Komposisi Susu, Tingkatkan Bioavailabilitas Zat Gizi Mikro




Susu memiliki kandungan zat gizi mikro yang cukup lengkap. Bahkan kombinasinya dengan beberapa komponen lain dalam susu dapat meningkatkan bioavailabilitasnya. Sebagai contoh, kalsium yang menjadi lebih mudah terserap karena berikatan dengan kasein melalui bantuan fosfor. Atau laktoferin yang dapat mentransportasikan zat besi.

 

Susu telah dikenal sebagai produk pangan yang bergizi lengkap. Susu sapi segar mengandung zat-zat gizi berupa air, protein, karbohidrat, lemak, vitamin dan mineral. Vitamin yang terkandung dalam susu dapat berupa vitamin yang larut dalam lemak, yaitu vitamin A, D, dan E, dan vitamin yang larut dalam air, yaitu vitamin B1, B2, B6, B12, niasin, folat, dan vitamin C. Mineral yang ada dalam susu diantaranya kalsium, fosfor, magnesium, dan kalium.


Susu dan produk-produknya, seperti susu cair, keju, yoghurt dan yang lainnya, dengan segala kandungan di dalamnya dapat disebut pula sebagai pangan yang memiliki fungsi fisiologis. Tidak sekedar memenuhi kebutuhan gizi tubuh, susu dan olahannya tersebut dapat memberikan manfaat bagi kesehatan. Kandungan kalsium, misalnya, adalah mineral yang bersumber utama dari susu dan olahannya. Meskipun kalsium dan senyawa kalsium bersifat sukar larut dalam air, namun hadirnya kasein dalam susu dapat mengikat kalsium dengan bantuan fosfor menjadi bentuk yang dapat lebih mudah terserap. Karena itulah susu dapat memberi fungsi fisiologis untuk terhindar dari kekurangan mineral kalsium.


Produk-produk susu fermentasi seperti yoghurt, kefir, dan berbagai macam minuman susu yang asam juga menjadi produk yang tak sekedar bergizi, namun juga memiliki fungsi fisiologis bagi kesehatan tubuh. Mikroba yang utama digunakan pada produk ini adalah Lactobacillus acidophilus dan macam-macam Bifidobacterium sp. Kedua jenis mikroba itu juga yang mendominasi usus besar dan usus kecil manusia. Keduanya juga dapat berperan dalam menghambat pertumbuhan bakteri patogen dengan memproduksi asam dan bakteriosin serta dekonjugasi garam-garam empedu (Jelen dan Lutz, 1998).


Protein susu yang terutama adalah kasein, ??laktoglobulin, ??laktalbumin, immunoglobulin, laktoferrin, dan serum albumin, ternyata juga memiliki aktivitas biologis baik secara langsung atau setelah terdegradasi menjadi peptida bioaktif. Peptida bioaktif dapat terbentuk selama proses fermentasi susu berlangsung, seperti halnya yang terjadi pada berbagai jenis keju dan produk susu fermentasi. Pratomodjati

Lebih lengkap mengenai artikel ini, dapat dibaca di majalah FOODREVIEW INDONESIA edisi Februari 2014 atau klik di sini

Artikel Lainnya

  • Okt 22, 2018

    Ingridien Rendah Kalori Alternatif untuk Gula

    Masalah kesehatan global seperti obesitas, hiperlipidemia, hipertensi, dan diabetes menunjukkan peningkatan yang cepat di mana salah satu pemicu utamanya adalah tingginya asupan akan pangan dengan kandungan gula dan lemak. Oleh karena itu, rare sugar rendah kalori menjadi perhatian menarik bagi para peneliti untuk dikembangkan dalam produk pangan. ...

  • Okt 21, 2018

    Alpukat sebagai Ingridien Alternatif Pengganti Lemak

    Sumber lemak nabati dianjurkan agar terhindar dari penyakit jantung, hipertensi, dan strok. Sumber lemak baik yaitu kacang-kacangan. Kacang juga memiliki keunggulan dari segi harga yang murah, memiliki kandungan lemak yang umumnya baik untuk kesehatan, dan mengandung berbagai mineral yang cukup banyak. Buah alpukat pun dapat menjadi alternatif sumber lemak baik. Buah alpukat mengandung beberapa zat gizi antara lain kalori, protein, lemak, karbohidrat, kalsium, fosfor, besi, vitamin A, vitamin B1, vitamin C, dan air. Dalam 100 gram buah alpukat mengandung kalori sebanyak 85,0 kalori, protein 0,9 gram, lemak 6,5 gram, karbohidrat 7,7 miligram. ...

  • Okt 20, 2018

    Ingridien Alternatif Pengganti Garam

    Rempah-rempah, kecap asin, margarin, maupun ikan asin berpotensi untuk menjadi bahan pengganti penggunaan garam dapur agar terhindar dari penyakit degeneratif dan sebagai penambah rasa agar tidak hambar. Rempah-rempah digunakan sebagai bumbu penyedap rasa makanan, penguat cita rasa, pengharum dan beberapa di antaranya adalah pewarna makanan alami. Kekayaan dan kekhasan kuliner Indonesia pada prinsipnya tidak dapat dilepaskan dari keragaman rempah-rempah yang tumbuh di berbagai tipe habitat dan ekosistem di Indonesia. Rempah-rempah penambah cita rasa yaitu serai, pandan, cengkih, kayu manis. ...

  • Okt 19, 2018

    Ingridien Alternatif untuk GGL

    Rata-rata konsumsi lemak penduduk meningkat dari tahun 2002 ke 2009. Rata-rata konsumsi lemak 58,1 g/kap/hr pada tahun 2002; 61,5 g/kap/hr tahun 2007 dan 64,7 g/kap/hr tahun 2009. Rata-rata proporsi energi dari lemak adalah 29,1 persen yang melebihi anjuran Depkes (2004) dalam Pedoman Gizi Seimbang (PUGS) yaitu tidak lebih dari 25 persen energi. ...

  • Okt 18, 2018

    Karamel sebagai Ingridien Kopi dan Kakao

    Karamel didefinisikan sebagai cairan atau padatan berwarna cokelat muda hingga tua yang diperoleh dari proses pemanasan gula. Karamel utamanya digunakan sebagai pembentuk cita rasa dan warna pada aneka jenis produk pangan olahan misalnya minuman, bakeri, roti, dan kukis. ...

Finasterid Generika 1mg cialis super active online Lida Daidaihua Inhaltsstoffe Original Viagra Use Generisk finasterid ED Packs Levitra Original Kamagra Effervescent Tablets Meizitang soft gel original version Propecia For Hair Loss Viagra 50mg Generic Levitra (Vardenafil) 20mg Lida Daidaihua Lida Daidaihua Meizitang funziona Original Viagra Pills Pacchetto di prova generici Lipitor Generika Kamagra Super ingredientes activos Meizitang in Ireland