Komoditas Lokal: Peluang Meningkatkan Ketahanan Pangan



Pemerintah saat ini sedang menggalakkan program ketahanan pangan. Terlebih lagi dengan semakin meningkatnya jumlah penduduk, maka kebutuhan pemenuhan terhadap pangan juga semakin meningkat. Pengurus PATPI, Prof. Dr. Ir. Rindit Pambayun, M.Sc dalam seminar ketahanan pangan yang digelar oleh Fakultas Teknologi Industri Pertanian, Universitas Padjadjaran bekerja sama dengan Perhimpunan Ahli Teknologi Pangan Indonesia (PATPI) pada November 2016 lalu menyampaikan bahwa Indonesia sebagai negara khatulistiwa seharusnya bisa menjadi sentra pangan dunia. 

ìRibuan komoditas lokal sangat berpotensi untuk menjadi pangan komersial level dunia dengan memperhatikan aspek inovasi dan higienitas dalam pengolahannya dan ini merupakan tugas kita sebagai ahli pangan,î ujar Rindit. Ia juga menyontohkan comro yang terkenal sebagai panganan khas Jawa Barat. ìMengapa kita tidak melakukan inovasi dengan mengolahnya sebagai burger comro dengan pengolahan dan pengemasan yang dapat meningkatkan kebanggaan kita ketika mengonsumsinya? Ini sangat potensial sekali untuk dikembangkan,î tambahnya. Inovasi lainnya seperti komersialisasi getah pepaya muda sebagai enzim proteinase dan teknologi pengolahan beras seperti parboiled rice memiliki potensi untuk dikembangkan. ìBisnis ini sangat berpotensi dikembangkan di Indonesia untuk menunjang ketahanan pangan dalam hal kualitatif dan kuantitatif,î ungkapnya. 


Informasi lebih lanjut dapat dilihat pada FOODREVIEW INDONESIA Vol 1, No 1, 2017 edisi "Innovation Challanges 2017" di www.foodreview.co.id atau pustakapangan.com

Artikel Lainnya

  • Ags 16, 2018

    Teknologi Plasma Dingin Pada Minuman Susu dan Jus

    Umur simpan yang panjang pada produk susu khususnya banyak dipengaruhi oleh keberadaan bakteri di dalam produk. Proses thermal dapat meningkatkan keamanan mikrobiologis pada produk susu, namun proses tersebut juga dapat merusak unsur sensori, zat gizi, dan beberapa psysicochemical lainnya (Misra dkk, 2017). Penggunaan proses nonthermal dapat memenuhi aspek keamanan pangan suatu produk serta dapat meningkatkan kateristik sensori dan zat gizi serta dapat menjaga senyawa-senyawa bioaktif yang tidak stabil. Beberapa metose proses nonthermal yang dapat diaplikasikan diantaranya adalah proses tekanan tinggi (high hydrostatic pressure), ultrasound, supercritical carbon dioxide technology, irradiasi, dan plasma dingin.  ...

  • Ags 15, 2018

    Tantangan Produk Minuman Dalam Menggunakan Protein

    Tantangan terhadap produk minuman susu dengan penggunaan protein adalah stabilitas protein. Salah satu cara untuk menjaga stabilisasi pada protein di produk susu adalah dengan menggunakan salah satu hidrokoloid yakni microcrystalline cellulose (MCC). MCC adalah selulosa yang dimurnikan dan sebagian dipolimerasi yang dibuat dengan perlakuan terhadap alpha-cellulose yang diperoleh dari serbuk kayu dan asam mineral. Terdapat dua jenis MCC yang digunakan sebagai ingridien pangan yakni MCC bubur: MCC murni dan MCC koloidal atau MCC yang diproses dengan larutan hidrokoloid seperti gum selulosa.  ...

  • Ags 14, 2018

    Perpaduan Protein Pada Produk Minuman Ringan

    Penggunaan perpaduan antara protein hewani dan protein nabati untuk digunakan dalam suatu produk pangan juga dapat memberikan cita rasa serta manfaat kesehatan yang berbeda. Perpaduan antara protein dari kedelai dan produk dairy akan meningkatkan nilai ekomonis, memperbaiki cita rasa, menyeimbangkan volatilitas tanpa memengaruhi kualitas protein. Sedangkan pada perpaduan kedelai dengan tanaman lain dapat meningkatkan kualitas protein, menambahkan manfaat kesehatan serta dapat menyeimbangkan fungsionalitas dari suatu produk.  ...

  • Ags 13, 2018

    Meningkatkan Cita Rasa Produk Minuman dengan Kombinasi Protein

    Protein menjadi salah satu zat gizi yang sering ditambahkan dalam beberapa produk pangan. Penambahan tersebut tidak lain untuk memenuhi permintaan konsumen terhadap produk pangan yang dapat memberikan manfaat kesehatan untuk tubuh. Dalam persepsi konsumen, protein memberikan manfat untuk beberapa hal seperti untuk pertumbuhan otot, meningkatkan energi, pertumbuhan anak, dan dapat mencegah sarcopenia. Dari persepsi tersebut, protein menjadi salah satu ingridien yang potensial untuk dikembangkan menjadi bahan tambahan pada produk pangan.  ...

  • Ags 12, 2018

    Peningkatan Probiotik Sebagai Pangan Fungsional

    Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) RI mendefinisikan pangan fungsional, termasuk di dalamnya probiotik, sebagai pangan yang secara alami maupun telah mengalami proses (produk olahan) yang mengandung satu atau lebih komponen fungsional yang berdasarkan kajian ilmiah memiliki sifat fisiologis tertentu, terbukti tidak membahayakan, serta bermanfaat bagi kersehatan. ...