Beng-Beng Perkenalkan Varian Terbaru Berukuran Lebih Besar



Untuk memberi pilihan baru bagi para penggemar Beng-Beng, Mayora Indah memperkenalkan varian terbaru dalam ukuran yang lebih besar, dengan inovasi terbaru dengan peluncuran produk coklat brand Beng-Beng Maxx yang memiliki empat
kelezatan dari coklat, karamel, dan nasi disajikan dengan wafer yang lezat.

Dilangsungkan di kawasan pusat perbelanjaan Sarinah, Jakarta Pusat di Jakarta pada 23 Nopember lalu, snack ringan ini ditargetkan untuk para remaja. "Karena faktor kesibukan, remaja kadang kala tidak sempat makan dan Beng-Beng Maxx, yang hadir dalam proporsi yang lebih besar daripada yang sudah ada sebelumnya, dan diposisikan sebagai salah satu alternatif snack,"kata Senior Product Manager Mayora Indah Evan Cornelius Lawanto.

Ia menambahkan,Beng-Beng saat ini merupakan market leader di kategori-nya dengan pencapaian pertumbuhan yang selalu mencapai 2 digit setiap tahunnya. Kehadiran inovasi dari Beng-beng ini diharapkan dapat mendorong pertumbuhan di kategori ini lebih tinggi lagi hingga diatas 10%,"kata Evan.

Evan yakin masyarakat sangat antusias dengan hadirnya varian baru Beng-Beng, khususnya remaja yang menurut hasil survei internal yang dilakukan Mayora Indah, sudah lama mendambakan produk yang lebih besar, namun dengan rasa yang nikmat dan mantap. Hasil penelitian juga menunjukkan, Beng-Beng sudah dianggap sebagai ”friendship currency” di antara kaum remaja dalam artian kata sebagai mata uang untuk ”ucapan terima kasih” atas bantuan teman atau siapapun juga, dan untuk dinikmati secara personal. K-08

Artikel Lainnya

  • Feb 22, 2018

    Proses Pembuatan Cokelat Crumb

    Pada produksi cokelat crumb, proses pertama yang dilakukan adalah pembuatan susu kental manis dari susu sapi murni. Pembuatan susu kental manis ini sudah banyak dilakukan di Indonesia di mana banyak dijual susu kental manis dari industri-industri susu. Setelah melalui proses standardisasi, susu cair kemudian dipasteurisasi pada suhu 72-760C. Melalui evaporator bertingkat, susu dipekatkan sampai kadar padatannya mencapai 45%. Hasilnya berupa larutan kental, lalu dimasukkan gula pasir sesuai  dengan formulasi yang dikehendaki. Campuran dimasukkan dalam panci vakum untuk melarutkan gula dan menguapkan air. Penguapan dilakukan pada suhu 750C di bawah vakum  sampai tercapai kadar padatan 90%. Pada tahap proses ini, terlihat tanda-tanda kristalisasi pada gula. ...

  • Feb 22, 2018

    Sertifikasi Halal untuk Perusahaan asal Taiwan

    Setelah bertahun-tahun melakukan kegiatan bisnis di 10 negara ASEAN, TCI sudah sangat familiar akan pengembangan produk pangan dan masker wajah yang halal. Berkat pengalamannya memasarkan produk di pasar Muslim di Asia Tenggara, mereka telah membuahkan banyak hasil dan solusi bagi klien retail maupun brand. Konsumen dapat menemukan produk ODM buatan TCI yang sudah halal di beberapa apotik modern ataupun channel lainnya.  ...

  • Feb 21, 2018

    Desain Proses untuk Pengembangan Produk Minuman Fungsional

    Inovasi pangan dengan klaim kesehatan masih mempunyai peluang besar di Indonesia. Data Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) RI menunjukkan bahwa terdapat beberapa kategori pangan yang sering diajukan oleh industri sebagai pangan olahan berklaim, misalnya kategori pangan olahan berbasis susu. Selain itu, jenis produk pangan untuk kebutuhan gizi khusus (PKMK) juga berkembang dengan berbagai analisis ilmiah. ...

  • Feb 21, 2018

    Perkembangan Baru Metode Perolehan Flavor

    Ada dua metode yang saat ini sedang mendapatkan perhatian dalam aplikasinya untuk senyawa flavor yaitu Subcritical Water Extraction (SWE) dan Microwave Assisted Extraction (MAE).  ...

  • Feb 20, 2018

    Penambahan Garam Tingkatkan Pelepasan Flavor Produk

    Ingridien dalam fase air lainnya yang berpengaruh pada pelepasan flavor adalah garam. Ingridien ini secara umum dikathui dapat meningkatkan persepsi flavor melalui peristiwa salting-out, yaitu penambahan garam akan menurunkan kelarutan senyawa utama terhadap air dalam larutan. Pada komponen flavor yang hidrofilik, salting-out dapat menurunkan  jumlah molekul air yang tersedia untuk melarutkan komponen flavor tersebut. Sementara itu, pada komponen flavor yang lipofilik, adanya salting-out dapat menurunkan konsentrasi komponen flavor dalam fase air dan membuatnya lebih banyak berada dalam fase minyak dan kemudian berubah menjadi fase gas. Hal ini menyebabkan konsentrasi garam yang tinggi akan memberikan efek pada meningkatan pelepasan flavor.  ...