Desain Analisis Proksimat untuk Produk Pangan yang Berkualitas​



Preferensi konsumen terhadap produk pangan telah beralih dari makan hanya mempertimbangkan rasa dan penampakan, namun juga memperhatikan aspek kesehatan dari makanan produk yang dikonsumsi. "Kualitas suatu produk pangan dapat ditentukan dengan komponen-komponen yang terkandung di dalamnya. Sehingga diperlukan pengukuran komponen tersebut dengan analisis proksimat," jelas Guru Besar Program Studi Ilmu dan Teknologi Pangan Universitas Ciputra, Prof. Ir. Hari Purnomo, M.App.Sc., Ph.D dalam seminar Highest Efficiency in Your Laboratory di Surabaya pada 3 Mei 2017. Acara ini diselenggarakan oleh PT Gerhardt Global Indonesia, PT Abadi Nusa Usaha Prima, dan PT Dharma Karya Makmur Sentosa.

Analisis proksimat adalah ilmu yang terkait dengan karakteristik dan sifat-sifat makanan dan minuman termasuk komposisi, struktur, sensoris, dan sifat fisiko kimia. Komponen yang diukur dalam analisis ini meliputi protein, air, lemak, serat, karbohirat, abu, dan vitamin. General Manager PT Gerhardt Global Indonesia, Kharisma H. Hamzah menuturkan bahwa efisiensi waktu merupakan hal yang penting dalam pengukuran atau analisis di laboratorium. Hal tersebut karena waktu analisis berhubungan erat dengan efisiensi tenaga dan biaya. Fri-29

Artikel Lainnya

  • Jul 16, 2018

    Meningkatkan Daya Saing Industri Pangan Melalui Hotelex dan Finefood Indonesia

    Peningkatan industri pangan di Indonesia sudah selayaknya mendapatkan kemudahan dalam mengakses kebutuhan yang diperlukan. Kebutuhan seperti alat-alat serta bahan baku menjadi kebutuhan yang sangat krusial dan harus segera dipenuhi. Industri pangan yang juga termasuk sektor hospitality sudah sepatutnya dapat memenuhi kebutuhannya hingga tingkat inovasi.  ...

  • Jul 13, 2018

    Implementasi Desain Hijau dalam Mesin Pengolah Pangan

    Liu (2017) menyatakan pelaksanaan konsep desain hijau dalam pembuatan mesin untuk industri pangan harus memperhatikan beberapa langkah agar dapat dihasilkan mesin yang ramah lingkungan serta berkelanjutan, yaitu: (i) seleksi bahan yang digunakan untuk membuat mesin pengolahan, (ii) penggunaan sumber daya sebaiknya dikurangi dan (iii) daur ulang dan re-manufacturing dapat digunakan sebagai bahan pertimbangan. ...

  • Jul 12, 2018

    Efek Biofilm pada Sanitasi dan Pengolahan Pangan

    Adanya biofilm pada lingkungan produksi pangan mengindikasikan program sanitasi kurang mencukupi dan dapat menjadi salah satu penyebab berkurangnya umur simpan akibat kontaminasi patogen pada produk akhir. Terdapat beberapa tanda yang dapat diamati jika biofilm mulai terbentuk, di antaranya jika terdapat penurunan umur simpan produk, peningkatan jumlah bakteri pada produk akhir, munculnya pelangi pada stainless steel, dan peningkatan konsentrasi biosida yang dibutuhkan. ...

  • Jul 12, 2018

    Memahami Terjadinya Age Gelation pada Produk Susu UHT

    Age gelation merupakan suatu fenomena meningkatnya viskositas susu secara tajam, yang akhirnya akan membentuk struktur gel pada susu UHT selama proses penyimpanan...

  • Jul 11, 2018

    Bioteknologi putih untuk industri yang berkelanjutan

    Bioteknologi putih  merupakan salah satu cabang ilmu bioteknologi yang diaplikasikan pada suatu industri. Bioteknologi industri dikhususkan menggunakan sel hidup seperti yeast, kapang, bakteri dan tumbuhan, serta enzim yang berfungsi untuk mensintesis produk yang mudah terdegradasi. Dengan menggunakan teknologi ini diharapkan dapat mengurangi penggunaan energi dan menciptakan produksi yang berkelanjutan.  ...