Wine Expo akan digelar bersama SIAL China 2013




Wine World Shanghai Expo akan hadir. Expo ini akan disatukan dengan SIAL China 2013 yang akan digelar 7-9 Mei di Shanghai New International Expo Centre. Pameran yang akan menampilkan wine terbaik di china ini diadakan karena pasar anggur China terus tumbuh dengan stabil. Statistik menunjukkan bahwa pada kuartal pertama tahun ini, industri anggur Cina mencapai pendapatan sebesar RMB 9.875 miliar Yuan, meningkat 9,92 persen dibandingkan dengan periode yang sama tahun lalu, dengan laba sebesar RMB 1.441 miliar Yuan, meningkat 6,35 persen dibandingkan dengan periode yang sama tahun lalu.

Wine World Shanghai merupakan bagian dari SIAL CHINA sejak 13 tahun lalu. Sebagai salah satu acara pioneer industri wine di China, pameran ini adalah saksi mata pertumbuhan industri tersebut dari tahun ke tahun.

Sekarang, hampir 30% wine di pasar China berlabel impor. Dan pada tahun 2015, seharusnnya ada lebih dari 2 liter wine dikonsumsi per kapita per tahun di China. Dengan lonjakan keuntungan dari dari industri wine lokal, China telah diakui sebagai salah satu negara paling potensial untuk investasi wine.

Menempati area seluas lebih dari 15.000m2, Wine World Shanghai akan menjadi pameran terbesar berskala internasional di China yang menampilkan produk wine & spirit. Diharapkan, pada 2013, ada 450 wine and spirit exhibitor dari berbagai negara seperti Spanyol, Italia, Perancis, Yunani, Australia, Afrika Selatan, Jerman, Brazil, Turki, dan lebih dari 12.000 pengunjung akan mengunjungi pameran ini.

Wine World Shanghai Expo adalah kunci untuk membuka jalan ke pasar wine di China. Informasi lebih lanjut dapat dilihat di www.wineworldshanghai.com

Artikel Lainnya

  • Mei 24, 2018

    Pemilihan metode alkalisasi pada kakao

    Alkalisasi pada nibs kakao dapat dilakukan dengan beberapa cara, yaitu alkalisasi dalam drum tanpa pemanasan, alkalisasi dalam drum mesin sangrai, alkalisasi dalam drum alkalizer yang diletakkan di luar mesin sangrai, alkalisator digabung dengan mesin pengeringan, alkalisasi melalui tabung pemanas, dan alkalisasi dalam boks  panjang. ...

  • Mei 23, 2018

    Pembentukan karakter sensoris granola bar

    Dalam pembuatan granola bar, pertama kali  dilakukan adalah pembuatan sirup pengikat padatan. Pembuatan sirup ini sangat penting dalam hal rasa, konsistensi dan kadar airnya. Rasa perlu diperhatikan karena rasa sirup ini merupakan rasa dasar dari granola bar. Granola bar yang terdiri dari bahan oats, tepung jagung dan padatan lainnya akan mempunyai rasa yang kurang manis sehingga harus diberikan larutan pemanis secukupnya untuk menambah rasa dari padatannya.  ...

  • Mei 22, 2018

    Menilik sejarah proses alkalisasi proses pembuatan bubuk kakao

    Biji kakao yang sudah difermentasi dan dikeringkan tetap mempunyai rasa asam yang cukup tajam. Hal tersebut karena dalam proses fermentasi dan pengeringan akan tersisa molekul asam asetat yang cukup signifikan dalam biji kakaoa. Diketahui pH biji kakao terfermentasi dan dikeringkan berkisar antara 4,8- 5,2 di mana kakao dari  Malaysia dan Indonesia tergolong memiliki pH rendah sedangkan biji kako dari Afrika mempunyai pH lebih tinggi. Dalam pembuatan minuman kakao, tingkat keasaman yang tinggi dirasa kurang baik.  ...

  • Mei 21, 2018

    Mengenal asam lemak trans dalam produk pangan

    Lemak merupakan salah satu bahan tambahan yang banyak digunakan pada produk bakeri. Lemak pada produk bakeri memberikan beberapa manfaat seperti dapat memperbaiki tekstur, memberikan efek yang glossy serta memberikan flavor yang lebih baik dan gurih. Lemak pada produk bakeri merupakan komponen yang tak terpisahkan dan keberadaanya dapat menentukan kualitas dari suatu produk bakeri. Selain produk bakeri, beberapa produk lain yang juga menggunakan lemak dalam proses produksinya adalah krimer kopi, makanan ringan, es krim, dan makanan cepat saji. Bahkan, beberapa diantara produk tersebut juga menggunakan asam lemak trans pada produksinya.  ...

  • Mei 19, 2018

    Tantangan aplikasi pewarna alami untuk produk pangan

    Atribut warna pada produk pangan menjadi atribut penting bagi konsumen untuk memilih suatu produk pangan. Konsumen cenderung memilih produk pangan dengan warna yang menarik, sebelum memperhatikan atribut lainnya. Berdasarkan sumbernya, pewarna makanan dibedakan menjadi dua jenis, pewarna alami dan pewarna sintetis. Pewarna alami diproduksi dari proses ekstraksi senyawa pemberi warna dari bahan-bahan alami, melalui proses dan teknologi yang cukup panjang, sedangkan pewarna sintetis berasal dari bahan-bahan kimia sintetis yang penggunaannya diizinkan sebagai pewarna makanan. Baik pewarna alami maupun pewarna sintetis memiliki kekurangan dan kelebihannya masing-masing. ...