Pemanfaatan Buah Merah Asal Papua sebagai Produk Pangan


 

Oleh Jaqualine
Mahasiswa Program Studi Teknologi Pangan
Universitas Surya, Tangerang

Buah merah (Pandanus conoideus L.) merupakan jenis pandan-pandanan dari Papua. Terdapat berbagai jenis buah merah yang dibedakan berdasarkan ukuran, warna, dan bentuk buahnya, yaitu jenis merah pendek, merah coklat, merah panjang, kuning panjang, dan kuning pendek. Umumnya, jenis buah merah yang digunakan adalah merah panjang (long red), baik diolah menjadi produk pangan maupun obat-obatan.

Buah merah memiliki pigmen betakaroten dengan kadar berkisar antara 123-4583 ppm yang berfungsi sebagai pemberi warna dan antioksidan alami, serta sumber provitamin A. Buah ini juga mengandung omega-3, omega-6, dan omega-9, serta vitamin E khususnya α-tokoferol yang tinggi.

Betakaroten pada buah merah merupakan senyawa yang memiliki aktivitas antioksidan tinggi dan mampu memperlambat maupun mencegah proses oksidasi, serta menstabilkan senyawa radikal bebas yang merupakan salah satu faktor pemicu penyakit diabetes, hiperkolesterolemia, dan kanker. Antioksidan dalam industri pangan juga umumnya digunakan untuk mencegah reaksi oksidasi. Reaksi oksidasi oleh oksigen ini membuat bahan pangan mengalami perubahan warna dan rasa, sehingga penambahan ekstrak buah merah dalam bahan pangan juga berpotensi dalam mempertahankan kualitas bahan pangan dan dapat menambah umur simpan produk.

Pemanfaatan buah merah umumnya hanya terbatas pada ekstrak minyak buah merah. Masyarakat Papua, khususnya yang tinggal di sekitar pegunungan Arfak dan Wamena hanya memanfaatkan ekstrak minyak buah merah sebagai sumber minyak, saus untuk sagu dan ubi jalar, maupun dimakan secara langsung. Pengembangan produk dengan bahan dasar buah merah memiliki potensi yang besar, khususnya sebagai pangan fungsional. Berikut adalah beberapa contohnya:

Dodol. Salah satu pemanfaatan buah merah adalah dengan mengolahnya menjadi makanan tradisional Indonesia, seperti dodol. Pasta buah merah dari hasil samping ekstraksi minyak buah tersebut dapat digunakan sebagai subtitusi tepung ketan yang merupakan bahan dasar pembuatan dodol. Buah merah yang terkandung dalam dodol dapat memenuhi kebutuhan masyarakat akan betakaroten.

Selai. Pemanfaatan buah merah dalam pembuatan selai, yaitu dengan menggunakan limbah pasta buah tersebut dengan penambahan bahan-bahan, seperti gelatin dan pektin, gula, asam sitrat, flavor pandan dan air, sehingga dihasilkan produk dengan kestabilan yang baik.

Es Krim. Penggunaan buah merah dalam pembuatan es krim merupakan salah satu bentuk produk yang cocok. Hal tersebut dikarenakan es krim merupakan produk yang diproses dan disimpan dengan suhu rendah, sehingga dapat mempertahankan dan menstabilkan senyawa antioksidan yang terdapat di dalam buah tersebut. Pengolahan buah merah menjadi es krim dapat dijadikan sebagai alternatif pangan bagi masyarakat yang tidak menyukai buah merah dalam keadaan mentah.

Minuman Ready to Drink (RTD). Buah merah juga dapat diolah menjadi produk siap minum. Dalam pembuatan minuman RTD, digunakan sari buah merah dan penambahan gula, garam, perisa buah, serta asam sitrat karena buah tersebut tidak memiliki rasa manis, asam, dan rasa lainnya.

Referensi:

Limbongan, J., dan Malik, A. 2009. Peluang pengembangan buah merah (Pandanus conoideus Lamk.) di provinsi Papua. Jurnal Litbang Pertanian. 28(4): 134-136.

Murtiningrum dan Silamba, I. 2010. Pemanfaatan pasta buah merah (Pandanus conoideus L) sebagai bahan subtitusi tepung ketan dalam pembuatan dodol. Jurnal Agrotek. 4(1): 1-7.

Murtiningrum, Sarungallo, Z. L., Mawikere, N. L. 2012. The exploration and diversity of red fruit (Pandanus conoideus L.) from Papua based on its physical characteristics and chemical composition. Jurnal Biodiversitas. 13(3): 124-129.

