAPMMI yakni Permentan No. 84 tahun 2013 tentang pemasukan karkas, jerohan, daging ke dalam wilayah Indonesia. kebijakan ini dinilai tidak fair, karena adanya dua pasal yang tidak harmonis pada Permentan yang sama. Pada pasal 7 disebutkan adanya larangan impor daging dari negara yang belum bebas dari penyakit kuku dan mulut, sementara di pasal 9 disebutkan bahwa Indonesia membebaskan impor daging olahan (dari berbagai negara) yang memungkinkan produk daging olahan tersebut menggunakan daging dari negara yang belum bebas terhadap penyakit kuku dan mulut. Disharmonisasi kebijakan ini membuat industri daging dan produk olahannya bisa kalah saing.

Rancangan Peraturan Menteri Lingkungan Hidup tentang tata cara pengurangan sampah yang menjadi tanggung jawab produsen. Produsen tidak setuju karena adanya kewajiban untuk menggunakan kemasan ramah lingkungan atau daur ulang, hal ini dinilai sangat memberatkan industri pangan.

Franky melalui GAPMMI berharap agar pemerintah melihat secara menyeluruh kebijakan-kebijakan tersebut supaya tidak mengancam kepentingan industri pangan secara nasional. GAPMMI meminta pemerintah untuk lebih mengedepankan national interest daripada hanya mementingkan kepentingan sektoral. Ita

Artikel Lainnya

  • Des 18, 2018

    Indigenous Probiotic sebagai Ingridien Pangan Fungsional

    Di dalam saluran pencernaan manusia terdapat komunitas mikroorganisme yang kompleks dan dinamis. Mikroorganisme di dalam saluran pencernaan ini sering disebut juga dengan gut microbiota. Keseimbangan gut microbiota berimplikasi dengan kesehatan tubuh. Apabila gut microbiota dalam kondisi tidak seimbang (dysbiosis) maka berbagai risiko permasalahan kesehatan bisa terjadi seperti kanker usus yang saat ini cukup marak terjadi. Sebaliknya, jika mikrobiota dalam saluran pencernaan dalam kondisi seimbang (normobiosis) maka keadaan tersebut dapat menunjang kesehatan tubuh.  ...

  • Des 17, 2018

    Peran Buah-buahan dalam Produk Snack Bar

    Buah-buahan berperan sebagai komponen penambah nilai gizi dalam pembuatan produk snack bars. Manfaat aplikasi buah-buahan diperoleh dari adanya kandungan vitamin, mineral, serat pangan, dan antioksidan seperti polifenol. Produk fruit snack bar menjadi salah satu format pangan ideal untuk meningkatkan konsumsi zat gizi yang berasal dari buah-buahan. Meskipun kandungan gizinya cukup baik, penerimaan konsumen terhadap fruit snack bars lebih ditentukan oleh cita rasa buah (fruity flavor) dan kelayakan tekstural dibandingkan dengan nilai gizi maupun manfaat kesehatannya. ...

  • Des 16, 2018

    Tren Penggunaan Buah-buahan dan Biji-bijian dalam Makanan Ringan

    Tren baru makanan ringan yang digerakkan oleh perubahan pola konsumsi masyarakat telah mendorong pengembangan makanan ringan yang lebih memperhatikan aspek kesehatan. Penggunaan bahan-bahan yang kaya gizi dan memiliki manfaat kesehatan menjadi semakin banyak dalam formulasi produk makanan ringan. Salah satu bahan yang mulai populer digunakan adalah buah-buahan dan biji-bijian.  ...

  • Des 15, 2018

    Inovasi Formulasi Produk Snack Bars

    Konsumen produk pangan semakin banyak ragamnya. Kebutuhan khusus dan gaya hidup modern telah mengubah  perilaku konsumsi masyarakat saat ini. Produk-produk berbasis bahan alami dan organik dengan berbagai manfaat kesehatan, telah dipertimbangkan secara global sebagai alternatif yang jauh  lebih baik daripada konsumsi makanan cepat saji. ...

  • Des 14, 2018

    Tantangan dan Peluang Inkorporasi Probiotik pada Snack

    Probiotik berbasis susu telah dikembangkan dan dikomersialisasikan dalam berbagai bentuk produk pangan, termasuk snack atau makanan camilan. Namun demikian, adanya kelompok konsumen yang menderita intoleransi laktosa membuka peluang penanganan produk probiotik non-susu. Heterogenisitas matriks pangan non-susu dan proses pengolahannya merupakan tantangan tersendiri dalam pengembangan produk probiotik non-susu.  ...

Finasterid Generika 1mg cialis super active online Lida Daidaihua Inhaltsstoffe Original Viagra Use Generisk finasterid ED Packs Levitra Original Kamagra Effervescent Tablets Meizitang soft gel original version Propecia For Hair Loss Viagra 50mg Generic Levitra (Vardenafil) 20mg Lida Daidaihua Lida Daidaihua Meizitang funziona Original Viagra Pills Pacchetto di prova generici Lipitor Generika Kamagra Super ingredientes activos Meizitang in Ireland