Alternatif Rasa Manis Pengganti Gula

 

Gula merupakan ingridien yang sangat penting dalam suatu pangan. Namun saat ini penggunaan gula dihubungkan dengan beberapa masalah kesehatan seperti diabetes, obesitas, dan kerusakan gigi. Konsumen memiliki anggapan bahwa mengonsumsi gula akan memberikan dampak buruk bagi kesehatannya. Penelitian terbaru yang dilakukan Ipsos menunjukkan bahwa konsumen Indonesia memiliki kewaspadaan terhadap gula, sekitar 69% nya mencoba untuk menghindari konsumsi gula.

Sekarang ini konsumen memiliki lebih banyak pilihan untuk memilih pangan yang menyehatkan dan bergizi. Banyak perusahaan telah menambahkan ingridien yang lebih menyehatkan dalam produknya untuk menggantikan gula, baik sebagian atau seluruhnya. Berdasarkan release yang diterima FOODREVIEW INDONESIA dari BENEO menyebutkan bahwa oligofruktosa dan inulin dari serat akar chicory, karbohidrat fungsional dari gula bit seperti isomalt terbukti berhasil menggantikan gula berindeks glikemik tinggi pada produk dessert berbasis susu dan bakeri.

Bahan-bahan tersebut dapat mempertahankan rasa manis serta tekstur produk. BENEO Technology Centre mengemukakan bahwa dengan menambahkan isomalt dan inulin, kandungan gula dari cokelat dapat dikurangi 2/3 tanpa mengubah rasanya. Tidak ada perbedaan dalam proses pembuatannya mulai dari refining, conching, dan tempering untuk membuat produk cokelat ini. Fri-33

Artikel Lainnya

  • Okt 20, 2017

    Pengembangan Ingridien Berbasis Susu

    Pasar ingridien turunan susu mengalami terus mengalami peningkatan. Data United State Dairy Export Council (USDEC) menjelaskan bahwa Amerika Serikat mengekspor 52-54% total produk bubuk skim(SMP, skim milk powder) dalam tiga tahun terakhir. Pada 2016, produksi SMP Amerika Serikat sebanyak 1.047.013 MT dan 19% di antaranya didistribusikan ke Asia Tenggara. ...

  • Okt 19, 2017

    Prinsip Ke-9 Desain Saniter untuk Mesin dan Peralatan di Industri Pangan

    Prinsip ke-9 menyatakan bahwa desain, perencanaan dan pemilihan mesin dan peralatan di industri pangan bukan merupakan kegiatan yang berdiri sendiri.  Melainkan, secara sanitasi sejak awal harus mempertimbangkan aspek kompatibilitas dengan mesin/peralatan dan sistem yang lainnya; misalnya dengan sistem kelistrikan, hidrolik, uap, udara, dan air.  ...

  • Okt 19, 2017

    Penerapan Pembangkit Listrik Tenaga Surga di Industri Pangan

    Penggunaan energi baru dan terbaharukan merupakan cara konservasi energi yang bisa dilakukan selain dengan penghematan energi. Penggunaan energi alternatif tersebut sekarang mulai banyak dilakukan oleh industri, termasuk industri pangan. Diketahui bahwa proses produksi dan pabrikasi suatu industri sangat bergantung pada ketersediaan energi. Penghematan energi didukung dengan target yang dicanangkan  pemerintah melalui program satu juga pembangkit listrik tenaga surya atap. ...

  • Okt 18, 2017

    Pameran Industri Pangan Internasional akan Diselenggarakan di Jerman

    Saat ini industri pangan merupakan salah satu industri yang memiliki perkembangan pesat di dunia. Hal ini didukung dengan berbagai sarana dan prasarana yang mumpuni mulai dari bahan baku hingga pengemasan dan distribusi. Salah satu upaya penyebaran informasi efektif tentang penemuan dan inovasi pangan adalah melalui pameran yang digunakan sebagai platform bagi produsen dan konsumen, seperti diselenggarakan dalam skala internasional oleh Koelnmesse GmbH bernama Anuga Food Tec pada 21 -23 Maret 2018 di Cologne, Jerman. ...

  • Okt 17, 2017

    Pangan Steril Komersial dan Regulasinya

    ...