GAPMMI Sambut Kepala BKPM yang Baru


Penunjukan Franky Sibarani sebagai Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) mendapat sambutan yang hangat dari GAPMMI (Gabungan Pengusaha Makanan dan Minuman Indonesia).  Franky Sibarani yang sebelumnya menjabat sebagai Sekretaris Jenderal GAPMMI dianggap mampu meningkatkan pelayanan investasi.  Menurut Franky, dirinya mendapat tugas dari Presiden, diantaranya untuk menyederhanakan perijinan investasi.  “Saat ini kami sedang mengembangkan sistem pelayanan satu pintu,” tutur Franky di hadapan pengurus GAPMMI pada 14 Januari lalu di Tugu Kunstrking Paleis Jakarta

Dalam acara ramah tamah tersebut, Ketua Umum GAPMMI –Adhi S. Lukman, juga menyatakan dukungannya terhadap Franky Sibarani.  “Namun jika diperlukan, kami tetap akan memberikan kritik yang membangun untuk kemajuan bangsa,” kata Adhi.  Dia mengharapkan BKPM di bawah Franky Sibarani dapat mendukung peningkatan investasi di sektor pangan.

Turut hadir dalam acara tersebut adalah Kepala Badan POM RI, Dr. Roy A. Sparringa beserta jajaranya.  Roy menyambut baik penunjukan Franky dan menyatakan kesiapan lembaganya untuk bekerja sama dengan BKPM.  Fri-09

Artikel Lainnya

  • Mei 26, 2018

    Tantangan penerapan industri 4.0 di Indonesia

    Penerapan industri 4.0 di beberapa negara memiliki caranya masing-masing yang disesuaikan dengan kesiapan dan kebutuhan di negara tersebut. Penerapan industri 4.0 di suatu negara bertujuan untuk meningkatan perekonomian suatu negara. Di Indonesia, industri pangan merupakan industri yang digadang-gadang sebagai industri yang menerapkan industri 4.0. ...

  • Mei 25, 2018

    Pemilihan metode refining dalam proses pembuatan cokelat

    Cokelat diolah dari chocolate liquor yang dibuat melalui tahap-tahap mixing, refining (milling), conching, tempering serta pencetakan. Pencampuran bahan-bahan pada pembuatan cokelat dilakukan menggunakan continuous atau batch mixer pada waktu dan suhu tertentu sehingga didapatkan konsistensi bentuk pada formula yang tetap. Pada proses pencampuran secara batch, bahan-bahan yaitu cokelat cair, gula, lemak cokelat lemak susu dan susu bubuk (tergantung jenis cokelat) dicampur selama 12-15 menit pada 40-50oC.  Pencampuran secara kontinu dilakukan oleh perusahaan besar menggunakan kneader otimatis untuk menghasilkan tekstur lembut, tidak ada kesan berpasir (grittiness) dan konsistensi plastis. ...

  • Mei 24, 2018

    Pemilihan metode alkalisasi pada kakao

    Alkalisasi pada nibs kakao dapat dilakukan dengan beberapa cara, yaitu alkalisasi dalam drum tanpa pemanasan, alkalisasi dalam drum mesin sangrai, alkalisasi dalam drum alkalizer yang diletakkan di luar mesin sangrai, alkalisator digabung dengan mesin pengeringan, alkalisasi melalui tabung pemanas, dan alkalisasi dalam boks  panjang. ...

  • Mei 23, 2018

    Pembentukan karakter sensoris granola bar

    Dalam pembuatan granola bar, pertama kali  dilakukan adalah pembuatan sirup pengikat padatan. Pembuatan sirup ini sangat penting dalam hal rasa, konsistensi dan kadar airnya. Rasa perlu diperhatikan karena rasa sirup ini merupakan rasa dasar dari granola bar. Granola bar yang terdiri dari bahan oats, tepung jagung dan padatan lainnya akan mempunyai rasa yang kurang manis sehingga harus diberikan larutan pemanis secukupnya untuk menambah rasa dari padatannya.  ...

  • Mei 22, 2018

    Menilik sejarah proses alkalisasi proses pembuatan bubuk kakao

    Biji kakao yang sudah difermentasi dan dikeringkan tetap mempunyai rasa asam yang cukup tajam. Hal tersebut karena dalam proses fermentasi dan pengeringan akan tersisa molekul asam asetat yang cukup signifikan dalam biji kakaoa. Diketahui pH biji kakao terfermentasi dan dikeringkan berkisar antara 4,8- 5,2 di mana kakao dari  Malaysia dan Indonesia tergolong memiliki pH rendah sedangkan biji kako dari Afrika mempunyai pH lebih tinggi. Dalam pembuatan minuman kakao, tingkat keasaman yang tinggi dirasa kurang baik.  ...