Wacker Buka Technical Center Khusus Pangan di Asia

 

Wacker Chemicals resmi membuka Technical Center khusus pangan di Asia per 3 Nopember 2016 ini. Pembukaan technical center khusus pangan ini merupakan wujud rasa optimis Wacker terhadap divisi pangan atau biosolution di Asia. Menurut Managing Director of Wacker Chemicals (South Asia), Patrick De Wolf, dalam sebuah media briefing yang dilaksanakan di Singapura pada 3 Nop 2016, divisi pangan atau biosolution ini akan terus berkembang seiring dengan peningkatan permintaan ingridien pangan di kawasan Asia, terutama Asia Tenggara.

Technical center berupa laboratorium riset dan pengembangan produk ini didesain mirip pabrik pangan berskala kecil. Nantinya laboratorium ini bertugas mengembangkan ingridien, mengaplikasikan, dan memroduksi prototipe produk untuk ditawarkan kepada industri pangan. Laboratorium ini juga didukung dengan teknologi baru dan canggih, sehingga ingridien inovatif dapat tercipta. 

Selain melakukan pengembangan ingridien yang inovatif, Wacker technical center khusus pangan ini akan memfokuskan diri pada pengembangan terhadap ingridien untuk dietary supplement dan gumbase application seperti untuk dessert bebas lemak, produk bakeri bebas telur, santan tanpa kaseinat, vegan meat flavor dan highly bioavailable curcumin.

Keberadaan technical center ini diharapkan bisa mengakomodir permintaan konsumen di Asia, dan Wacker selalu menjadi solusi untuk memenuhi kebutuhan industri pangan yang sangat cepat berkembang. Fri-12

Artikel Lainnya

  • Apr 23, 2018

    Perubahan Tekstur Cokelat selama Proses Conching

    Seperti diketahui bahwa pada tahap awal proses conching terbentuk gumpalan berbentuk bola-bola kecil. Pada proses penghalusan, baik pada gula maupun susu akan terjadi perubahan bentuk amorf dari partikel gula dan partikel susu. ...

  • Apr 23, 2018

    Perbedaan Kandungan Komponen Gizi Susu Kambing dan Susu Sapi

    Susu kambing  mengandung protein kasein lebih rendah, sehingga tinggi proporsi protein serum yang menyebabkan lebih mudah dicerna daripada susu sapi. Susu kambing dan kolostrumnya kaya poliamin dibanding susu dari mamalia lain,  sehingga susu kambing merupakan sumber poliamin yang sangat bagus bagi bayi.  Poliamin penting untuk pertumbuhan optimal, fungsi  sel saluran cerna,  maturasi enzim-enzim saluran cerna dan mempunyai implikasi dalam mengurangi insiden alergi pangan pada bayi (Vaquil and Rathee, 2017).  ...

  • Apr 22, 2018

    Perlu Pencegahan Oksidasi Pada Produk Daging

    Produk daging termasuk daging merah dan daging olahan merupakan produk pangan yang memiliki banyak kandungan gizi yang menjadi sumber tinggi akan protein. Selain itu, daging memiliki banyak zat gizi yang baik bagi kesehatan karena adanya asam amino esensial yang lengkap dan seimbang, air, karbohidrat, dan komponen anorganik lainnya. Meskipun demikian, konsumsi daging merah pada khususnya dihubungkan dengan beberapa penyakit degeneratif seperti jantung koroner dan beberapa tipe penyakit kanker. Tidak hanya pada daging segar, produk daging olahan seperti sosis dan ham menghasilkan senyawa kimia beracun seperti karsinogen dan menyebabkan mutasi gen selama proses pengolahannya yang meliputi proses pengasapan, fermentasi, maupun pengolahan dengan panas.  ...

  • Apr 21, 2018

    Menjamin Kemasan Halal untuk Produk Pangan

    Wakil Ketua Asosiasi Industri Olefin, Aromatik dan Plastik Indonesia (INAPLAS), Edi Rivaíi mengatakan bahwa produk pangan halal tidak hanya berdasarkan ingridien dari pangan tersebut, namun status halal juga harus dipenuhi oleh kemasan yang digunakan. Beberapa hal yang perlu diperhatikan dalam lingkup kemasan halal meliputi sertigikasi halal dalam kemasan, metode yang halal dalam penanganan produk dan ketertelusuran halal dalam bahan kemasan. ...

  • Apr 21, 2018

    Nilai Fungsional Tempe Multigrain

    Terdapat berbagai komponen bioaktif yang terdapat pada beberapa multigrain tempe. Pada tempe yang terbuat dari Oat dan Barley, adanya variasi proses pengolahan akan memengaruhi kandungan mineral dan juga asam fitat (Sandberg dkk., 2006). ...