Penerapan Sistem Rantai Dingin pada Warehouse Industri Pangan


Warehouse dapat digambarkan sebagai bagian dari suatu sistem logistik sebuah industri pangan yang berfungsi untuk menyimpan produk dan menyediakan informasi mengenai status serta kondisi produk tersebut. “Warehouse merupakan tempat menyimpan barang yang bersifat sementara dan dapat dijadikan sebagai transmission point, di mana barang dimasukkan dan dikeluarkan kembali dalam waktu yang singkat secara efektif dan efisien,” kata General Manager Halal Logistik dan Cold Storage PT Multi Terminal Indonesia, Sucahyo dalam Seminar Cold Chain Control for Warehousing and Transportation yang diselenggarakan oleh Asosiasi Rantai Pendingin Indonesia (ARPI) di Jakarta pada 29 September 2017 lalu.

Ia menambahkan bahwa warehouse merupakan komponen penting yang melibatkan kegiatan dalam beberapa tahap, seperti produksi dan distribusi barang. Mulai dari penanganan bahan baku, produk dalam proses, hingga produk jadi, sehingga produk yang dihasilkan dalam keadaan aman dan dapat terjaga kualitasnya. Fri-34

Artikel Lainnya

  • Des 16, 2017

    Sensory Profiles of Cheese Powder

    Cheese powders are made of natural cheeses which are dehydrated down from about 45% to 5% moisture content. This low moisture content makes cheese powder to have longer shelf life compared to natural cheese. It does not require refrigeration and have a better flavor consistency. The content of natural cheeses in cheese powder may vary from 5% to 90% depending on the need. ...

  • Des 14, 2017

    Metode Pendinginan pada Proses Enrobing

    Pada proses pendinginan dalam cooling tunnel, terdapat 3 tahapan pendinginan yang harus dilalui. Pendinginan tahap pertama dilakukan untuk menghilangkan panas sensitif baik dalam produk maupun cokelat sehingga pada tahap ini direkomendasikan penggunaan sirkulasi udara di sekitar prosuk sehingga terjadi perpindahan panas konvensi. ...

  • Des 13, 2017

    Memahami Sifat Sensoris Permeate untuk Aplikasi pada Produk Pangan

    Permeate diperoleh dengan menghilangkan kandungan protein melalui proses membran filtrasi. Selain itu terdapat pula proses lanjutan yaitu kristalisasi laktosa sehingga dihasilkan delactose permeate yaitu permeate dengan jumlah laktosa yang lebih sedikit. ...

  • Des 11, 2017

    Upaya Harmonisasi Regulasi Pangan di ASEAN

    Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA) memberikan tantangan bagi industri pangan, pemerintah dan pemangku kepentingan lainnya dalam harmonisasi regulasi pangan yang bisa diterima di setiap negara.  ...

  • Des 11, 2017

    Karakter Utama Pemilihan Shortening untuk Biskuit, Kukis dan Krekers

    Karakteristik utama shortening yang digunakan dalam pembuatan biskuit, kukis, dan krekers adalah plastisitas.  Sifat shortening ini merupakan fungsi dari 2 faktor, yakni (i) perbandingan jumlah lemak (fraksi padat) dan minyak (fraksi cair) pada suhu tertentu atau solid fat content (SFC), serta (ii) struktur kristal. ...