Perkembangan Industri Minuman Ringan Indonesia Ke Depan


Pelaku industri minuman dituntut mengikuti perkembangan preferensi konsumen Indonesia terhadap tren, baik tren gaya hidup maupun kesukaan terhadap cita rasa tertentu. Gaya hidup yang konsen terhadap minuman menyehatkan umumnya tumbuh lebih besar di wilayah perkotaan, sehingga konsumsi minuman jenis rendah gula pun didominasi oleh masyarakat kota. Ke depannya diperkirakan, masih akan banyak berkembang produk-produk minuman dengan label yang menyehatkan.

Ketua Asosiasi Industri Minuman Ringan (ASRIM), Triyono Prijosoesilo  menuturkan bahwa inovasi di industri minuman berkembang cepat sehingga menghasilkan variasi produk yang tinggi. ìIklim kompetisi industri minuman di Indonesia cukup tinggi. Hal ini bisa terlihat bahwa jarang ada produsen yang bisa dominan di semua kategori minuman. Biasanya setiap jenis atau kategori minuman terdapat pemain besarnya masing-masing,î ungkapnya. Hal tersebut berbeda dengan yang terjadi di luar negeri di mana satu produsen dapat mendominasi beberapa kategori minuman sekaligus, sehingga konsumen Indonesia dimanjakan dengan banyaknya variasi produk yang beredar dengan harga yang kompetitif. 

Artikel selengkapnya baca di FOODREVIEW INDONESIA edisi Agustus 2017 "Beverages: Thirst Quenching Industry"

Artikel Lainnya

  • Des 16, 2017

    Sensory Profiles of Cheese Powder

    Cheese powders are made of natural cheeses which are dehydrated down from about 45% to 5% moisture content. This low moisture content makes cheese powder to have longer shelf life compared to natural cheese. It does not require refrigeration and have a better flavor consistency. The content of natural cheeses in cheese powder may vary from 5% to 90% depending on the need. ...

  • Des 14, 2017

    Metode Pendinginan pada Proses Enrobing

    Pada proses pendinginan dalam cooling tunnel, terdapat 3 tahapan pendinginan yang harus dilalui. Pendinginan tahap pertama dilakukan untuk menghilangkan panas sensitif baik dalam produk maupun cokelat sehingga pada tahap ini direkomendasikan penggunaan sirkulasi udara di sekitar prosuk sehingga terjadi perpindahan panas konvensi. ...

  • Des 13, 2017

    Memahami Sifat Sensoris Permeate untuk Aplikasi pada Produk Pangan

    Permeate diperoleh dengan menghilangkan kandungan protein melalui proses membran filtrasi. Selain itu terdapat pula proses lanjutan yaitu kristalisasi laktosa sehingga dihasilkan delactose permeate yaitu permeate dengan jumlah laktosa yang lebih sedikit. ...

  • Des 11, 2017

    Upaya Harmonisasi Regulasi Pangan di ASEAN

    Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA) memberikan tantangan bagi industri pangan, pemerintah dan pemangku kepentingan lainnya dalam harmonisasi regulasi pangan yang bisa diterima di setiap negara.  ...

  • Des 11, 2017

    Karakter Utama Pemilihan Shortening untuk Biskuit, Kukis dan Krekers

    Karakteristik utama shortening yang digunakan dalam pembuatan biskuit, kukis, dan krekers adalah plastisitas.  Sifat shortening ini merupakan fungsi dari 2 faktor, yakni (i) perbandingan jumlah lemak (fraksi padat) dan minyak (fraksi cair) pada suhu tertentu atau solid fat content (SFC), serta (ii) struktur kristal. ...