Inovasi bagi Pelaku Baru di Bisnis Pangan



Inovasi bisnis di bidang pangan terus berkembang setiap tahun. Tidak hanya para profesional yang telah berkecimpung di dunia bisnis, namun banyak pula para pemula yang menekuni bisnis pangan. Dalam acara Bisnis Idea Pitch yang diselenggarakan oleh Akselerasi Inovasi IPB dan Inotek pada 21 Oktober 2016, Dosen Teknologi Industri Pertanian Fateta IPB, Aji Hermawan, mengatakan bahwa ide-ide bisnis harus dikembangkan dan ditindaklanjuti dengan validasi dan segmentasi pasar sehingga nantinya akan menjadi solusi bagi masyarakat dan kemandirian pelaku.

Acara yang diselenggarakan di IPB International Convention Center Bogor ini diikuti oleh para pebisnis pemula dari berbagai universitas antara lain: IPB, Universitas Jember, Universitas Padjajaran serta Universitas Negeri Yogyakarta.

Tropical Jam, salah satu produk yang ditampilkan, merupakan inovasi selai buah naga lembaran layaknya keju. Produk tersebut merupakan hasil dari permintaan konsumen dengan aktivitas tinggi dan mengandalkan roti sebagai asupan sarapan sehari-hari. Adanya Tropical Jam membuat sarapan roti menjadi lebih praktis tanpa mengurangi nilai gizi.
Selain Tropical Jam, ada pula produk-produk lain seperti kukis ubi jalar, jus kulit manggis dan rempah, bioflok untuk budidaya lele, batch dyer system hybrid, imorina spirulina, nasi instan serta ciweed atau cilok rumput laut. Fri-29

Artikel Lainnya

  • Ags 16, 2018

    Teknologi Plasma Dingin Pada Minuman Susu dan Jus

    Umur simpan yang panjang pada produk susu khususnya banyak dipengaruhi oleh keberadaan bakteri di dalam produk. Proses thermal dapat meningkatkan keamanan mikrobiologis pada produk susu, namun proses tersebut juga dapat merusak unsur sensori, zat gizi, dan beberapa psysicochemical lainnya (Misra dkk, 2017). Penggunaan proses nonthermal dapat memenuhi aspek keamanan pangan suatu produk serta dapat meningkatkan kateristik sensori dan zat gizi serta dapat menjaga senyawa-senyawa bioaktif yang tidak stabil. Beberapa metose proses nonthermal yang dapat diaplikasikan diantaranya adalah proses tekanan tinggi (high hydrostatic pressure), ultrasound, supercritical carbon dioxide technology, irradiasi, dan plasma dingin.  ...

  • Ags 15, 2018

    Tantangan Produk Minuman Dalam Menggunakan Protein

    Tantangan terhadap produk minuman susu dengan penggunaan protein adalah stabilitas protein. Salah satu cara untuk menjaga stabilisasi pada protein di produk susu adalah dengan menggunakan salah satu hidrokoloid yakni microcrystalline cellulose (MCC). MCC adalah selulosa yang dimurnikan dan sebagian dipolimerasi yang dibuat dengan perlakuan terhadap alpha-cellulose yang diperoleh dari serbuk kayu dan asam mineral. Terdapat dua jenis MCC yang digunakan sebagai ingridien pangan yakni MCC bubur: MCC murni dan MCC koloidal atau MCC yang diproses dengan larutan hidrokoloid seperti gum selulosa.  ...

  • Ags 14, 2018

    Perpaduan Protein Pada Produk Minuman Ringan

    Penggunaan perpaduan antara protein hewani dan protein nabati untuk digunakan dalam suatu produk pangan juga dapat memberikan cita rasa serta manfaat kesehatan yang berbeda. Perpaduan antara protein dari kedelai dan produk dairy akan meningkatkan nilai ekomonis, memperbaiki cita rasa, menyeimbangkan volatilitas tanpa memengaruhi kualitas protein. Sedangkan pada perpaduan kedelai dengan tanaman lain dapat meningkatkan kualitas protein, menambahkan manfaat kesehatan serta dapat menyeimbangkan fungsionalitas dari suatu produk.  ...

  • Ags 13, 2018

    Meningkatkan Cita Rasa Produk Minuman dengan Kombinasi Protein

    Protein menjadi salah satu zat gizi yang sering ditambahkan dalam beberapa produk pangan. Penambahan tersebut tidak lain untuk memenuhi permintaan konsumen terhadap produk pangan yang dapat memberikan manfaat kesehatan untuk tubuh. Dalam persepsi konsumen, protein memberikan manfat untuk beberapa hal seperti untuk pertumbuhan otot, meningkatkan energi, pertumbuhan anak, dan dapat mencegah sarcopenia. Dari persepsi tersebut, protein menjadi salah satu ingridien yang potensial untuk dikembangkan menjadi bahan tambahan pada produk pangan.  ...

  • Ags 12, 2018

    Peningkatan Probiotik Sebagai Pangan Fungsional

    Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) RI mendefinisikan pangan fungsional, termasuk di dalamnya probiotik, sebagai pangan yang secara alami maupun telah mengalami proses (produk olahan) yang mengandung satu atau lebih komponen fungsional yang berdasarkan kajian ilmiah memiliki sifat fisiologis tertentu, terbukti tidak membahayakan, serta bermanfaat bagi kersehatan. ...