Peranan Pengemulsi pada Yogurt


 

Yogurt pada umumnya mengandung 10-13% padatan bukan lemak dan 0-3% lemak. Tujuan utama aplikasi pengemulsi pada produk susu fermentasi ini adalah untuk pengembangan viskositas, konsistensi, kenampakan, tekstur, dan lain sebagainya. Jenis pengemulsi pada yogurt dapat berupa polisakarida termodifikasi atau pun gelatin, selama pengemulsi tersebut mempunyai kemampuan untuk membentuk jaringan gel yang berpengaruh pada tesktur yang kokoh serta tahan terhadap sineresis dalam kondisi padatan susu yang sedikit.

 

Penggunaan pengemulsi dalam yogurt dapat berupa pengemulsi tunggal maupun kombinasi. Penelitian yang dilakukan Nakamura (2006) menjelaskan tentang mekanisme stabilisasi dari polisakarida larut dari kedelai (SSPS, soybean soluble polysaccharide) dan high methoxyl pectin (HMP) dalam produk susu yang diasamkan. HMP yang ditambahkan ke dalam susu skim sebelum proses pengasaman menunjukkan bahwa pektin akan teradsorpsi pada permukaan misel kasein dengan ikatan elektrostatis. Hal tersebut berguna dalam menghambat terjadinya agregasi kasein. Adsorpsi tersebut terjadi mulai awal proses pengasaman dan berkaitan dengan penyusunan kembali misel kasein pada pH antara 5,0 ñ 5,8. Di sisi lain, penambahan SSPS sampai dengan 2% (w/w) tidak menunjukkan reaksi terhadap struktur kasein pada pH lebih dari 4,6 sehingga struktur misel kasein hanya dipengaruhi oleh kondisi pH. Adapun pada pH kurang dari 4,2, SSPS memberikan efek stabilisasi yang lebih baik dari pada HMP.

Selengkapnya baca di FOODREVIEW INDONESIA edisi September 2017

Artikel Lainnya

  • Nov 17, 2018

    Emisi Karbon dalam Sistem Industri Pangan

    Persaingan industri tidak lagi hanya sebatas mempertahankan kualitas dan membuat inovasi produk saja. Pengukuran emisi karbon telah menjadi suatu pertimbangan dalam melakukan analisis dampak lingkungan untuk mewujudkan sistem industri yang lebih efisien dan berkelanjutan.  ...

  • Nov 16, 2018

    Tantangan Penggunaan Kemasan Tube pada Produk Pangan

    Secara khusus kemasan tube adalah kemasan yang memenuhi unsur kenyamanan (convenience), mudah dan gampang digunakan serta praktis terutama untuk produk yang memiliki viskositas tinggi yang digunakan untuk mengatur keluarnya produk dan mudah ditutup kembali. ...

  • Nov 15, 2018

    Proses Pembuatan Kemasan Tube

    Kemasan tube terdiri dari rol laminasi film yang dibuat oleh perusahaan kemasan fleksibel seperti Dai Nippon yang merupakan pembuat rol film untuk laminasi. Rol film laminasi ini dikenal sebagai pembuat badan (body) untuk kemasan tube yang kemudian dikirim ke perusahaan kemasan tube. ...

  • Nov 15, 2018

    Pendekatan Ekonomi Sirkular dalam Mewujudkan Pengemas Berkelanjutan

    Industri pangan di Indonesia rupanya mulai melirik pendekatan Circular Economy dalam menanggulangi sampah plastik kemasan. Circular Economy atau ekonomi sirkular merupakan sebuah penggunaan material yang didesain secara strategis untuk terus bersifat regeneratif dan berkembang...

  • Nov 14, 2018

    Proses Pembuatan Kemasan Standing Pouch

    Proses pembuatan kemasan standing pouch umumnya dibuat oleh perusahaan kemasan fleksibel (flexible packaging). Perusahaan ini memiliki unit mesin pencetak, mesin pengering laminasi, dan mesin pemotong rol (slitting). Mesin pencetak digunakan untuk mencetak warna, desain di jenis bahan plastik film poliester, oriented polipropilen (OPP), nilon atau low density poliethylene (LDPE). Hasil pencetakan ini dilanjutkan dengan proses laminasi. Proses laminasi bisa menggunakan mesin ekstrusi atau dry lamination. ...

Finasterid Generika 1mg cialis super active online Lida Daidaihua Inhaltsstoffe Original Viagra Use Generisk finasterid ED Packs Levitra Original Kamagra Effervescent Tablets Meizitang soft gel original version Propecia For Hair Loss Viagra 50mg Generic Levitra (Vardenafil) 20mg Lida Daidaihua Lida Daidaihua Meizitang funziona Original Viagra Pills Pacchetto di prova generici Lipitor Generika Kamagra Super ingredientes activos Meizitang in Ireland