Industri Susu, Seputar Inovasi & Isu Keamanan


 

Kesadaran masyarakat Indonesia mengonsumsi susu masih rendah, yakni 9 liter per kapita pertahun. Masih sangat jauh bila dibandingkan dengan negara lain yang mampu mengonsumsi 20 liter per kapita pertahun. Padahal sebenarnya pangsa pasar susu di  Indonesia cukup bagus, setiap tahunnya mengalami peningkatan sebanyak 20%.  Hal tersebut diungkapkan oleh Chief Operating Officer Cimory Group, Boediono Tandu.  “Saat ini susu memiliki banyak bentuk dan dapat diolah menjadi beberapa macam produk seperti keju, yoghurt, pudding, dan es krim,” ujar Boediono.  Lebih lanjut Boediono mengungkapkan, bahwa dilihat dari pasar, susu UHT (susu steril) adalah yang paling banyak diminati oleh konsumen, karena mudah disimpan.   
 
Tuntutan konsumen yang makin beragam dan persaingan yang semakin ketat, membuat industri susu dituntut lebih kreatif dan bertanggung jawab.  Terdapat banyak variasi klaim yang ditawarkan.  Tidak hanya dari segi gizi, tetapi juga flavor yang digunakan.
 
Dari sisi gizi contohnya, sebuah susu untuk ibu hamil memperkenalkan konsep A.D.I.K, yakni dua asam lemak, iron (zat besi), dan kalsium-sehingga menjadi lebih dimengerti dan dikenal konsumen.  Menurut Corporate Affairs Director PT Sari Husada, Yeni Fatmawati, pihaknya mengembangkan produk bergizi untuk balita dan anak (SGM Eksplor dan SGM aktif), ibu hamil dan menyusui (Lactamil), serta produk suplemen  untuk pemenuhan zat gizi mikro (Gizikita). 
Untuk konsep A.D.I.K, formulasi dan fortifikasi produk dirancang sesuai kebutuhan gizi ibu (untuk produk produk Lactamil). Begitupun untuk produk tahap tumbuh kembang balita dengan konsep Presinutri (gizi tepat untuk balita).
Sementara itu, Direktur Direktorat Standardisasi Produk Pangan Badan POM RI, Ir. Tetty H. Sihombing MP., mengatakan bahwa pihaknya pun akan turut mendukung inovasi yang dilakukan oleh industri pangan.  “Walaupun belum ada peraturannya, selama industri mampu membuktikan keamanan dan fungsionalitasnya secara ilmiah, kami akan mengijinkannya,” tutur Tetty beberapa waktu lalu.
 
Dalam perkembangannya, agar diminati oleh semua kalangan, produk susu kemudian juga dikembangkan dalam berbagai varian flavor seperti  susu vanilla, cokelat, dan stroberi.   “Produsen susu tersebut mencari tahu apa yang diminati oleh konsumen. Selain itu, diharapkan produsen susu tersebut dapat mendidik para konsumennya,” ujar Head of Ingredient Division Tudung Group, Betty Elizabeth Silalahi. Hal tersebut cukup penting untuk meningkatkan konsumsi di masyarakat.  “Mengingat susu merupakan sumber protein dan kalsium yang baik untuk tubuh,” tutur Betty.
Produsen susu ibu hamil misalnya mengkreasikan flavor untuk mengatasi rasa mual yang sering melanda di usia awal kehamilan. Seperti rasa stroberi hingga mocca.
 
Selain yang berkaitan dengan tren kesehatan dan flavor, inovasi lainnya adalah berkaitan dengan tuntutan kepraktisan.  Saat ini telah banyak produk susu yang “on-the-go”, yakni dalam kemasan siap minum.
 
Isu keamanan
Salah satu isu terbaru yang cukup “panas” berkaitan dengan produk susu terakhir ini adalah kasus Enterobacter sakazakii pada susu formula. Saking panasnya, Ketua Umum Perhimpunan Dokter Spesialis Mikrobiologi Klinik Indonesia (PAMKI), Prof. Dr. Sam Soeharto Sp.MK (K) berpendapat, bahwa perdebatan yang ada sudah agak melenceng dari permasalahan sesungguhnya.  “Saat ini yang diperdebatkan lebih banyak pada perseteruan etika penelitian dengan hak publik untuk mendapatkan informasi.  Padahal masalah sebenarnya adalah seberapa besar risiko bakteri tersebut dalam mempengaruhi kesehatan,” ujar Sam.
 
Menurut pengajar di Universitas Airlangga tersebut, sebenarnya bakteri E. sakazakii telah lama dikenal dan diketahui, serta dapat ditemukan pada usus manusia, hewan dan lingkungan sekitar.  Laporan kasus infeksi sangat jarang ditemukan dan kalaupun ada kebanyakan terjadi ditempat perawatan intensif di rumah sakit pada bayi yang lahir prematur atau mengalami gangguan pertahanan tubuh.
 
Dia mengusulkan, untuk meningkatkan kehati-hatian ibu rumah tangga dalam penyajian susu formula, sebaiknya dikemasan susu formula diberi tulisan “Bukan Produk Steril”, disertai cara yang lebih jelas dalam meraciknya.
Sam juga mengingatkan bahwa, selain E. sakazakii, baik industri pangan maupun konsumen untuk tidak melupakan Salmonella yang sebenarnya jauh lebih berisiko.
 
