Terlet Adakan Seminar Fruits, Sauces & Dairy Products

 

Bertempat di Hotel Gran Melia Jakarta, Terlet Processing Systems bekerja sama dengan FOODREVIEW INDONESIA mengadakan seminar bertajuk Seminar on Processing of Fruits, Sauces & Dairy Products pada 28 April lalu.  Hadir sebagai pembicara dari Terlet Netherland, yakni Jan Wiessenberg dan Idris Said.Terlet merupakan anggota cluster Food and Dairy Stibbe Management Group, bersama Jongia (mixers dan agitators), dan STS (evaporators dan dryers).  Terlet mengkhususkan pada desain dan konstruksi line processing pengolahan buah, sup, saus, ready meals dan emulsi (mayonaise).  
 
Dalam kesempatan tersebut, Jan Wiessenberg yang merupakan Commercial Director Terlet Netherland memperkenalkan produk-produknya, di antaranya adalah processing line for fruit.  Terlet menyediakan aseptic processing line untuk keperluan tersebut, dimana sanitasi dan hygiene dari produk yang diolah lebih terjamin.  Dalam processing line tersebut terdapat beberapa bagian.  Salah satunya adalah premix tank yang dilengkapi oleh heat exchanger.
 
Pemilihan heat exchanger akan mempengaruhi konsistensi produk yang dihasilkan.  Untuk itu Terlet memiliki produk bernama Terlotherm scraped surface heat exchanger, yang khusus didesain untuk pengolahan buah.  Terlotherm dapat bekerja dalam kondisi aceptic, selain itu juga mampu bekerja dengan rpm yang sangat rendah dengan double heating dan atau cooling jacket walls. 
 
Saat ini terdapat dua jenis heat system, yakni single tube-scraped surface dan static triple tube.  Inovasi terbaru dari Terlet adalah mengombinasikan keunggulan dari dua sistem tersebut, untuk mendapatkan sistem pengolahan kontinyu dalam memenuhi permintaan di masa depan akan produktivitas yang lebih tinggi.  
 
Secara garis besar, keunggulan dari Terlotherm adalah 1) memiliki area pindah panas yang luas walau dalam kapasitas ruang sempit, 2) terdapat akses yang mudah untuk mengganti scraper dan melakukan inspeksi visual, 3) dengan satu mechanical seal akan menyederhanakan proses perawatan serta memperpanjang penggunaan spares, 4) memiliki harga yang baik, tidak sebanding dengan kualitas tinggi yang dihasilkan, 5) tidak merusak produk, 6) perawatan mudah, dan 7) dapat dilakukan CIP dan SIP.  Kini sudah banyak industri yang menggunakan Terlotherm, antara lain dalam industri sup dan saus, pengolahan daging, susu, peanut butter, cooling mash potato hingga farmasi dan kimia.
 
Produk lain dari Terlet yang diperkenalkan adalah tanks and vessels.  Perusahaan ini telah berpengalaman lebih dari 80 tahun di bidangnya.  Mereka memiliki performa tinggi karena adanya fitur yang unik, yakni  adanya “bottom driven design” dan “dimpled jacket”.  Terdapat banyak jenis tipe tanks and vessels yang disediakan Terlet, misalnya adalah (vacuum) cookers & -coolers, yoghurt coolers & -tanks, culture tanks, crystallisation tanks, aseptic tanks, cream pasteurisers, pre-mix & rework tanks, curd mixers, horizontal mixers, bottom driven tanks, dan pressure tanks.  Sangat luas untuk berbagai kebutuhan yang spesifik.
 
Van Meurs merupakan salah satu produk yang juga dipresentasikan dalam kesempatan tersebut.  Produk ini telah memiliki reputasi yang cukup baik sebagai aseptic bag. Beberapa produk yang telah menggunakannya antara lain sauces and dressings, sup, ready meals, makanan bayi, susu, bakery, serta industri farmasi, dan kimia.
 
