Kertas Daur Ulang untuk Kemasan Pangan


Seiring dengan meningkatnya kebutuhan akan kertas, termasuk untuk kemasan, serta untuk mengurangi penebangan pohon di hutan sebagai bahan baku kertas, maka dilakukan proses daur ulang kertas.  Di negara maju sebanyak 70% kertas sudah didaur ulang.  Di Indonesia pun sudah banyak berdiri pabrik kertas dan karton yang menggunakan bahan baku kertas bekas.  Kertas dan karton yang dihasilkan dari kertas bekas ini seringkali mengandung berbagai senyawa kimia yang tidak diinginkan keberadaannya yang dapat berasal dari tinta cetak, perekat, lilin, bahan pemutih, serta bahan aditif lain.
  
Setidaknya ada 250 jenis senyawa kimia yang berpotensi sebagai bahan pencemar dalam kertas daur ulang.  Jenis dan jumlah senyawa dalam kertas daur ulang tersebut sangat dipengaruhi oleh bahan baku kertas bekas serta metode pengolahan kertas daur ulang yang digunakan.  Kertas daur ulang digunakan untuk berbagai keperluan, termasuk juga untuk kemasan pangan.  

Selanjutnya dapat dibaca di Foodreview Indonesia edisi Oktober 2017

Artikel Lainnya

  • Des 16, 2017

    Sensory Profiles of Cheese Powder

    Cheese powders are made of natural cheeses which are dehydrated down from about 45% to 5% moisture content. This low moisture content makes cheese powder to have longer shelf life compared to natural cheese. It does not require refrigeration and have a better flavor consistency. The content of natural cheeses in cheese powder may vary from 5% to 90% depending on the need. ...

  • Des 14, 2017

    Metode Pendinginan pada Proses Enrobing

    Pada proses pendinginan dalam cooling tunnel, terdapat 3 tahapan pendinginan yang harus dilalui. Pendinginan tahap pertama dilakukan untuk menghilangkan panas sensitif baik dalam produk maupun cokelat sehingga pada tahap ini direkomendasikan penggunaan sirkulasi udara di sekitar prosuk sehingga terjadi perpindahan panas konvensi. ...

  • Des 13, 2017

    Memahami Sifat Sensoris Permeate untuk Aplikasi pada Produk Pangan

    Permeate diperoleh dengan menghilangkan kandungan protein melalui proses membran filtrasi. Selain itu terdapat pula proses lanjutan yaitu kristalisasi laktosa sehingga dihasilkan delactose permeate yaitu permeate dengan jumlah laktosa yang lebih sedikit. ...

  • Des 11, 2017

    Upaya Harmonisasi Regulasi Pangan di ASEAN

    Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA) memberikan tantangan bagi industri pangan, pemerintah dan pemangku kepentingan lainnya dalam harmonisasi regulasi pangan yang bisa diterima di setiap negara.  ...

  • Des 11, 2017

    Karakter Utama Pemilihan Shortening untuk Biskuit, Kukis dan Krekers

    Karakteristik utama shortening yang digunakan dalam pembuatan biskuit, kukis, dan krekers adalah plastisitas.  Sifat shortening ini merupakan fungsi dari 2 faktor, yakni (i) perbandingan jumlah lemak (fraksi padat) dan minyak (fraksi cair) pada suhu tertentu atau solid fat content (SFC), serta (ii) struktur kristal. ...