Perkembangan Industri Minuman Ringan Indonesia Ke Depan



Pelaku industri minuman dituntut mengikuti perkembangan preferensi konsumen Indonesia terhadap tren, baik tren gaya hidup maupun kesukaan terhadap cita rasa tertentu. Gaya hidup yang konsen terhadap minuman menyehatkan umumnya tumbuh lebih besar di wilayah perkotaan, sehingga konsumsi minuman jenis rendah gula pun didominasi oleh masyarakat kota. Ke depannya diperkirakan, masih akan banyak berkembang produk-produk minuman dengan label yang menyehatkan.

Ketua Asosiasi Industri Minuman Ringan (ASRIM), Triyono Prijosoesilo  menuturkan bahwa inovasi di industri minuman berkembang cepat sehingga menghasilkan variasi produk yang tinggi. ìIklim kompetisi industri minuman di Indonesia cukup tinggi. Hal ini bisa terlihat bahwa jarang ada produsen yang bisa dominan di semua kategori minuman. Biasanya setiap jenis atau kategori minuman terdapat pemain besarnya masing-masing,î ungkapnya. Hal tersebut berbeda dengan yang terjadi di luar negeri di mana satu produsen dapat mendominasi beberapa kategori minuman sekaligus, sehingga konsumen Indonesia dimanjakan dengan banyaknya variasi produk yang beredar dengan harga yang kompetitif. 

Artikel selengkapnya baca di FOODREVIEW INDONESIA edisi Agustus 2017 "Beverages: Thirst Quenching Industry"

Artikel Lainnya

  • Jul 16, 2018

    Meningkatkan Daya Saing Industri Pangan Melalui Hotelex dan Finefood Indonesia

    Peningkatan industri pangan di Indonesia sudah selayaknya mendapatkan kemudahan dalam mengakses kebutuhan yang diperlukan. Kebutuhan seperti alat-alat serta bahan baku menjadi kebutuhan yang sangat krusial dan harus segera dipenuhi. Industri pangan yang juga termasuk sektor hospitality sudah sepatutnya dapat memenuhi kebutuhannya hingga tingkat inovasi.  ...

  • Jul 13, 2018

    Implementasi Desain Hijau dalam Mesin Pengolah Pangan

    Liu (2017) menyatakan pelaksanaan konsep desain hijau dalam pembuatan mesin untuk industri pangan harus memperhatikan beberapa langkah agar dapat dihasilkan mesin yang ramah lingkungan serta berkelanjutan, yaitu: (i) seleksi bahan yang digunakan untuk membuat mesin pengolahan, (ii) penggunaan sumber daya sebaiknya dikurangi dan (iii) daur ulang dan re-manufacturing dapat digunakan sebagai bahan pertimbangan. ...

  • Jul 12, 2018

    Efek Biofilm pada Sanitasi dan Pengolahan Pangan

    Adanya biofilm pada lingkungan produksi pangan mengindikasikan program sanitasi kurang mencukupi dan dapat menjadi salah satu penyebab berkurangnya umur simpan akibat kontaminasi patogen pada produk akhir. Terdapat beberapa tanda yang dapat diamati jika biofilm mulai terbentuk, di antaranya jika terdapat penurunan umur simpan produk, peningkatan jumlah bakteri pada produk akhir, munculnya pelangi pada stainless steel, dan peningkatan konsentrasi biosida yang dibutuhkan. ...

  • Jul 12, 2018

    Memahami Terjadinya Age Gelation pada Produk Susu UHT

    Age gelation merupakan suatu fenomena meningkatnya viskositas susu secara tajam, yang akhirnya akan membentuk struktur gel pada susu UHT selama proses penyimpanan...

  • Jul 11, 2018

    Bioteknologi putih untuk industri yang berkelanjutan

    Bioteknologi putih  merupakan salah satu cabang ilmu bioteknologi yang diaplikasikan pada suatu industri. Bioteknologi industri dikhususkan menggunakan sel hidup seperti yeast, kapang, bakteri dan tumbuhan, serta enzim yang berfungsi untuk mensintesis produk yang mudah terdegradasi. Dengan menggunakan teknologi ini diharapkan dapat mengurangi penggunaan energi dan menciptakan produksi yang berkelanjutan.  ...