Roreng, M. K., Palupi, N. S., and Prangdimurti, E. 2014. Carotenoids from red fruit (Pandanus conoideus Lam.) extract are bioavailable: a study in rats. IOSR Journal of Pharmacy. 4(2): 11-16.

Untari. 2008. Formulasi selai dari pasta buah merah (Pandanus conoideus Lamk.). Jurnal Agricola. 1(1): 35-47.

DISCLAIMER: Semua isi artikel ini adalah hasil dari tulisan penulis dan sepenuhnya tanggung jawab penulis. Adapun jika ada materi di dalam artikel ini yang mungkin ada unsur duplikasi baik berupa teks maupun gambar, penulis tidak ada niat untuk melanggar hak cipta. Jika Anda adalah pemilik sah dari salah teks atau satu gambar di artikel ini dan berkeinginan untuk tidak ingin ditampilkan, maka silahkan hubungi kami. 

Artikel Lainnya

  • Okt 20, 2018

    Ingridien Alternatif Pengganti Garam

    Rempah-rempah, kecap asin, margarin, maupun ikan asin berpotensi untuk menjadi bahan pengganti penggunaan garam dapur agar terhindar dari penyakit degeneratif dan sebagai penambah rasa agar tidak hambar. Rempah-rempah digunakan sebagai bumbu penyedap rasa makanan, penguat cita rasa, pengharum dan beberapa di antaranya adalah pewarna makanan alami. Kekayaan dan kekhasan kuliner Indonesia pada prinsipnya tidak dapat dilepaskan dari keragaman rempah-rempah yang tumbuh di berbagai tipe habitat dan ekosistem di Indonesia. Rempah-rempah penambah cita rasa yaitu serai, pandan, cengkih, kayu manis. ...

  • Okt 19, 2018

    Ingridien Alternatif untuk GGL

    Rata-rata konsumsi lemak penduduk meningkat dari tahun 2002 ke 2009. Rata-rata konsumsi lemak 58,1 g/kap/hr pada tahun 2002; 61,5 g/kap/hr tahun 2007 dan 64,7 g/kap/hr tahun 2009. Rata-rata proporsi energi dari lemak adalah 29,1 persen yang melebihi anjuran Depkes (2004) dalam Pedoman Gizi Seimbang (PUGS) yaitu tidak lebih dari 25 persen energi. ...

  • Okt 18, 2018

    Karamel sebagai Ingridien Kopi dan Kakao

    Karamel didefinisikan sebagai cairan atau padatan berwarna cokelat muda hingga tua yang diperoleh dari proses pemanasan gula. Karamel utamanya digunakan sebagai pembentuk cita rasa dan warna pada aneka jenis produk pangan olahan misalnya minuman, bakeri, roti, dan kukis. ...

  • Okt 18, 2018

    Langkah Pencegahan Kontaminasi Menggunakan Deteksi Metal

    Dalam industri seperti industri pangan, memastikan bahwa produk yang diproduksi aman sampai pada konsumen adalah suatu keharusan. Kontaminasi yang seringkali terjadi pada proses produksi adalah kontaminasi metal. Dalam menjamin hal tersebut, ada beberapa langkah yang dapat ditempuh seperti menggunakan deteksi metal. Pendeteksi metal sendiri memiliki cara kerja berdasarkan pada penciptaan medan magnet yang stabil. Adanya aluminium foil membuat medan magnet tersebut terganggu sehingga pendeteksian tidak dapat terjadi.  ...

  • Okt 17, 2018

    Potensi Minuman Kopi dan Kakao

    Minuman berbasis kopi dan kakao telah banyak diproduksi di industri pangan. Persaingan industri minuman berbasis kopi dan kakao sangat kompetitif sehingga setiap produsen harus terus melakukan inovasi dalam pengembangan produknya. Pada skala industrial, minuman berbasis kopi dan kakao telah memiliki beragam bentuk mulai dari bentuk bubuk, instan, dan saat ini yang paling baru adalah produk siap minum (ready to drink). Potensi minuman berbasis kopi dan kakao yang besar ini mampu menghadirkan peluang bagi produsen bahan-bahan komplementer yang digunakan pada pengembangan produk berbasis kopi dan kakao seperti krimer, gula, dan karamel. ...

Finasterid Generika 1mg cialis super active online Lida Daidaihua Inhaltsstoffe Original Viagra Use Generisk finasterid ED Packs Levitra Original Kamagra Effervescent Tablets Meizitang soft gel original version Propecia For Hair Loss Viagra 50mg Generic Levitra (Vardenafil) 20mg Lida Daidaihua Lida Daidaihua Meizitang funziona Original Viagra Pills Pacchetto di prova generici Lipitor Generika Kamagra Super ingredientes activos Meizitang in Ireland