Lycored mendapatkan Paten Eropa untuk Ektraksi Kompleks Tomat

LycoRed Ltd, Israel, sebuah perusahaan multinasional, telah diberikan paten Eropa untuk kepemilikan proses ekstraksi lyc-O-Mato oleoresin dari tomat. Proses ini merupakan awal untuk "Novel Food approval" dari ekstrak tomat (2009/355/EC), dan untuk food aditive E 160d (ii) (commission directive 2008/128/EC).

Lycored memegang beberapa paten untuk sejumlah wilayah, termasuk US. Di US paten ini (USP 7,641,931) adalah dasar untuk penguatan GRAS (GNR 155 and 163) dan untuk petisi pewarna tambahan (21 CFR 73.585). Paten baru yang diberikan ini merupakan tambahan untuk memperluas IP Lycored sebagai penyedia produk alami dan semua aplikasinya.

 “Hal ini adalah berita penting untuk industri pangan, dimana fortfikasi makanan dengan ingridien yang menawarkan manfaat kesehatan adalah penting untuk mendapatkan profit lebih,” kata Dr. Yoav Blatt, CTO untuk LycoRed. “Industri harus selalu berhati-hati memilih ingridien yang ‘katanya’ dapat memberikan manfaat kesehatan lebih”.
Studi klinik menunjukkan asupan cukup likopen dari tomat berhubungan dengan rendahnya resiko timbulnya penyakit kardiovaskuler, dan juga menawarkan manfaat lainnya untuk mengontrol tekanan darah. Lyc-O-Mato a tomato lycopene complex, jika dikonsumsi juga dapat membantu melawan radikal bebas yang dapat merusak sel tubuh dan pemicu stress, membantu melindungi kulit dari paparan sinar matahari dan untuk menjaga kesehatan dan penampilan kulit.
  “ Lyc-O-Mato kami mengandung komposisi alami yang spesifik dari likopen tomat dan tomato phytonutrient lainnya, termasuk phytoene, phytofluene, tocopherols, phytosterols and beta-carotene ,yang berbeda dengan produk likopen lain yang tersedia di pasaran,” ujar Dr. Blatt. Ita

Artikel Lainnya

  • Feb 22, 2018

    Proses Pembuatan Cokelat Crumb

    Pada produksi cokelat crumb, proses pertama yang dilakukan adalah pembuatan susu kental manis dari susu sapi murni. Pembuatan susu kental manis ini sudah banyak dilakukan di Indonesia di mana banyak dijual susu kental manis dari industri-industri susu. Setelah melalui proses standardisasi, susu cair kemudian dipasteurisasi pada suhu 72-760C. Melalui evaporator bertingkat, susu dipekatkan sampai kadar padatannya mencapai 45%. Hasilnya berupa larutan kental, lalu dimasukkan gula pasir sesuai  dengan formulasi yang dikehendaki. Campuran dimasukkan dalam panci vakum untuk melarutkan gula dan menguapkan air. Penguapan dilakukan pada suhu 750C di bawah vakum  sampai tercapai kadar padatan 90%. Pada tahap proses ini, terlihat tanda-tanda kristalisasi pada gula. ...

  • Feb 22, 2018

    Sertifikasi Halal untuk Perusahaan asal Taiwan

    Setelah bertahun-tahun melakukan kegiatan bisnis di 10 negara ASEAN, TCI sudah sangat familiar akan pengembangan produk pangan dan masker wajah yang halal. Berkat pengalamannya memasarkan produk di pasar Muslim di Asia Tenggara, mereka telah membuahkan banyak hasil dan solusi bagi klien retail maupun brand. Konsumen dapat menemukan produk ODM buatan TCI yang sudah halal di beberapa apotik modern ataupun channel lainnya.  ...

  • Feb 21, 2018

    Desain Proses untuk Pengembangan Produk Minuman Fungsional

    Inovasi pangan dengan klaim kesehatan masih mempunyai peluang besar di Indonesia. Data Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) RI menunjukkan bahwa terdapat beberapa kategori pangan yang sering diajukan oleh industri sebagai pangan olahan berklaim, misalnya kategori pangan olahan berbasis susu. Selain itu, jenis produk pangan untuk kebutuhan gizi khusus (PKMK) juga berkembang dengan berbagai analisis ilmiah. ...

  • Feb 21, 2018

    Perkembangan Baru Metode Perolehan Flavor

    Ada dua metode yang saat ini sedang mendapatkan perhatian dalam aplikasinya untuk senyawa flavor yaitu Subcritical Water Extraction (SWE) dan Microwave Assisted Extraction (MAE).  ...

  • Feb 20, 2018

    Penambahan Garam Tingkatkan Pelepasan Flavor Produk

    Ingridien dalam fase air lainnya yang berpengaruh pada pelepasan flavor adalah garam. Ingridien ini secara umum dikathui dapat meningkatkan persepsi flavor melalui peristiwa salting-out, yaitu penambahan garam akan menurunkan kelarutan senyawa utama terhadap air dalam larutan. Pada komponen flavor yang hidrofilik, salting-out dapat menurunkan  jumlah molekul air yang tersedia untuk melarutkan komponen flavor tersebut. Sementara itu, pada komponen flavor yang lipofilik, adanya salting-out dapat menurunkan konsentrasi komponen flavor dalam fase air dan membuatnya lebih banyak berada dalam fase minyak dan kemudian berubah menjadi fase gas. Hal ini menyebabkan konsentrasi garam yang tinggi akan memberikan efek pada meningkatan pelepasan flavor.  ...