Jongia mixing technology
Selain produk Terlet, juga diperkenalkan produk dari perusahaan lain yang masih termasuk dalam Stibbe Management, yakni Jongia.  Perusahaan ini memiliki keahlian dan pengalaman dalam teknologi mixing.  Salah satu produk andalannya adalah Jongia Direct Mixer (JDR) yang banyak diaplikasikan di industri pangan, termasuk industri susu.
Terdapat banyak tipe produk mixer yang dimiliki oleh Jongia, antara lain adalah vertical top entry mixer untuk kristalisasi, side entry mixer, storage tanks mixer, dan lainnya.  Fungsinya pun beraneka ragam, mulai dari untuk industri kimia seperti industri pewarna dan pigmen, hingga untuk pengolahan limbah.
 
Beberapa aktivitas pelayanan yang diberikan adalah start up commissioning, supervisi dan installas; overhaul, perbaikan di lapangan atau di workshop; penyediaan sparepart; kontrak servis; dan selalu siap 24 jam 7 hari.
 
Separation Technology Solutions (STS)
Anggota Stibbe Management lainnya yang diperkenalkan adalah Separation Technology Solutions (STS), yang memiliki keahlian dan pengalaman sebagai penyedia evaporator dan juga spray drier.  Beberapa industri yang menggunakan jasanya adalah industri susu (Raw milk, Whole milk,  Skim milk, dan  Buttermilk), Whey (Acid, sweet,  Lactose,  Permeate, dan whey Protein Concentrate), dan industri berbasis susu (Baby food,  Casein,  Cream, Coffee whitener, dan sweetened condensed milk).
 
Beberapa fitur yang dimiliki evaporator STS antara lain fleksibel, efisien dalam penggunaan energi, recovery energi, memiliki kontrol dalam denaturasi protein, dan pengendalian dalam pertumbuhan bakteri termofilik.  Sementara itu, untuk spray drying, STS telah memiliki lebih dari 100 referensi, tenaga ahli yang berpengalaman dan terdidik, kemampuan dalam melaksanakan proyek besar, dan sebagainya. Riefa
Terlet merupakan anggota cluster Food and Dairy Stibbe Management Group, bersama Jongia (mixers dan agitators), dan STS (evaporators dan dryers).  Terlet mengkhususkan pada desain dan konstruksi line processing pengolahan buah, sup, saus, ready meals dan emulsi (mayonaise).  
 
Dalam kesempatan tersebut, Jan Wiessenberg yang merupakan Commercial Director Terlet Netherland memperkenalkan produk-produknya, di antaranya adalah processing line for fruit.  Terlet menyediakan aseptic processing line untuk keperluan tersebut, dimana sanitasi dan hygiene dari produk yang diolah lebih terjamin.  Dalam processing line tersebut terdapat beberapa bagian.  Salah satunya adalah premix tank yang dilengkapi oleh heat exchanger.
 
Pemilihan heat exchanger akan mempengaruhi konsistensi produk yang dihasilkan.  Untuk itu Terlet memiliki produk bernama Terlotherm scraped surface heat exchanger, yang khusus didesain untuk pengolahan buah.  Terlotherm dapat bekerja dalam kondisi aceptic, selain itu juga mampu bekerja dengan rpm yang sangat rendah dengan double heating dan atau cooling jacket walls. 
 
Saat ini terdapat dua jenis heat system, yakni single tube-scraped surface dan static triple tube.  Inovasi terbaru dari Terlet adalah mengombinasikan keunggulan dari dua sistem tersebut, untuk mendapatkan sistem pengolahan kontinyu dalam memenuhi permintaan di masa depan akan produktivitas yang lebih tinggi.  
 