Sementara itu Deputi Pengawasan Keamanan Pangan dan Bahan Berbahaya Badan POM RI, Dr. Roy Sparringa, mengungkapkan bahwa untuk kedua bakteri tersebut, Badan POM telah mempersyaratkan tidak boleh terdapat pada susu formula.  “E. sakazakii risikonya memang kecil, namun kami tidak ingin mengambil risiko tersebut.” kata Roy.
Lebih lanjut Roy menekankan, bahwa tanggung jawab penuh dalam proses produksi berada di pundak produsen.  Namun konsumen dituntut harus lebih aktif untuk juga melakukan kontrol.  “Pemerintah melalui Badan POM RI akan mengawal agar keamanan pangan lebih terjamin,” tambah Roy.
 
Roy juga mengingatkan industri pangan untuk lebih jujur dalam memasarkan produknya.  “Jangan gara-gara terlalu kreatif, kemudian memasarkan produk dengan label dan klaim yang berbeda dengan produk yang didaftarkan,” imbuh Roy.  Oleh sebab itu, Badan POM RI secara rutin melakukan audit terhadap produk-produk yang beredar di pasaran.
Menanggapi isu E. sakazakii pada susu formula, Direktur Eksekutif Asosiasi Perusahaan Makanan Bayi (APMB), Irawati Susalit mengungkapkan bahwa pihaknya telah menyerukan kepada anggotanya untuk tetap melakukan kontrol dan pengawasan yang ketat terhadap produknya. “Dengan kejadian ini, anggota kami melakukan kontrol yang lebih ketat, misalnya dengan melaksanakan Cara Produksi Pangan yang Baik (CPPB) dan HACCP,” kata Irawati.
Untuk menjamin keamanan pangan, industri -terutama industri besar, umumnya telah memiliki sistem tersendiri.  Menurut praktisi yang telah lama berkecimpung di industri susu, Hardigaluh, keamanan pangan menyangkut hidup matinya suatu perusahaan.  
 
“Dalam Cara Produksi Pangan yang Baik, semuanya diperhatikan mulai dari tata letak dan desain pabrik, alat proses, pemeliharaan, kedatangan material hingga penanggulangan hama,” ujar Hardigaluh yang kini bekerja di PT Frisian Flag Indonesia.  Lebih lanjut, Hardigaluh menyatakan bahwa tata letak dan desain pabrik sangat penting untuk mengatur movement dari orang, transportasi, hingga bahan baku.  “Tujuannya adalah untuk mencegah terjadinya kontaminasi,” tambahnya.
 
 
Sumber :   Fri-09
 
 
(FOODREVIEW INDONESIA Edisi Juni 2012)

 

Artikel Lainnya

  • Okt 18, 2018

    Karamel sebagai Ingridien Kopi dan Kakao

    Karamel didefinisikan sebagai cairan atau padatan berwarna cokelat muda hingga tua yang diperoleh dari proses pemanasan gula. Karamel utamanya digunakan sebagai pembentuk cita rasa dan warna pada aneka jenis produk pangan olahan misalnya minuman, bakeri, roti, dan kukis. ...

  • Okt 18, 2018

    Langkah Pencegahan Kontaminasi Menggunakan Deteksi Metal

    Dalam industri seperti industri pangan, memastikan bahwa produk yang diproduksi aman sampai pada konsumen adalah suatu keharusan. Kontaminasi yang seringkali terjadi pada proses produksi adalah kontaminasi metal. Dalam menjamin hal tersebut, ada beberapa langkah yang dapat ditempuh seperti menggunakan deteksi metal. Pendeteksi metal sendiri memiliki cara kerja berdasarkan pada penciptaan medan magnet yang stabil. Adanya aluminium foil membuat medan magnet tersebut terganggu sehingga pendeteksian tidak dapat terjadi.  ...

  • Okt 17, 2018

    Potensi Minuman Kopi dan Kakao

    Minuman berbasis kopi dan kakao telah banyak diproduksi di industri pangan. Persaingan industri minuman berbasis kopi dan kakao sangat kompetitif sehingga setiap produsen harus terus melakukan inovasi dalam pengembangan produknya. Pada skala industrial, minuman berbasis kopi dan kakao telah memiliki beragam bentuk mulai dari bentuk bubuk, instan, dan saat ini yang paling baru adalah produk siap minum (ready to drink). Potensi minuman berbasis kopi dan kakao yang besar ini mampu menghadirkan peluang bagi produsen bahan-bahan komplementer yang digunakan pada pengembangan produk berbasis kopi dan kakao seperti krimer, gula, dan karamel. ...

  • Okt 17, 2018

    Inspirasi Teknologi dan Inovasi Pengemasan bagi Industri Pangan dan Farmasi

    Sektor industri saat ini tengah bergerak ke era industri 4.0. Teknologi digital mulai mengambil peran besar dalam sistem produksi. Untuk mempercepat implementasi teknologi, diperlukan suatu media sebagai tempat bagi para pelaku industri untuk selalu mengetahui perkembangan terbaru yang ada seiring waktu.   ...

  • Okt 16, 2018

    Karamel: Pembentuk Cita Rasa Khas Minuman Kopi dan Kakao

    Minuman berbasis kopi dan kakao sangat digemari berbagai kalangan di masyarakat. Sebagian meminum kopi dan kakao karena cita rasanya yang nikmat. Ada pula yang memandang kopi dan kakao sebagai minuman yang memiliki ciri khas dibandingkan minuman lainnya. Cita rasa khas pun tersemat pada kedua jenis minuman tersebut. ...

Finasterid Generika 1mg cialis super active online Lida Daidaihua Inhaltsstoffe Original Viagra Use Generisk finasterid ED Packs Levitra Original Kamagra Effervescent Tablets Meizitang soft gel original version Propecia For Hair Loss Viagra 50mg Generic Levitra (Vardenafil) 20mg Lida Daidaihua Lida Daidaihua Meizitang funziona Original Viagra Pills Pacchetto di prova generici Lipitor Generika Kamagra Super ingredientes activos Meizitang in Ireland