Kontrol Pengujian Mikrobiologi dalam Industri Pangan



Pengujian mikrobiologi merupakan salah satu syarat yang wajib dipenuhi industri pangan sebagai jaminan produk yang aman untuk dikonsumsi. Dalam sebuah pengujian, penentuan parameter dan metode uji yang tepat perlu dipertimbangkan untuk mendapatkan hasil yang representatif. "Dalam industri pangan kontrol mikrobiologi dilakukan mulai dari bahan baku, air, bahan selama proses, kondisi lingkungan, dan produk akhir," tutur Field Marketing Manager for Biomonitoring Merck, Gianina M. Sebayang dalam peluncuran produk dan seminar: Pick The Right One at a Glance, Enjoy The Benefit of a Ready To Use Method yang diselenggarakan di Jakarta pada 31 Juli 2017. 

 

Gianina juga menjelaskan bahwa pengujian indikator higiene yaitu coliform, ke depannya pengujian dengan metode Most Probable Number (MPN) akan bergeser menjadi pengujian berdasarkan enzim spesifik yang diproduksi mikrobia. Selain itu, Ia menuturkan bahwa enterobacteriaceae akan menjadi indikator higiene baru menggantikan coliform. Fri-29                        

Artikel Lainnya

  • Des 16, 2017

    Sensory Profiles of Cheese Powder

    Cheese powders are made of natural cheeses which are dehydrated down from about 45% to 5% moisture content. This low moisture content makes cheese powder to have longer shelf life compared to natural cheese. It does not require refrigeration and have a better flavor consistency. The content of natural cheeses in cheese powder may vary from 5% to 90% depending on the need. ...

  • Des 14, 2017

    Metode Pendinginan pada Proses Enrobing

    Pada proses pendinginan dalam cooling tunnel, terdapat 3 tahapan pendinginan yang harus dilalui. Pendinginan tahap pertama dilakukan untuk menghilangkan panas sensitif baik dalam produk maupun cokelat sehingga pada tahap ini direkomendasikan penggunaan sirkulasi udara di sekitar prosuk sehingga terjadi perpindahan panas konvensi. ...

  • Des 13, 2017

    Memahami Sifat Sensoris Permeate untuk Aplikasi pada Produk Pangan

    Permeate diperoleh dengan menghilangkan kandungan protein melalui proses membran filtrasi. Selain itu terdapat pula proses lanjutan yaitu kristalisasi laktosa sehingga dihasilkan delactose permeate yaitu permeate dengan jumlah laktosa yang lebih sedikit. ...

  • Des 11, 2017

    Upaya Harmonisasi Regulasi Pangan di ASEAN

    Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA) memberikan tantangan bagi industri pangan, pemerintah dan pemangku kepentingan lainnya dalam harmonisasi regulasi pangan yang bisa diterima di setiap negara.  ...

  • Des 11, 2017

    Karakter Utama Pemilihan Shortening untuk Biskuit, Kukis dan Krekers

    Karakteristik utama shortening yang digunakan dalam pembuatan biskuit, kukis, dan krekers adalah plastisitas.  Sifat shortening ini merupakan fungsi dari 2 faktor, yakni (i) perbandingan jumlah lemak (fraksi padat) dan minyak (fraksi cair) pada suhu tertentu atau solid fat content (SFC), serta (ii) struktur kristal. ...