Perkembangan Industri Minuman Ringan Indonesia Ke Depan


Pelaku industri minuman dituntut mengikuti perkembangan preferensi konsumen Indonesia terhadap tren, baik tren gaya hidup maupun kesukaan terhadap cita rasa tertentu. Gaya hidup yang konsen terhadap minuman menyehatkan umumnya tumbuh lebih besar di wilayah perkotaan, sehingga konsumsi minuman jenis rendah gula pun didominasi oleh masyarakat kota. Ke depannya diperkirakan, masih akan banyak berkembang produk-produk minuman dengan label yang menyehatkan.

Ketua Asosiasi Industri Minuman Ringan (ASRIM), Triyono Prijosoesilo  menuturkan bahwa inovasi di industri minuman berkembang cepat sehingga menghasilkan variasi produk yang tinggi. ìIklim kompetisi industri minuman di Indonesia cukup tinggi. Hal ini bisa terlihat bahwa jarang ada produsen yang bisa dominan di semua kategori minuman. Biasanya setiap jenis atau kategori minuman terdapat pemain besarnya masing-masing,î ungkapnya. Hal tersebut berbeda dengan yang terjadi di luar negeri di mana satu produsen dapat mendominasi beberapa kategori minuman sekaligus, sehingga konsumen Indonesia dimanjakan dengan banyaknya variasi produk yang beredar dengan harga yang kompetitif. 

Artikel selengkapnya baca di FOODREVIEW INDONESIA edisi Agustus 2017 "Beverages: Thirst Quenching Industry"

Artikel Lainnya

  • Ags 16, 2017

    Pemilihan Pemanis Untuk Minuman Teh

    Gula memiliki peranan penting dalam formulasi minuman teh.  Bagi beberapa kalangan, teh dengan rasa manis lebih disukai dibanding teh tawar.  Tidak aneh jika di pasaran lebih banyak tersedia teh dengan rasa manis, walaupun flavornya berbeda-beda.   Berdasarkan riset yang dilakukan oleh INAVIGA Indonesia (2017), sukrosa tetap menjadi sumber rasa manis yang utama dalam formulasi produk teh, kemudian diikuti oleh pemanis lainnya seperti fruktosa, glikosida steviol, dan sukralosa.   ...

  • Ags 15, 2017

    Pengembangan Ingridien Serat pada Produk Krimer

    Serat pangan telah lama diketahui sebagai komponen pangan yang mempunyai nilai fungsional bagi tubuh. Selain manfaatnya terhadap proses pencernaan, penelitian lebih jauh juga menyebutkan bahwa serat serat kaitannya dengan perbaikan kesehatan tubuh seperti menurunkan kolesterol. "Di usus besar, serat pangan membantu penyerapan sehingga mengurangi risiko kanker. Selain itu, serat juga mampu menjaga kadar kolesterol dalam darah sehingga mengurangi risiko penyakit kardiovaskuler," tutur spesialis penyakit dalam, dr. Hardianto Setiawan Ong, SpPD-KGEH FINASIM dalam acara peluncuran produk Fiber Creme di Jakarta pada 8 Agustus 2017. ...

  • Ags 15, 2017

    Pengembangan Minuman Berbasis Biji-bijian

    Beberapa tahun terakhir, minuman berbasis biji-bijian dan kacang-kacangan semakin populer dengan meningkatnya kesadaran akan kesehatan dan alasan tidak mengkonsumsi produk susu sapi. Susu kedelai dan susu almond menjadi pilihan karena nilai gizinya yang baik. Salah satu alasan kepopuleran susu almond adalah kandungan gizinya, yaitu susunan protein dan lemaknya yang seimbang, serat, vitamin dan mineral, tentunya tidak mengandung laktosa. ...

  • Ags 14, 2017

    Bioavailabilitas Produk Minuman Ringan

    Bioavailabilitas suatu komponen dalam produk pangan berkaitan dengan sejauh mana komponen tersebut dapat lepas dari matrik bahan pangan, kelarutan dalam saluran pencernaan, stabil terhadap kondisi pencernaan, dapat diserap dalam usus halus, dan mampu disekresi dalam peredaran darah untuk didistribusikan ke jaringan tubuh.  ...

  • Ags 11, 2017

    Tantangan Inovasi Ingredien Pangan

    Bahan tambahan pangan adalah senyawa yang sengaja ditambahkan ke dalam makanan dengan jumlah dan ukuran tertentu. Bahan ini memiliki peranan yang penting, seperti untuk memperbaiki warna, bentuk, cita rasa, dan tekstur. "Food ingredient memiliki peranan yang sangat penting terhadap industri makanan dan minuman," ujar Direktur Jenderal Industri Agro Kementerian Perindustrian, Ir. Panggah Susanto, M.M. dalam acara pembukaan Jakarta International Food Expo (JIFEX) Creative Innovation on Food Ingredient pada 10 Agustus 2017 di Jakarta. ...