Divider pada Industri Bakeri


Dividing merupakan proses memotong atau membagi adonan sesuai dengan berat yang diinginkan dalam industri bakeri. Proses ini menjadi penting untuk menjaga kualitas, terutama keseragaman bentuk dan berat adonan sebelum masuk ke tahap selanjutnya. Saat ini untuk memberikan hasil yang seragam dan waktu efisien telah berkembang beberapa divider yang telah diaplikasikan di industri bakeri.

Dalam proses ini, adonan dibagi secara volumetrik, baik dengan piston dividing, yaitu memotong adonan menjadi ukuran yang telah ditentukan menggunakan ruang cetakan yang telah ditentukan kemudian memotong
ketebihannya, ataupun dengan menggunakan extrusion dividing
yaitu dengan mendorong adonan melewati lubang pada kecepatan tertentu kemudian memotong pada ujungnya pada interval tertentu. Menurut Cauvain (2007) keakuratan extrusion dividing dalam proses ini tergantung homogenitas dan distribusi gelembung gas dalam adonan.

Selengkapnya di FOODREVIEW INDONESIA edisi Juli 2017 di www.foodreview.co.id atau pustakapangan.com

Artikel Lainnya

  • Ags 16, 2017

    Pemilihan Pemanis Untuk Minuman Teh

    Gula memiliki peranan penting dalam formulasi minuman teh.  Bagi beberapa kalangan, teh dengan rasa manis lebih disukai dibanding teh tawar.  Tidak aneh jika di pasaran lebih banyak tersedia teh dengan rasa manis, walaupun flavornya berbeda-beda.   Berdasarkan riset yang dilakukan oleh INAVIGA Indonesia (2017), sukrosa tetap menjadi sumber rasa manis yang utama dalam formulasi produk teh, kemudian diikuti oleh pemanis lainnya seperti fruktosa, glikosida steviol, dan sukralosa.   ...

  • Ags 15, 2017

    Pengembangan Ingridien Serat pada Produk Krimer

    Serat pangan telah lama diketahui sebagai komponen pangan yang mempunyai nilai fungsional bagi tubuh. Selain manfaatnya terhadap proses pencernaan, penelitian lebih jauh juga menyebutkan bahwa serat serat kaitannya dengan perbaikan kesehatan tubuh seperti menurunkan kolesterol. "Di usus besar, serat pangan membantu penyerapan sehingga mengurangi risiko kanker. Selain itu, serat juga mampu menjaga kadar kolesterol dalam darah sehingga mengurangi risiko penyakit kardiovaskuler," tutur spesialis penyakit dalam, dr. Hardianto Setiawan Ong, SpPD-KGEH FINASIM dalam acara peluncuran produk Fiber Creme di Jakarta pada 8 Agustus 2017. ...

  • Ags 15, 2017

    Pengembangan Minuman Berbasis Biji-bijian

    Beberapa tahun terakhir, minuman berbasis biji-bijian dan kacang-kacangan semakin populer dengan meningkatnya kesadaran akan kesehatan dan alasan tidak mengkonsumsi produk susu sapi. Susu kedelai dan susu almond menjadi pilihan karena nilai gizinya yang baik. Salah satu alasan kepopuleran susu almond adalah kandungan gizinya, yaitu susunan protein dan lemaknya yang seimbang, serat, vitamin dan mineral, tentunya tidak mengandung laktosa. ...

  • Ags 14, 2017

    Bioavailabilitas Produk Minuman Ringan

    Bioavailabilitas suatu komponen dalam produk pangan berkaitan dengan sejauh mana komponen tersebut dapat lepas dari matrik bahan pangan, kelarutan dalam saluran pencernaan, stabil terhadap kondisi pencernaan, dapat diserap dalam usus halus, dan mampu disekresi dalam peredaran darah untuk didistribusikan ke jaringan tubuh.  ...

  • Ags 11, 2017

    Tantangan Inovasi Ingredien Pangan

    Bahan tambahan pangan adalah senyawa yang sengaja ditambahkan ke dalam makanan dengan jumlah dan ukuran tertentu. Bahan ini memiliki peranan yang penting, seperti untuk memperbaiki warna, bentuk, cita rasa, dan tekstur. "Food ingredient memiliki peranan yang sangat penting terhadap industri makanan dan minuman," ujar Direktur Jenderal Industri Agro Kementerian Perindustrian, Ir. Panggah Susanto, M.M. dalam acara pembukaan Jakarta International Food Expo (JIFEX) Creative Innovation on Food Ingredient pada 10 Agustus 2017 di Jakarta. ...