Buhler Resmikan Pusat Aplikasi Pengembangan Produk


Proses pengembangan produk bukan perkara mudah, banyak yang harus dilakukan industri supaya menghasilkan produk yang outstanding, berkualitas dan mampu bersaing di pasaran. Dengan tujuan ingin membantu dan terlibat dalam penciptaan produk yang fenomenal, Buhler hadir menawarkan solusi dan teknologinya. Di Alam Sutera kemarin(26/3/2015), PT Buhler Indonesia meresmikan pusat aplikasi berteknologi canggih pertama di Asia Tenggara yang diberi nama State-of-the-Art Application Center. Di pusat aplikasi ini nantinya para pelaku industri pangan bisa menjajal kehebatan teknologi Buhler dalam mengoptimalkan proses dan produk yang sudah ada, maupun untuk mengembangkan produk baru yang inovatif. Pelanggan juga dapat melakukan uji coba mesin, dan melakukan analisa terhadap produk yang sedang dikembangkan. Tak hanya itu, di pusat aplikasi ini pelanggan juga bisa berkonsulitasi dengan tenaga ahli Buhler yang berkaitan dengan mesin maupun proses pengolahan, sehingga pelanggan bisa mendapatkan solusi sesuai kebutuhannya untuk mengembangkan produk.

 

Tomas Soleman, Managing Director PT Buhler Indonesia mengatakan, "pusat aplikasi ini tidak hanya diperuntukkan untuk pelanggan di Indonesia, tetapi juga untuk pelanggan kami se-ASEAN. Pusat aplikasi kami menyediakan empat fasilitas utama yakni coffee laboratory, cocoa laboratory, chocolate laboratory, color testing trial center dan bakery test center."

 

Coffee laboratory, untuk memberikan solusi inovatif terkait proses pengolahan kopi; cocoa laboratory untuk menganalisa kualitas cocoa butter sehingga bisa mengoptimalkan cocoa processing seperti proses winowwing, alkalizing, nibs roasting, dan grinding. Chocolate laboratory untuk mengoptimalkan proses pengolahan kokoa butter menjadi produk cokelat, seperti menganalisa suhu proses tempering dengan tepat. Color sorting trial center untuk mengoptimalkan proses sorting dengan teknologi optik yang canggih. Dan bakery test center,  memberikan solusi inovatif terkait kerja enzim untuk pengembangan volume produk bakery.

 

Pusat aplikasi ini diharapkan dapat mendatangkan win-win solution antara Buhler dan pelanggannya, terutama membantu pelanggan meningkatkan daya saing produknya di pasar global. Ita

Artikel Lainnya

  • Jan 22, 2018

    Produk Roti Berlabel Khusus Menjadi Tren di Eropa

    Selain klaim-klaim kesehatan, Euromonitor (2015) juga mencatat di sektor roti di Eropa bahwa sebagian besar produk bakeri menjual label khusus karena melihat bahwa konsumen Eropa akan membayar lebih untuk produk semacam itu. Produk seperti roti vegetarian, bersertifikat kosher atau halal pun bermunculan sebagai alternatif meski pangsa pasarnya masih terbatas. Namun demikian, tren makanan sehat tetap masih yang utama. ...

  • Jan 20, 2018

    Preferensi Konsumen Terhadap Produk Bakeri

    Konsumen mempunyai kriteria tertentu terhadap mutu roti terutama kesegaran (freshness) dan aroma roti. Bread staling merupakan perubahan fisiko-kimia yang kompleks yang terjadi secara perlahan sehingga menyebabkan pengerasan crumb dan pelunakan crust sehingga roti kehilangan kesegarannya. Oleh karenanya sangat penting untuk menjaga kelembutan roti sehingga kesegaran roti dapat terjaga dalam waktu yang lebih lama. Di samping itu, tingkat kesukaan konsumen terhadap roti juga berbeda-beda, misalnya roti sandwich Inggris mempunyai struktur crumb yang lembut dan tekstur sangat halus, namun tidak populer di Perancis yang menyukai baguettes dengan crust yang renyah, berlubang besar dan crumb yang kenyal.  ...

  • Jan 19, 2018

    Perlunya Pendekatan Keamanan Pangan untuk Kontaminan Hasil Proses

    Menurut Codex Alimentarius, kontaminan merupakan setiap substansi yang tidak sengaja ditambahkan ke dalam bahan pangan atau pakan yang akan muncul sebagai hasil proses produksi, pengolahan, penyiapan, pengemasan, transportasi dan penyimpanan sebelum distribusi, ataupun hasil dari kontaminasi lingkungan. Pengertian tersebut tidak termasuk bagian serangga, rambut, hewan pengerat, dan bahan dari lingkungan eksternal lainnya. ...

  • Jan 18, 2018

    Peran Lipase dan Glukosa Oksidase dalam Pembuatan Roti

    Lipase dan Glukosa Oksidase merupakan dua enzim yang diaplikasikan pada pembuatan roti. Lipase menghidrolisis ikatan ester pada asilgliserol menghasilkan mono- dan digliserida, serta asam lemak bebas. Aplikasi lipase komersial relatif baru dibandingkan dengan enzim yang lain. Sebagian besar lipase komersial berasal dari jamur. Lipase spesifik terutama meningkatkan kekuatan dan stabilitas adonan. Gluten dari tepung terigu yang diperlakukan dengan lipase lebih kuat dan lebih elastis. Oleh karenanya, lipase dapat menjadi alternatif pengganti bahan kimia untuk penguatan adonan dan emulsifier. ...

  • Jan 16, 2018

    Penambahan Hidrokoloid Perbaiki Sifat Sensoris Bakeri dari Tepung Termodifikasi

    Selain gluten, komponen lain yang juga sangat penting untuk bakeri adalah pati. Penambahan pati berhubungan dengan struktur, kadar air, umur simpan, hasil dan juga biaya produksi. Secara sensoris, pati mempengaruhi rasa, tekstur dan mouthfeel produk. Pati dapat memengaruhi kekentalan serta crispness produk pangan. Oleh karena tepung termodifikasi mengandung kadar pati yang jauh lebih tinggi daripada terigu (amilosa > 25%), maka tentunya produk yang dihasilkan akan memiliki karakteristik pengembangan, kelarutan, penyerapan air dan gelatinisasi yang berbeda. Secara sensoris produk yang dihasilkan dengan penambahan tepung modifikasi cenderung memiliki tekstur yang lebih keras atau padat, kurang elastis, mudah patah dan keras (Yuwono, dkk, 2013).  ...