Plant Stanol dalam Menurunkan Kolesterol Darah


Dalam beberapa penelitian terakhir, plant stanol diketahui kemampuannya dalam menurunkan kolesterol dalam darah. Komponen ini terdapat dalam konsumsi kita sehari-hari. Beberapa sumbernya antara lain sayur, buah, minyak sayur, sereal, dan kacang-kacangan. Namun, jumlahnya dalam konsumsi kita sehari-hari masih sangat rendah untuk dapat menurunkan kolesterol jika hanya berasal dari makanan saja. Oleh karena itu, muncul istilah plant stanol sebagai ingredien fungsional dan suplemen.

Secara komersial, p lant stanol tersedia dalam bentuk plant stanol ester yang pertama kali ditemukan di Finlandia pada 1995. Komponen yang bersifat larut dalam lemak tersebut proses pembuatannya berasal dari plant stanol dan asam lemak dari minyak sayur melalui esterifi kasi. Penelitian sebelumnya menyatakan bahwa komponen tersebut memiliki fungsi seluler yang sama seperti kolesterol pada manusia dan hewan.

Selengkapnya di FOODREVIEW INDONESIA Edisi Juni 2017 Managing Shelf Life of Dairy Products www.foodreview.co.id atau pustakapangan.com

Artikel Lainnya

  • Ags 16, 2017

    Pemilihan Pemanis Untuk Minuman Teh

    Gula memiliki peranan penting dalam formulasi minuman teh.  Bagi beberapa kalangan, teh dengan rasa manis lebih disukai dibanding teh tawar.  Tidak aneh jika di pasaran lebih banyak tersedia teh dengan rasa manis, walaupun flavornya berbeda-beda.   Berdasarkan riset yang dilakukan oleh INAVIGA Indonesia (2017), sukrosa tetap menjadi sumber rasa manis yang utama dalam formulasi produk teh, kemudian diikuti oleh pemanis lainnya seperti fruktosa, glikosida steviol, dan sukralosa.   ...

  • Ags 15, 2017

    Pengembangan Ingridien Serat pada Produk Krimer

    Serat pangan telah lama diketahui sebagai komponen pangan yang mempunyai nilai fungsional bagi tubuh. Selain manfaatnya terhadap proses pencernaan, penelitian lebih jauh juga menyebutkan bahwa serat serat kaitannya dengan perbaikan kesehatan tubuh seperti menurunkan kolesterol. "Di usus besar, serat pangan membantu penyerapan sehingga mengurangi risiko kanker. Selain itu, serat juga mampu menjaga kadar kolesterol dalam darah sehingga mengurangi risiko penyakit kardiovaskuler," tutur spesialis penyakit dalam, dr. Hardianto Setiawan Ong, SpPD-KGEH FINASIM dalam acara peluncuran produk Fiber Creme di Jakarta pada 8 Agustus 2017. ...

  • Ags 15, 2017

    Pengembangan Minuman Berbasis Biji-bijian

    Beberapa tahun terakhir, minuman berbasis biji-bijian dan kacang-kacangan semakin populer dengan meningkatnya kesadaran akan kesehatan dan alasan tidak mengkonsumsi produk susu sapi. Susu kedelai dan susu almond menjadi pilihan karena nilai gizinya yang baik. Salah satu alasan kepopuleran susu almond adalah kandungan gizinya, yaitu susunan protein dan lemaknya yang seimbang, serat, vitamin dan mineral, tentunya tidak mengandung laktosa. ...

  • Ags 14, 2017

    Bioavailabilitas Produk Minuman Ringan

    Bioavailabilitas suatu komponen dalam produk pangan berkaitan dengan sejauh mana komponen tersebut dapat lepas dari matrik bahan pangan, kelarutan dalam saluran pencernaan, stabil terhadap kondisi pencernaan, dapat diserap dalam usus halus, dan mampu disekresi dalam peredaran darah untuk didistribusikan ke jaringan tubuh.  ...

  • Ags 11, 2017

    Tantangan Inovasi Ingredien Pangan

    Bahan tambahan pangan adalah senyawa yang sengaja ditambahkan ke dalam makanan dengan jumlah dan ukuran tertentu. Bahan ini memiliki peranan yang penting, seperti untuk memperbaiki warna, bentuk, cita rasa, dan tekstur. "Food ingredient memiliki peranan yang sangat penting terhadap industri makanan dan minuman," ujar Direktur Jenderal Industri Agro Kementerian Perindustrian, Ir. Panggah Susanto, M.M. dalam acara pembukaan Jakarta International Food Expo (JIFEX) Creative Innovation on Food Ingredient pada 10 Agustus 2017 di Jakarta. ...