Secara garis besar, keunggulan dari Terlotherm adalah 1) memiliki area pindah panas yang luas walau dalam kapasitas ruang sempit, 2) terdapat akses yang mudah untuk mengganti scraper dan melakukan inspeksi visual, 3) dengan satu mechanical seal akan menyederhanakan proses perawatan serta memperpanjang penggunaan spares, 4) memiliki harga yang baik, tidak sebanding dengan kualitas tinggi yang dihasilkan, 5) tidak merusak produk, 6) perawatan mudah, dan 7) dapat dilakukan CIP dan SIP.  Kini sudah banyak industri yang menggunakan Terlotherm, antara lain dalam industri sup dan saus, pengolahan daging, susu, peanut butter, cooling mash potato hingga farmasi dan kimia.
 
Produk lain dari Terlet yang diperkenalkan adalah tanks and vessels.  Perusahaan ini telah berpengalaman lebih dari 80 tahun di bidangnya.  Mereka memiliki performa tinggi karena adanya fitur yang unik, yakni  adanya “bottom driven design” dan “dimpled jacket”.  Terdapat banyak jenis tipe tanks and vessels yang disediakan Terlet, misalnya adalah (vacuum) cookers & -coolers, yoghurt coolers & -tanks, culture tanks, crystallisation tanks, aseptic tanks, cream pasteurisers, pre-mix & rework tanks, curd mixers, horizontal mixers, bottom driven tanks, dan pressure tanks.  Sangat luas untuk berbagai kebutuhan yang spesifik.
 
Van Meurs merupakan salah satu produk yang juga dipresentasikan dalam kesempatan tersebut.  Produk ini telah memiliki reputasi yang cukup baik sebagai aseptic bag. Beberapa produk yang telah menggunakannya antara lain sauces and dressings, sup, ready meals, makanan bayi, susu, bakery, serta industri farmasi, dan kimia.
 
Jongia mixing technology
Selain produk Terlet, juga diperkenalkan produk dari perusahaan lain yang masih termasuk dalam Stibbe Management, yakni Jongia.  Perusahaan ini memiliki keahlian dan pengalaman dalam teknologi mixing.  Salah satu produk andalannya adalah Jongia Direct Mixer (JDR) yang banyak diaplikasikan di industri pangan, termasuk industri susu.
Terdapat banyak tipe produk mixer yang dimiliki oleh Jongia, antara lain adalah vertical top entry mixer untuk kristalisasi, side entry mixer, storage tanks mixer, dan lainnya.  Fungsinya pun beraneka ragam, mulai dari untuk industri kimia seperti industri pewarna dan pigmen, hingga untuk pengolahan limbah.
 
Beberapa aktivitas pelayanan yang diberikan adalah start up commissioning, supervisi dan installas; overhaul, perbaikan di lapangan atau di workshop; penyediaan sparepart; kontrak servis; dan selalu siap 24 jam 7 hari.
 
Separation Technology Solutions (STS)
Anggota Stibbe Management lainnya yang diperkenalkan adalah Separation Technology Solutions (STS), yang memiliki keahlian dan pengalaman sebagai penyedia evaporator dan juga spray drier.  Beberapa industri yang menggunakan jasanya adalah industri susu (Raw milk, Whole milk,  Skim milk, dan  Buttermilk), Whey (Acid, sweet,  Lactose,  Permeate, dan whey Protein Concentrate), dan industri berbasis susu (Baby food,  Casein,  Cream, Coffee whitener, dan sweetened condensed milk).
 
Beberapa fitur yang dimiliki evaporator STS antara lain fleksibel, efisien dalam penggunaan energi, recovery energi, memiliki kontrol dalam denaturasi protein, dan pengendalian dalam pertumbuhan bakteri termofilik.  Sementara itu, untuk spray drying, STS telah memiliki lebih dari 100 referensi, tenaga ahli yang berpengalaman dan terdidik, kemampuan dalam melaksanakan proyek besar, dan sebagainya.
 
