Kebijakan Lelang Gula Kristal Rafinasi bagi Industri Pangan


Gula kristal rafinasi merupakan salah satu bahan pokok bagi industri pangan yang kebutuhannya harus dipenuhi dalam jumlah besar. Selama ini, gula Kristal rafinasi banyak diperoleh dari perusahaan gula yang mengimpor gula mentah kemudian mengolahnya menjadi gula kristal rafinasi siap pakai. Namun, perbedaan harga antara satu pembeli dengan pembeli lainnya menjadi permasalahan dalam jual beli ingridien ini, sedangkan jumlah bahannya besar. Hal ini terutama terjadi pada usaha kecil menengah yang mendapatkan gula Kristal rafinasi dengan harga mahal.

Hal tersebut menginisasi pemerintah untuk mengatur perdagangan gula kristal rafinasi yang sistem lelang online seperti tercantum dalam Peraturan Menteri Perdagangan (Permendag) Nomor 16 Tahun 2017 tentang Perdagangan Gula Kristal Rafinasi Melalui Pasar Lelang Komoditas. Peraturan ini mewajibkan gula kristal rafinasi yang diproses dari gula kristal mentah asal impor hanya dapat diperdagangkan melalui pasar lelang komoditas. Adapun pihak pembeli yang harus ikut dalam pasar lelang ini adalah semua konsumen gula kristal rafinasi yang terdiri atas industri besar, kecil, dan menengah; koperasi, usaha kecil dan menengah; serta kelompok usaha mikro, kecil, dan menengah yang telah diverifikasi oleh dinas perdagangan setempat terkait kegiatan usaha, kapasitas dan kebutuhan gula kristal rafinasi dan tempat penyimpanan gula kristal rafinasi.  

Artikel selengkapnya baca di FOODREVIEW INDONESIA edisi Agustus 2017 "Beverages: Thirst Quenching Industry"

Artikel Lainnya