Rupa Industri Cokelat 2017


Cokelat merupakan salah satu bahan penyegar yang populer di Indonesia. Penggunaan cokelat erat kaitannya dengan kegunaannya sebagai perisa yang disukai pada berbagai produk pangan. Salah satu produk yang sangat dikaitkan dengan cokelat adalah bakeri.

Cokelat berasal dari biji tanaman Theobroma cacao yang harus melalui serangkaian proses terlebih dahulu sebelum dapat dinikmati.Proses tersebut meliputi fermentasi, pemanggangan dan penghalusan, kemudian penambahan perisa. Terdapat beragam bentuk cokelat, seperti cair, pasta, padat, maupun dalam bentuk perisa. Biji cokelat memiliki rasa yang pahit dan perlu difermentasi terlebih dahulu untuk membentuk cita rasa. Setelah difermentasi, biji dikeringkan, dibersihkan, kemudian dipanggang. Selanjutnya kulit cokelat akan dihilangkan dan cokelat dapat diproses lebih lanjut menjadi massa kakao yang dapat diproses lagi menjadi padatan kakao dan mentega kakao.

Popularitas cokelat di dunia menjadikannya banyak digunakan dalam beragam aplikasi produk pangan, seperti kue, puding, brownies, kukis, wafer, dan sebagainya. Cokelat juga dikonsumsi secara langsung dalam bentuk batang, yang biasanya diberi penambahan kacang-kacangan, biskuit, maupun buah kering.

Informasi selanjutnya dapat dibaca di FOODREVIEW INDONESIA Vol XII/ No.2 2017 Edisi "Quality Bakery" di www.foodreview.co.id atau pustakapangan.com

Artikel Lainnya

  • Apr 23, 2018

    Perubahan Tekstur Cokelat selama Proses Conching

    Seperti diketahui bahwa pada tahap awal proses conching terbentuk gumpalan berbentuk bola-bola kecil. Pada proses penghalusan, baik pada gula maupun susu akan terjadi perubahan bentuk amorf dari partikel gula dan partikel susu. ...

  • Apr 23, 2018

    Perbedaan Kandungan Komponen Gizi Susu Kambing dan Susu Sapi

    Susu kambing  mengandung protein kasein lebih rendah, sehingga tinggi proporsi protein serum yang menyebabkan lebih mudah dicerna daripada susu sapi. Susu kambing dan kolostrumnya kaya poliamin dibanding susu dari mamalia lain,  sehingga susu kambing merupakan sumber poliamin yang sangat bagus bagi bayi.  Poliamin penting untuk pertumbuhan optimal, fungsi  sel saluran cerna,  maturasi enzim-enzim saluran cerna dan mempunyai implikasi dalam mengurangi insiden alergi pangan pada bayi (Vaquil and Rathee, 2017).  ...

  • Apr 22, 2018

    Perlu Pencegahan Oksidasi Pada Produk Daging

    Produk daging termasuk daging merah dan daging olahan merupakan produk pangan yang memiliki banyak kandungan gizi yang menjadi sumber tinggi akan protein. Selain itu, daging memiliki banyak zat gizi yang baik bagi kesehatan karena adanya asam amino esensial yang lengkap dan seimbang, air, karbohidrat, dan komponen anorganik lainnya. Meskipun demikian, konsumsi daging merah pada khususnya dihubungkan dengan beberapa penyakit degeneratif seperti jantung koroner dan beberapa tipe penyakit kanker. Tidak hanya pada daging segar, produk daging olahan seperti sosis dan ham menghasilkan senyawa kimia beracun seperti karsinogen dan menyebabkan mutasi gen selama proses pengolahannya yang meliputi proses pengasapan, fermentasi, maupun pengolahan dengan panas.  ...

  • Apr 21, 2018

    Menjamin Kemasan Halal untuk Produk Pangan

    Wakil Ketua Asosiasi Industri Olefin, Aromatik dan Plastik Indonesia (INAPLAS), Edi Rivaíi mengatakan bahwa produk pangan halal tidak hanya berdasarkan ingridien dari pangan tersebut, namun status halal juga harus dipenuhi oleh kemasan yang digunakan. Beberapa hal yang perlu diperhatikan dalam lingkup kemasan halal meliputi sertigikasi halal dalam kemasan, metode yang halal dalam penanganan produk dan ketertelusuran halal dalam bahan kemasan. ...

  • Apr 21, 2018

    Nilai Fungsional Tempe Multigrain

    Terdapat berbagai komponen bioaktif yang terdapat pada beberapa multigrain tempe. Pada tempe yang terbuat dari Oat dan Barley, adanya variasi proses pengolahan akan memengaruhi kandungan mineral dan juga asam fitat (Sandberg dkk., 2006). ...