Oleh :  Riefa
 
(FOODREVIEW INDONESIA Edisi Juni 2012)

 

Artikel Lainnya

  • Jan 22, 2018

    Produk Roti Berlabel Khusus Menjadi Tren di Eropa

    Selain klaim-klaim kesehatan, Euromonitor (2015) juga mencatat di sektor roti di Eropa bahwa sebagian besar produk bakeri menjual label khusus karena melihat bahwa konsumen Eropa akan membayar lebih untuk produk semacam itu. Produk seperti roti vegetarian, bersertifikat kosher atau halal pun bermunculan sebagai alternatif meski pangsa pasarnya masih terbatas. Namun demikian, tren makanan sehat tetap masih yang utama. ...

  • Jan 20, 2018

    Preferensi Konsumen Terhadap Produk Bakeri

    Konsumen mempunyai kriteria tertentu terhadap mutu roti terutama kesegaran (freshness) dan aroma roti. Bread staling merupakan perubahan fisiko-kimia yang kompleks yang terjadi secara perlahan sehingga menyebabkan pengerasan crumb dan pelunakan crust sehingga roti kehilangan kesegarannya. Oleh karenanya sangat penting untuk menjaga kelembutan roti sehingga kesegaran roti dapat terjaga dalam waktu yang lebih lama. Di samping itu, tingkat kesukaan konsumen terhadap roti juga berbeda-beda, misalnya roti sandwich Inggris mempunyai struktur crumb yang lembut dan tekstur sangat halus, namun tidak populer di Perancis yang menyukai baguettes dengan crust yang renyah, berlubang besar dan crumb yang kenyal.  ...

  • Jan 19, 2018

    Perlunya Pendekatan Keamanan Pangan untuk Kontaminan Hasil Proses

    Menurut Codex Alimentarius, kontaminan merupakan setiap substansi yang tidak sengaja ditambahkan ke dalam bahan pangan atau pakan yang akan muncul sebagai hasil proses produksi, pengolahan, penyiapan, pengemasan, transportasi dan penyimpanan sebelum distribusi, ataupun hasil dari kontaminasi lingkungan. Pengertian tersebut tidak termasuk bagian serangga, rambut, hewan pengerat, dan bahan dari lingkungan eksternal lainnya. ...

  • Jan 18, 2018

    Peran Lipase dan Glukosa Oksidase dalam Pembuatan Roti

    Lipase dan Glukosa Oksidase merupakan dua enzim yang diaplikasikan pada pembuatan roti. Lipase menghidrolisis ikatan ester pada asilgliserol menghasilkan mono- dan digliserida, serta asam lemak bebas. Aplikasi lipase komersial relatif baru dibandingkan dengan enzim yang lain. Sebagian besar lipase komersial berasal dari jamur. Lipase spesifik terutama meningkatkan kekuatan dan stabilitas adonan. Gluten dari tepung terigu yang diperlakukan dengan lipase lebih kuat dan lebih elastis. Oleh karenanya, lipase dapat menjadi alternatif pengganti bahan kimia untuk penguatan adonan dan emulsifier. ...

  • Jan 16, 2018

    Penambahan Hidrokoloid Perbaiki Sifat Sensoris Bakeri dari Tepung Termodifikasi

    Selain gluten, komponen lain yang juga sangat penting untuk bakeri adalah pati. Penambahan pati berhubungan dengan struktur, kadar air, umur simpan, hasil dan juga biaya produksi. Secara sensoris, pati mempengaruhi rasa, tekstur dan mouthfeel produk. Pati dapat memengaruhi kekentalan serta crispness produk pangan. Oleh karena tepung termodifikasi mengandung kadar pati yang jauh lebih tinggi daripada terigu (amilosa > 25%), maka tentunya produk yang dihasilkan akan memiliki karakteristik pengembangan, kelarutan, penyerapan air dan gelatinisasi yang berbeda. Secara sensoris produk yang dihasilkan dengan penambahan tepung modifikasi cenderung memiliki tekstur yang lebih keras atau padat, kurang elastis, mudah patah dan keras (Yuwono, dkk, 2013).  ...