Gaya Hidup Sehat Gencar dikampanyekan Tupperware



Health, organization, money, dan environment menjadi konsep andalan PT Tupperware Indonesia. Untuk menggalakkan konsep ini, perusahaan yang sukses menjual produk berbahan plastik untuk keperluan rumah tangga ini menggelar sebuah program.


Berlokasi di Atrium Mal Taman Anggrek, program Tupperware Home Fair mulai digelar Selasa (20/8) hingga Minggu (20/8). Fair ini menampilkan berbagai produk Tupperware mulai dari perlengkapan makan, wadah penyimpanan, botol minuman, hingga alat masak.
Dalam pembukaannya Nining W. Permana, Managing Director PT Tupperware Indonesia mengatakan, program fair ini diadakan salah satunya bertujuan untuk mengampanyekan gerakan hidup sehat dan mengurangi penggunaan kemasan sekali pakai. “Hindarkan menggunakan plastik atau steoroform untuk membungkus atau mewadahi bekal makanan kita. Selain tidak aman, kemasan tersebut juga susah diurai lingkungan. Diperlukan hingga ratusan tahun untuk mengurai sampah plastik,” tutur Nining.


Tupperware mengusung konsep ‘Home’ dalam fair ini. Nining menjelaskan, di balik kata Home terdapat arti dari masing-masing huruf. “huruf h kependekan dari kata health, dengan Tupperware kami membantu para ibu menyiapkan, menyimpan wadah yang terjamin keamanannya, dan memastikan orang tersayang membawa bekal sehat yang disiapkan ibu.


O kependekan dari kata organization, dengan produk kami, ibu dapat mengatur dan menata dapur dengan cerdas, rapi, dan higienis. M kependekan dari kata money, dengan bergabung bersama kami, berarti ibu membelanjakan uang dengan efektif dan efisien, kami juga membantu ibu untuk mendapat penghasilan tak terbatas. Dan e, kependekan dari kata environment, yang berarti jika Anda menggunakan produk kami, maka Anda membantu dunia untuk mengurangi penggunaan sampah plastik,” jelas Nining.

Selain menampilkan berbagai hiburan, permainan, dan talkshow edukatif, acara ini juga dimeriahkan oleh chef kenamaan seperti Rudy Choirudin, Sisca Soewitomo, Winnie Kusuma Wardhani, Billy Kalangi, dan Farah Quinn. Ita

Artikel Lainnya

  • Feb 22, 2018

    Proses Pembuatan Cokelat Crumb

    Pada produksi cokelat crumb, proses pertama yang dilakukan adalah pembuatan susu kental manis dari susu sapi murni. Pembuatan susu kental manis ini sudah banyak dilakukan di Indonesia di mana banyak dijual susu kental manis dari industri-industri susu. Setelah melalui proses standardisasi, susu cair kemudian dipasteurisasi pada suhu 72-760C. Melalui evaporator bertingkat, susu dipekatkan sampai kadar padatannya mencapai 45%. Hasilnya berupa larutan kental, lalu dimasukkan gula pasir sesuai  dengan formulasi yang dikehendaki. Campuran dimasukkan dalam panci vakum untuk melarutkan gula dan menguapkan air. Penguapan dilakukan pada suhu 750C di bawah vakum  sampai tercapai kadar padatan 90%. Pada tahap proses ini, terlihat tanda-tanda kristalisasi pada gula. ...

  • Feb 22, 2018

    Sertifikasi Halal untuk Perusahaan asal Taiwan

    Setelah bertahun-tahun melakukan kegiatan bisnis di 10 negara ASEAN, TCI sudah sangat familiar akan pengembangan produk pangan dan masker wajah yang halal. Berkat pengalamannya memasarkan produk di pasar Muslim di Asia Tenggara, mereka telah membuahkan banyak hasil dan solusi bagi klien retail maupun brand. Konsumen dapat menemukan produk ODM buatan TCI yang sudah halal di beberapa apotik modern ataupun channel lainnya.  ...

  • Feb 21, 2018

    Desain Proses untuk Pengembangan Produk Minuman Fungsional

    Inovasi pangan dengan klaim kesehatan masih mempunyai peluang besar di Indonesia. Data Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) RI menunjukkan bahwa terdapat beberapa kategori pangan yang sering diajukan oleh industri sebagai pangan olahan berklaim, misalnya kategori pangan olahan berbasis susu. Selain itu, jenis produk pangan untuk kebutuhan gizi khusus (PKMK) juga berkembang dengan berbagai analisis ilmiah. ...

  • Feb 21, 2018

    Perkembangan Baru Metode Perolehan Flavor

    Ada dua metode yang saat ini sedang mendapatkan perhatian dalam aplikasinya untuk senyawa flavor yaitu Subcritical Water Extraction (SWE) dan Microwave Assisted Extraction (MAE).  ...

  • Feb 20, 2018

    Penambahan Garam Tingkatkan Pelepasan Flavor Produk

    Ingridien dalam fase air lainnya yang berpengaruh pada pelepasan flavor adalah garam. Ingridien ini secara umum dikathui dapat meningkatkan persepsi flavor melalui peristiwa salting-out, yaitu penambahan garam akan menurunkan kelarutan senyawa utama terhadap air dalam larutan. Pada komponen flavor yang hidrofilik, salting-out dapat menurunkan  jumlah molekul air yang tersedia untuk melarutkan komponen flavor tersebut. Sementara itu, pada komponen flavor yang lipofilik, adanya salting-out dapat menurunkan konsentrasi komponen flavor dalam fase air dan membuatnya lebih banyak berada dalam fase minyak dan kemudian berubah menjadi fase gas. Hal ini menyebabkan konsentrasi garam yang tinggi akan memberikan efek pada meningkatan pelepasan flavor.  ...