Manfaat Minum Teh



Kandungan antioksidan dalam daun teh diketahui dapat membantu menjaga tubuh dari serangan radikal bebas. Namun, teh seperti apa yang benar-benar rmendatangkan manfaat kesehatan? Menurut Eva Nainggolan, PR & Promotion Manager Teh63 dalam talkshow yang bertajuk More Than Just a Cup of Tea, Jumat lalu (28/4/2014) di Jakarta, secangkir minuman seduh berwarna kuning kecokelatan belum tentu minuman teh sesungguhnya, apabila di dalam air seduhan tersebut tidak memiliki sejumlah material yang berasal dari pohon teh. Tanaman teh terdiri dari dua varietas, yakni Camelia sinensis var. assamica yang berasal dari Assam, India dan banyak ditanam di daerah Puncak, Jawa Barat, serta Camelia sinensis var. sinensis yang berasal dari Tiongkok. Selanjutnya, dari kedua varietas ini dapat dibuat menjadi berbagai jenis teh, yakni teh hijau (tanpa fermentasi), teh putih (tanpa fermentasi), teh oolong (semi fermentasi), dan teh hitam (fermentasi penuh).

Emilia E. Achadi, Pakar Diet Klinis yang hadir dalam talkshow ini mengungkap bahwa masing-masing jenis teh memiliki keunggulan, terutama jumlah kandungan antioksidannya. teh hijau dan teh putih yang tidak melalui proses fermentasi mengandung monomer antioksdan rantai pendek yakni katekin. Teh hitam mengandung polimer antioksidan yakni teaflavin dan tearubigin, sedangkan teh oolong mengandung antioksidan lebih lengkap yakni katekin, teaflavin, dan tearubigin, jelas Emilia.

Meningkatnya level stress dalam tubuh akibat akitivitas padat, tuntutan hidup, tingkat polusi tinggi, dan pola hidup yang tidak sehat menghasilkan radikal bebas yang tinggi dalam tubuh sehingga dapat memicu timbulnya berbagai penyakit pada manusia modern. Melihat itu, asupan antioksidan yang cukup, sangat dibutuhkan untuk tubuh. Asupan antioksidan yang cukup mampu menghambat kerja radikal bebas, dan teh merupakan salah satu sumber antioksidan terbaik. Menurut Emilia, antioksidan dalam teh dapat menenangkan sel syaraf, menghambat emulsifikasi lemak, melindungi pencernaan dan meningkakan metabolisme tubuh. Semua ini dapat membuat tubuh menjadi lebih sehat, asal diimbangi dengan gaya hidup sehat dan seimbang. Fri-12

Artikel Lainnya

  • Jan 22, 2018

    Produk Roti Berlabel Khusus Menjadi Tren di Eropa

    Selain klaim-klaim kesehatan, Euromonitor (2015) juga mencatat di sektor roti di Eropa bahwa sebagian besar produk bakeri menjual label khusus karena melihat bahwa konsumen Eropa akan membayar lebih untuk produk semacam itu. Produk seperti roti vegetarian, bersertifikat kosher atau halal pun bermunculan sebagai alternatif meski pangsa pasarnya masih terbatas. Namun demikian, tren makanan sehat tetap masih yang utama. ...

  • Jan 20, 2018

    Preferensi Konsumen Terhadap Produk Bakeri

    Konsumen mempunyai kriteria tertentu terhadap mutu roti terutama kesegaran (freshness) dan aroma roti. Bread staling merupakan perubahan fisiko-kimia yang kompleks yang terjadi secara perlahan sehingga menyebabkan pengerasan crumb dan pelunakan crust sehingga roti kehilangan kesegarannya. Oleh karenanya sangat penting untuk menjaga kelembutan roti sehingga kesegaran roti dapat terjaga dalam waktu yang lebih lama. Di samping itu, tingkat kesukaan konsumen terhadap roti juga berbeda-beda, misalnya roti sandwich Inggris mempunyai struktur crumb yang lembut dan tekstur sangat halus, namun tidak populer di Perancis yang menyukai baguettes dengan crust yang renyah, berlubang besar dan crumb yang kenyal.  ...

  • Jan 19, 2018

    Perlunya Pendekatan Keamanan Pangan untuk Kontaminan Hasil Proses

    Menurut Codex Alimentarius, kontaminan merupakan setiap substansi yang tidak sengaja ditambahkan ke dalam bahan pangan atau pakan yang akan muncul sebagai hasil proses produksi, pengolahan, penyiapan, pengemasan, transportasi dan penyimpanan sebelum distribusi, ataupun hasil dari kontaminasi lingkungan. Pengertian tersebut tidak termasuk bagian serangga, rambut, hewan pengerat, dan bahan dari lingkungan eksternal lainnya. ...

  • Jan 18, 2018

    Peran Lipase dan Glukosa Oksidase dalam Pembuatan Roti

    Lipase dan Glukosa Oksidase merupakan dua enzim yang diaplikasikan pada pembuatan roti. Lipase menghidrolisis ikatan ester pada asilgliserol menghasilkan mono- dan digliserida, serta asam lemak bebas. Aplikasi lipase komersial relatif baru dibandingkan dengan enzim yang lain. Sebagian besar lipase komersial berasal dari jamur. Lipase spesifik terutama meningkatkan kekuatan dan stabilitas adonan. Gluten dari tepung terigu yang diperlakukan dengan lipase lebih kuat dan lebih elastis. Oleh karenanya, lipase dapat menjadi alternatif pengganti bahan kimia untuk penguatan adonan dan emulsifier. ...

  • Jan 16, 2018

    Penambahan Hidrokoloid Perbaiki Sifat Sensoris Bakeri dari Tepung Termodifikasi

    Selain gluten, komponen lain yang juga sangat penting untuk bakeri adalah pati. Penambahan pati berhubungan dengan struktur, kadar air, umur simpan, hasil dan juga biaya produksi. Secara sensoris, pati mempengaruhi rasa, tekstur dan mouthfeel produk. Pati dapat memengaruhi kekentalan serta crispness produk pangan. Oleh karena tepung termodifikasi mengandung kadar pati yang jauh lebih tinggi daripada terigu (amilosa > 25%), maka tentunya produk yang dihasilkan akan memiliki karakteristik pengembangan, kelarutan, penyerapan air dan gelatinisasi yang berbeda. Secara sensoris produk yang dihasilkan dengan penambahan tepung modifikasi cenderung memiliki tekstur yang lebih keras atau padat, kurang elastis, mudah patah dan keras (Yuwono, dkk, 2013).  ...