BENEO Tawarkan Smart Ingridient untuk Snack



Menampilkan “Smart ingredients for healthy snacks” adalah yang akan Beneo lakukan dalam event HiE Europe (HiE) di Frankfrut tahun ini. Sekarang, 4 dari 10 konsumen lebih memilih untuk mengonsumsi healthy snack, pasar untuk nyemil ‘bebas dari rasa bersalah’ terlihat meningkat. BENEO akan menunjukkan kepada visitor tentang snacking sehat setiap hari tanpa rasa bersalah.

Dalam even ini BENEO akan menawarkan kepada perusahaan serat, sweetener dan texturiser untuk dapat meningkatkan gizi dan karakteristik teknik baik untuk produk makanan atau minuman, seperti misalnya produksi snack yang menyehatkan. BENEO akan menyediakan sampel, yakni fibre enriched savoury snacks, gluten-free cereals dan fat-reduced sausages, juga untuk minuman seperti  “energising” fruit juice and allergen-free rice drink. BENEO menawarkan ingridien alami dan bersifat fungsional untuk solusi pembuatan healthy snack.

Segala macam jenis snack untuk berbagai umur dan kalangan sangat memungkinkan untuk dibuat, tanpa masalah untuk rasa dan tekstur produk akhir. Berikut beberapa sampel yang diperkenalkan BENEO selama HiE berlangsung:  

  • A strawberry flavoured, fermented rice drink, with BENEO’s rice blend Nutriz, cocok untuk minuman saat sarapan. Minuman rendah lemak ini bersifat bebas allergen, laktosam dan kolesterol serta memiliki rasa sedikit manis, mudah dicerna, dan mengandung asam amino esensial. Minuman yang lain, seperti fruit juice with BENEO’s next generation carbohydrate, Palatinose™. Minuman ini nilai glisemik-nya rendah.
  • Healthy snack lain cocok untuk makan siang yakni BENEO’s fat-reduced sausages, yang mengandung BENEO’s prebiotic fibre inulin.
  • Untuk snack di sore hari, BENEO memperkenalkan savoury cracker snacks yang mengandung BENEO’s dietary fibre inulin dan tepung beras. Bersama dengan olesan keju rendah lemak dan menggunakan tepung beras.

Dengan pengalaman yang mumpuni, customer  BENEO akan di-support dalam proses pengembangan produk, dari skala lab hingga komersial.

 

Artikel Lainnya

  • Jan 22, 2018

    Produk Roti Berlabel Khusus Menjadi Tren di Eropa

    Selain klaim-klaim kesehatan, Euromonitor (2015) juga mencatat di sektor roti di Eropa bahwa sebagian besar produk bakeri menjual label khusus karena melihat bahwa konsumen Eropa akan membayar lebih untuk produk semacam itu. Produk seperti roti vegetarian, bersertifikat kosher atau halal pun bermunculan sebagai alternatif meski pangsa pasarnya masih terbatas. Namun demikian, tren makanan sehat tetap masih yang utama. ...

  • Jan 20, 2018

    Preferensi Konsumen Terhadap Produk Bakeri

    Konsumen mempunyai kriteria tertentu terhadap mutu roti terutama kesegaran (freshness) dan aroma roti. Bread staling merupakan perubahan fisiko-kimia yang kompleks yang terjadi secara perlahan sehingga menyebabkan pengerasan crumb dan pelunakan crust sehingga roti kehilangan kesegarannya. Oleh karenanya sangat penting untuk menjaga kelembutan roti sehingga kesegaran roti dapat terjaga dalam waktu yang lebih lama. Di samping itu, tingkat kesukaan konsumen terhadap roti juga berbeda-beda, misalnya roti sandwich Inggris mempunyai struktur crumb yang lembut dan tekstur sangat halus, namun tidak populer di Perancis yang menyukai baguettes dengan crust yang renyah, berlubang besar dan crumb yang kenyal.  ...

  • Jan 19, 2018

    Perlunya Pendekatan Keamanan Pangan untuk Kontaminan Hasil Proses

    Menurut Codex Alimentarius, kontaminan merupakan setiap substansi yang tidak sengaja ditambahkan ke dalam bahan pangan atau pakan yang akan muncul sebagai hasil proses produksi, pengolahan, penyiapan, pengemasan, transportasi dan penyimpanan sebelum distribusi, ataupun hasil dari kontaminasi lingkungan. Pengertian tersebut tidak termasuk bagian serangga, rambut, hewan pengerat, dan bahan dari lingkungan eksternal lainnya. ...

  • Jan 18, 2018

    Peran Lipase dan Glukosa Oksidase dalam Pembuatan Roti

    Lipase dan Glukosa Oksidase merupakan dua enzim yang diaplikasikan pada pembuatan roti. Lipase menghidrolisis ikatan ester pada asilgliserol menghasilkan mono- dan digliserida, serta asam lemak bebas. Aplikasi lipase komersial relatif baru dibandingkan dengan enzim yang lain. Sebagian besar lipase komersial berasal dari jamur. Lipase spesifik terutama meningkatkan kekuatan dan stabilitas adonan. Gluten dari tepung terigu yang diperlakukan dengan lipase lebih kuat dan lebih elastis. Oleh karenanya, lipase dapat menjadi alternatif pengganti bahan kimia untuk penguatan adonan dan emulsifier. ...

  • Jan 16, 2018

    Penambahan Hidrokoloid Perbaiki Sifat Sensoris Bakeri dari Tepung Termodifikasi

    Selain gluten, komponen lain yang juga sangat penting untuk bakeri adalah pati. Penambahan pati berhubungan dengan struktur, kadar air, umur simpan, hasil dan juga biaya produksi. Secara sensoris, pati mempengaruhi rasa, tekstur dan mouthfeel produk. Pati dapat memengaruhi kekentalan serta crispness produk pangan. Oleh karena tepung termodifikasi mengandung kadar pati yang jauh lebih tinggi daripada terigu (amilosa > 25%), maka tentunya produk yang dihasilkan akan memiliki karakteristik pengembangan, kelarutan, penyerapan air dan gelatinisasi yang berbeda. Secara sensoris produk yang dihasilkan dengan penambahan tepung modifikasi cenderung memiliki tekstur yang lebih keras atau padat, kurang elastis, mudah patah dan keras (Yuwono, dkk, 2013).  ...