Alternatif Rasa Manis Pengganti Gula

 

Gula merupakan ingridien yang sangat penting dalam suatu pangan. Namun saat ini penggunaan gula dihubungkan dengan beberapa masalah kesehatan seperti diabetes, obesitas, dan kerusakan gigi. Konsumen memiliki anggapan bahwa mengonsumsi gula akan memberikan dampak buruk bagi kesehatannya. Penelitian terbaru yang dilakukan Ipsos menunjukkan bahwa konsumen Indonesia memiliki kewaspadaan terhadap gula, sekitar 69% nya mencoba untuk menghindari konsumsi gula.

Sekarang ini konsumen memiliki lebih banyak pilihan untuk memilih pangan yang menyehatkan dan bergizi. Banyak perusahaan telah menambahkan ingridien yang lebih menyehatkan dalam produknya untuk menggantikan gula, baik sebagian atau seluruhnya. Berdasarkan release yang diterima FOODREVIEW INDONESIA dari BENEO menyebutkan bahwa oligofruktosa dan inulin dari serat akar chicory, karbohidrat fungsional dari gula bit seperti isomalt terbukti berhasil menggantikan gula berindeks glikemik tinggi pada produk dessert berbasis susu dan bakeri.

Bahan-bahan tersebut dapat mempertahankan rasa manis serta tekstur produk. BENEO Technology Centre mengemukakan bahwa dengan menambahkan isomalt dan inulin, kandungan gula dari cokelat dapat dikurangi 2/3 tanpa mengubah rasanya. Tidak ada perbedaan dalam proses pembuatannya mulai dari refining, conching, dan tempering untuk membuat produk cokelat ini. Fri-33

Artikel Lainnya