Hari Kokoa Indonesia, Gencar Promosikan Produk Olahan Cokelat Asli Indonesia



Melalui Keputusan Menteri Pertanian No. 3470/Kpts/PD.320/10/2012, Pemerintah menetapkan hari dimana kakao dan cokelat Indonesia di promosikan secara khusus. Tepat setahun lalu, pemerintah meresmikan Hari Kakao Indonesia. Untuk memperingati Hari Kakao, berbagai kegiatan yang bertujuan untuk mempromosikan kakao dan cokelat Indonesia diselenggarakan. Tahun ini, Pemerintah dan berbagai stakeholder kakao dan cokelat Indonesia menggelar Cocoa Day Expo di Mall Taman Anggrek Jakarta, selama 5 hari yakni mulai tanggal 18-22 September 2013.

Mengambil tema “Cokelatku, Budayaku, Indonesiaku”, acara ini bertujuan untuk membangun pamor Indonesia sebagai Negara penghasil kakao terbaik ketiga di dunia dan agar dapat menjadi produsen produk olahan (makanan dan minuman) berbahan baku cokelat yang berkualitas.

Selaku ketua penyelenggara hari kakao ini, Adhi Lukman, dalam sambutannya mengatakan, “Hari Kakao Indonesia ini juga diharapkan dapat meningkatkan konsumsi cokelat masyarakat Indonesia yang masih terbilang rendah, yakni hanya 0,25 kg/kapita, masih rendah bila dibandingkan dengan Negara tetangga yang sudah mencapai 10 kg/kapita”. Acara yang didukung oleh Kementerian Perdagangan, Kementerian Perindustrian, Kementerian Pertanian, Pusat Penelitian Kopi dan Kakao, serta berbagai industri pangan ini diharapkan dapat mengundang masyarakat luas. Wakil Menteri Perdagangan, Bayu Krisnamurthi mengatakan, “penyelenggaraan hari kakao di mal ini diharapkan dapat mengundang atensi masyarakt luas. Masyarakat supaya lebih mengenal cokelat Indonesia dan tentunya akan lebih menyukai cokelat Indonesia”. Selain pameran produk cokelat dan olahannya, digelar juga lokakarya yang membahas peningkatan sustainabilitas dan produktivitas kakao Indonesia. Ada juga berbagai demo yang menggunakan cokelat, lomba mendekorasi kue dengan cokelat dan berbagai lomba foto.

Adhi menilai, pertumbuhan sektor hilir (industri pengolahan kakao) yang lebih pesat jangan sampai tidak dibarengi dengan perbaikan di sektor hulu. Karena hal ini bisa mengakibatkan ketidaksinambungan. Karena itu diharapkan Hari Kakao Indonesia ini juga dapat memacu bagian hulu industri cokelat Indonesia agar lebih sustain dan produktivitasnya meningkat. Ita

Artikel Lainnya

  • Feb 22, 2018

    Proses Pembuatan Cokelat Crumb

    Pada produksi cokelat crumb, proses pertama yang dilakukan adalah pembuatan susu kental manis dari susu sapi murni. Pembuatan susu kental manis ini sudah banyak dilakukan di Indonesia di mana banyak dijual susu kental manis dari industri-industri susu. Setelah melalui proses standardisasi, susu cair kemudian dipasteurisasi pada suhu 72-760C. Melalui evaporator bertingkat, susu dipekatkan sampai kadar padatannya mencapai 45%. Hasilnya berupa larutan kental, lalu dimasukkan gula pasir sesuai  dengan formulasi yang dikehendaki. Campuran dimasukkan dalam panci vakum untuk melarutkan gula dan menguapkan air. Penguapan dilakukan pada suhu 750C di bawah vakum  sampai tercapai kadar padatan 90%. Pada tahap proses ini, terlihat tanda-tanda kristalisasi pada gula. ...

  • Feb 22, 2018

    Sertifikasi Halal untuk Perusahaan asal Taiwan

    Setelah bertahun-tahun melakukan kegiatan bisnis di 10 negara ASEAN, TCI sudah sangat familiar akan pengembangan produk pangan dan masker wajah yang halal. Berkat pengalamannya memasarkan produk di pasar Muslim di Asia Tenggara, mereka telah membuahkan banyak hasil dan solusi bagi klien retail maupun brand. Konsumen dapat menemukan produk ODM buatan TCI yang sudah halal di beberapa apotik modern ataupun channel lainnya.  ...

  • Feb 21, 2018

    Desain Proses untuk Pengembangan Produk Minuman Fungsional

    Inovasi pangan dengan klaim kesehatan masih mempunyai peluang besar di Indonesia. Data Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) RI menunjukkan bahwa terdapat beberapa kategori pangan yang sering diajukan oleh industri sebagai pangan olahan berklaim, misalnya kategori pangan olahan berbasis susu. Selain itu, jenis produk pangan untuk kebutuhan gizi khusus (PKMK) juga berkembang dengan berbagai analisis ilmiah. ...

  • Feb 21, 2018

    Perkembangan Baru Metode Perolehan Flavor

    Ada dua metode yang saat ini sedang mendapatkan perhatian dalam aplikasinya untuk senyawa flavor yaitu Subcritical Water Extraction (SWE) dan Microwave Assisted Extraction (MAE).  ...

  • Feb 20, 2018

    Penambahan Garam Tingkatkan Pelepasan Flavor Produk

    Ingridien dalam fase air lainnya yang berpengaruh pada pelepasan flavor adalah garam. Ingridien ini secara umum dikathui dapat meningkatkan persepsi flavor melalui peristiwa salting-out, yaitu penambahan garam akan menurunkan kelarutan senyawa utama terhadap air dalam larutan. Pada komponen flavor yang hidrofilik, salting-out dapat menurunkan  jumlah molekul air yang tersedia untuk melarutkan komponen flavor tersebut. Sementara itu, pada komponen flavor yang lipofilik, adanya salting-out dapat menurunkan konsentrasi komponen flavor dalam fase air dan membuatnya lebih banyak berada dalam fase minyak dan kemudian berubah menjadi fase gas. Hal ini menyebabkan konsentrasi garam yang tinggi akan memberikan efek pada meningkatan pelepasan flavor.  ...