NATA JELLY SIAP MINUM DARI INACO


Salah satu alternatif jajanan yang disukai oleh masyarakat adalah nata jelly. Selain karena rasanya yang manis dan menyegarkan, nata jelly juga memiliki beragam manfaat bagi kesehatan. Product Group Manager PT Niramas Utama, Ricko Dwi Syahputra mengembangkan inovasi minuman nata jelly baru dengan empat varian rasa, yaitu leci, mangga, air kelapa, stoberi. ìKe depannya orang ingin hidup sehat, karena ini merupakan inovasi yang bagus karena tinggi akan fiber sehingga bagus untuk diet, melancarkan pencernaan, membantu konstipasi,î katanya. 
    
ìInovasi produk ini dapat menjawab tantangan minuman on-the-go, ready-to-drink, kapan pun dan di mana pun konsumen dapat menikmati kesegarannya,î ungkap Ricko. Produknya juga telah tersedia di berbagai ritel sehingga mudah diperoleh konsumen. Dia juga menjelaskan bahwa produknya merupakan produk lokal yang diproduksi dengan menggunakan ingridien lokal, misalnya aloe vera yang memberdayakan petani di daerah Sumatera. Ingridien kelapa yang digunakan juga sebagian besar berasal dari daerah Jawa dan Sumatera. Dia juga mengungkapkan bahwa rasa air kelapa kini semakin disukai. ìAnak-anak menyukai produk kami yang berwarna-warni, namun produk tidak boleh hanya berwarna, rasanya enak, dan menyegarkan, tetapi juga harus sehat,î tambahnya.

Beberapa industri pangan yang turut berpartisipasi dalam SIAL Interfood 2016 lainnya dapat dilihat pada FOODREVIEW INDONESIA Vol XII, No 12, 2016 edisi "Trendy Bakery" di www.foodreview.co.id atau pustakapangan.com

Artikel Lainnya

  • Feb 22, 2018

    Proses Pembuatan Cokelat Crumb

    Pada produksi cokelat crumb, proses pertama yang dilakukan adalah pembuatan susu kental manis dari susu sapi murni. Pembuatan susu kental manis ini sudah banyak dilakukan di Indonesia di mana banyak dijual susu kental manis dari industri-industri susu. Setelah melalui proses standardisasi, susu cair kemudian dipasteurisasi pada suhu 72-760C. Melalui evaporator bertingkat, susu dipekatkan sampai kadar padatannya mencapai 45%. Hasilnya berupa larutan kental, lalu dimasukkan gula pasir sesuai  dengan formulasi yang dikehendaki. Campuran dimasukkan dalam panci vakum untuk melarutkan gula dan menguapkan air. Penguapan dilakukan pada suhu 750C di bawah vakum  sampai tercapai kadar padatan 90%. Pada tahap proses ini, terlihat tanda-tanda kristalisasi pada gula. ...

  • Feb 22, 2018

    Sertifikasi Halal untuk Perusahaan asal Taiwan

    Setelah bertahun-tahun melakukan kegiatan bisnis di 10 negara ASEAN, TCI sudah sangat familiar akan pengembangan produk pangan dan masker wajah yang halal. Berkat pengalamannya memasarkan produk di pasar Muslim di Asia Tenggara, mereka telah membuahkan banyak hasil dan solusi bagi klien retail maupun brand. Konsumen dapat menemukan produk ODM buatan TCI yang sudah halal di beberapa apotik modern ataupun channel lainnya.  ...

  • Feb 21, 2018

    Desain Proses untuk Pengembangan Produk Minuman Fungsional

    Inovasi pangan dengan klaim kesehatan masih mempunyai peluang besar di Indonesia. Data Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) RI menunjukkan bahwa terdapat beberapa kategori pangan yang sering diajukan oleh industri sebagai pangan olahan berklaim, misalnya kategori pangan olahan berbasis susu. Selain itu, jenis produk pangan untuk kebutuhan gizi khusus (PKMK) juga berkembang dengan berbagai analisis ilmiah. ...

  • Feb 21, 2018

    Perkembangan Baru Metode Perolehan Flavor

    Ada dua metode yang saat ini sedang mendapatkan perhatian dalam aplikasinya untuk senyawa flavor yaitu Subcritical Water Extraction (SWE) dan Microwave Assisted Extraction (MAE).  ...

  • Feb 20, 2018

    Penambahan Garam Tingkatkan Pelepasan Flavor Produk

    Ingridien dalam fase air lainnya yang berpengaruh pada pelepasan flavor adalah garam. Ingridien ini secara umum dikathui dapat meningkatkan persepsi flavor melalui peristiwa salting-out, yaitu penambahan garam akan menurunkan kelarutan senyawa utama terhadap air dalam larutan. Pada komponen flavor yang hidrofilik, salting-out dapat menurunkan  jumlah molekul air yang tersedia untuk melarutkan komponen flavor tersebut. Sementara itu, pada komponen flavor yang lipofilik, adanya salting-out dapat menurunkan konsentrasi komponen flavor dalam fase air dan membuatnya lebih banyak berada dalam fase minyak dan kemudian berubah menjadi fase gas. Hal ini menyebabkan konsentrasi garam yang tinggi akan memberikan efek pada meningkatan pelepasan flavor.  ...