Update on Halal Certification of DSM Premix Plant


 

Pasar produk pangan Halal di dunia tumbuh dengan cepat.   Konsumennya bukan hanya konsumen muslim, tetapi konsumen non muslim pun mulai mencari produk dengan label halal.  World Halal Forum memperkirakan bahwa pasar produk halal dunia kini mencapai 2,3 trilyun USD -tidak termasuk perbankan.  Di mana 67% di antaranya berasal dari produk pangan, 22% berasal dari produk farmasi, dan sisanya berasal dari kosmetik serta personal care.  Di perkirakan jumlah tersebut akan semakin meningkat dalam beberapa tahun ke depan.  Mengingat pentingnya pasar halal, Indonesia bertekad untuk menjadi pusat halal dunia (world halal center).  Bahkan, saat ini sedang dibahas mengenai RUU Jaminan Produk Halal.
 
 
 
Industri ingridien sebagai pendukung utama industri pangan, berperan penting dalam memastikan kehalalan suatu produk pangan.  Oleh sebab itu, kelengkapan sertifikasi halal menjadi syarat mutlak untuk mengetahui kehalalan suatu ingridien.
DSM Nutritional Products merupakan produsen terkemuka dunia untuk Vitamins, Carotenoid, Long Chain Polyunsaturated Fatty Acid, Nutraceuticals dan ingridien, yang sangat memperhatikan kehalalan produknya.  Untuk mendukung customernya dalam memperoleh sertifikasi halal, DSM secara serius berusaha memperoleh Sertifikat  Halal untuk produk-produk yang diproduksi di Eropa, dan USA.
 
Company Head PT DSM Nutritional Products Indonesia, Stevie Adryanto, merupakan salah seorang yang berjasa dalam mendorong diperolehnya sertifikasi halal produk-produk DSM tersebut.  “Kami sangat menyadari pentingnya sertifikasi halal untuk perkembangan bisnis functional ingredient,” kata Stevie.  Menurut Stevie, sertifikasi halal tersebut tidak hanya penting untuk menembus pasar Indonesia, tetapi juga untuk menembus pasar Eropa maupun USA.
Oleh sebab itu, DSM banyak berkonsultasi dengan LPPOM MUI untuk menjaga kehalalan produknya.  Apalagi, seiring dengan tingginya inovasi yang dilakukan DSM, semakin banyak teknologi dan produk yang dihasilkan.
Pada tahun 2010 DSM telah memperoleh Halal Sertifikat baik dari LP POM MUI untuk produk-produk yang diproduksi di Eropa maupun dari MUIS untuk Vitamin Premix yang diproduksi di Singapura.
 
Tren premix ingredient
 
Salah satu inovasi yang saat ini menjadi tren di industri pangan adalah penggunaan premix ingredient, khususnya penggunaan vitamin dan mineral.  Di mana dalam premix tersebut terdapat lebih dari satu jenis ingridien.  Untuk menunjukkan kehalalannya, biasaya produsen ingridien menunjukkan satu persatu Sertifikat Halal dari Premix yang dihasilkan oleh produsen.  Sehingga, membutuhkan waktu dan administrasi yang lama untuk memperoleh Sertifikat Halal dari lembaga yang berwewenang.
Namun, kini DSM Nutritional Products berhasil memperoleh Sertifikat Halal untuk pabrik Vitamin Premix di Singapura.  Sertifikasi dilakukan oleh MUIS (Majlis Ugama Islam Singapura) beberapa waktu lalu.
Dengan adanya sertifikasi tersebut, berarti semua produk vitamin/mineral premix yang diproduksi oleh pabrik DSM adalah Halal dan tidak perlu lagi mencantumkan satu per satu status kehalalan dari premix ingredient yang diproduksinya.  Sebab semua sistem, bahan, dan peralatan yang digunakan dalam pabrik tersebut telah diaudit kehalalannya oleh MUIS.  Lebih menggembirakan lagi, sertifikasi halal dari MUIS, juga diakui oleh MUI (Majelis Ulama Indonesia).
 
Komitemen perusahaan
 
Halal menjadi salah satu komitmen yang diberikan DSM untuk membantu customernya memenuhi permintaan pasar.  Komitmen tersebut telah dibuktikan dengan adanya sertifikasi halal yang dilakukan oleh lembaga yang berwenang.

 

 
Oleh : Fri-09
 
 
(FOODREVIEW INDONESIA Edisi Maret 2011)
 

Artikel Lainnya

  • Ags 17, 2018

    Jenis-Jenis Teknologi Plasma untuk Produk Minuman

    Teknologi plasma dibagi menjadi dua jenis yakni denominated nonthermal plasma (NTP) atau plasma dingin (cold plasma) dan thermal plasma. Plasma dingin dihasilkan pada suhu 30-60OC di bawah tekanan atmosfer atau ruang hampa (vacuum) dan membutuhkan lebih sedikit daya. Hal tersebut sangat sesuai jika diaplikasikan pada produk yang sensitif pada panas karena ion dan molekul yang tidak bermuatan mendapatkan sedikit energi dan stabil pada suhu rendah.  ...

  • Ags 16, 2018

    Teknologi Plasma Dingin Pada Minuman Susu dan Jus

    Umur simpan yang panjang pada produk susu khususnya banyak dipengaruhi oleh keberadaan bakteri di dalam produk. Proses thermal dapat meningkatkan keamanan mikrobiologis pada produk susu, namun proses tersebut juga dapat merusak unsur sensori, zat gizi, dan beberapa psysicochemical lainnya (Misra dkk, 2017). Penggunaan proses nonthermal dapat memenuhi aspek keamanan pangan suatu produk serta dapat meningkatkan kateristik sensori dan zat gizi serta dapat menjaga senyawa-senyawa bioaktif yang tidak stabil. Beberapa metose proses nonthermal yang dapat diaplikasikan diantaranya adalah proses tekanan tinggi (high hydrostatic pressure), ultrasound, supercritical carbon dioxide technology, irradiasi, dan plasma dingin.  ...

  • Ags 15, 2018

    Tantangan Produk Minuman Dalam Menggunakan Protein

    Tantangan terhadap produk minuman susu dengan penggunaan protein adalah stabilitas protein. Salah satu cara untuk menjaga stabilisasi pada protein di produk susu adalah dengan menggunakan salah satu hidrokoloid yakni microcrystalline cellulose (MCC). MCC adalah selulosa yang dimurnikan dan sebagian dipolimerasi yang dibuat dengan perlakuan terhadap alpha-cellulose yang diperoleh dari serbuk kayu dan asam mineral. Terdapat dua jenis MCC yang digunakan sebagai ingridien pangan yakni MCC bubur: MCC murni dan MCC koloidal atau MCC yang diproses dengan larutan hidrokoloid seperti gum selulosa.  ...

  • Ags 14, 2018

    Perpaduan Protein Pada Produk Minuman Ringan

    Penggunaan perpaduan antara protein hewani dan protein nabati untuk digunakan dalam suatu produk pangan juga dapat memberikan cita rasa serta manfaat kesehatan yang berbeda. Perpaduan antara protein dari kedelai dan produk dairy akan meningkatkan nilai ekomonis, memperbaiki cita rasa, menyeimbangkan volatilitas tanpa memengaruhi kualitas protein. Sedangkan pada perpaduan kedelai dengan tanaman lain dapat meningkatkan kualitas protein, menambahkan manfaat kesehatan serta dapat menyeimbangkan fungsionalitas dari suatu produk.  ...

  • Ags 13, 2018

    Meningkatkan Cita Rasa Produk Minuman dengan Kombinasi Protein

    Protein menjadi salah satu zat gizi yang sering ditambahkan dalam beberapa produk pangan. Penambahan tersebut tidak lain untuk memenuhi permintaan konsumen terhadap produk pangan yang dapat memberikan manfaat kesehatan untuk tubuh. Dalam persepsi konsumen, protein memberikan manfat untuk beberapa hal seperti untuk pertumbuhan otot, meningkatkan energi, pertumbuhan anak, dan dapat mencegah sarcopenia. Dari persepsi tersebut, protein menjadi salah satu ingridien yang potensial untuk dikembangkan menjadi bahan tambahan pada produk pangan.  ...