Pengendalian Terbentuknya Biofilm dalam Industri Pangan



Biofilm yang dapat terbentuk pada sarana dan prasarana merupakan tantangan tersendiri bagi industri pangan.  Dalam industri pangan siap santap, peralatan yang tercemar merupakan penyebab terbesar nomor 3 atau 16% kejadian keracunan pangan.  Dalam industri susu juga dilaporkan bahwa sumber pencemaran utama adalah peralatan yang tidak dibersihkan dan disanitasi dengan baik.  Industri susu, seperti halnya industri pangan lainnya, memiliki persyaratan yang diperlukan bagi terbentuknya biofilm yakni adanya permukaan padat (solid surfaces), aliran cairan, zat gizi yang diperlukan bagi pertumbuhan mikroorganisme dan mikroorganisme itu sendiri. Bakteri yang sering ditemukan dalam sarana pengolahan susu antara lain Enterobacter, Listeria, Lactobacillus, Micrococcus, Streptococcus, BacillusPseudomonasumumnya dapat membentuk biofilm.

Adanya biofilm pada sarana pengolahan pangan telah menyebabkan berkembangnya teknologi maupun senyawa yang digunakan untuk pembersihan dan sanitasi di industri pangan.  Pengujian konvensional efektivitas suatu senyawa antimikroba terhadap pembusuk maupun patogen umumnya dilakukan terhadap sel planktonik.  Pengujian yang demikian tidak mewakili perilaku bakteri yang berada dalam komunitas biofilm dan seringkali menjadi tidak efektif untuk diaplikasikan pada industri pangan. Oleh karena itu, efektivitas suatu senyawa pembersih maupun sanitaiser harus diujikan terhadap bakteri biofilm.

Lebih lengkapnya silahkan baca di FOODREVIEW INDONESIA edisi "Food Safety By Design", November 2017

Artikel Lainnya

  • Nov 17, 2018

    Emisi Karbon dalam Sistem Industri Pangan

    Persaingan industri tidak lagi hanya sebatas mempertahankan kualitas dan membuat inovasi produk saja. Pengukuran emisi karbon telah menjadi suatu pertimbangan dalam melakukan analisis dampak lingkungan untuk mewujudkan sistem industri yang lebih efisien dan berkelanjutan.  ...

  • Nov 16, 2018

    Tantangan Penggunaan Kemasan Tube pada Produk Pangan

    Secara khusus kemasan tube adalah kemasan yang memenuhi unsur kenyamanan (convenience), mudah dan gampang digunakan serta praktis terutama untuk produk yang memiliki viskositas tinggi yang digunakan untuk mengatur keluarnya produk dan mudah ditutup kembali. ...

  • Nov 15, 2018

    Proses Pembuatan Kemasan Tube

    Kemasan tube terdiri dari rol laminasi film yang dibuat oleh perusahaan kemasan fleksibel seperti Dai Nippon yang merupakan pembuat rol film untuk laminasi. Rol film laminasi ini dikenal sebagai pembuat badan (body) untuk kemasan tube yang kemudian dikirim ke perusahaan kemasan tube. ...

  • Nov 15, 2018

    Pendekatan Ekonomi Sirkular dalam Mewujudkan Pengemas Berkelanjutan

    Industri pangan di Indonesia rupanya mulai melirik pendekatan Circular Economy dalam menanggulangi sampah plastik kemasan. Circular Economy atau ekonomi sirkular merupakan sebuah penggunaan material yang didesain secara strategis untuk terus bersifat regeneratif dan berkembang...

  • Nov 14, 2018

    Proses Pembuatan Kemasan Standing Pouch

    Proses pembuatan kemasan standing pouch umumnya dibuat oleh perusahaan kemasan fleksibel (flexible packaging). Perusahaan ini memiliki unit mesin pencetak, mesin pengering laminasi, dan mesin pemotong rol (slitting). Mesin pencetak digunakan untuk mencetak warna, desain di jenis bahan plastik film poliester, oriented polipropilen (OPP), nilon atau low density poliethylene (LDPE). Hasil pencetakan ini dilanjutkan dengan proses laminasi. Proses laminasi bisa menggunakan mesin ekstrusi atau dry lamination. ...

Finasterid Generika 1mg cialis super active online Lida Daidaihua Inhaltsstoffe Original Viagra Use Generisk finasterid ED Packs Levitra Original Kamagra Effervescent Tablets Meizitang soft gel original version Propecia For Hair Loss Viagra 50mg Generic Levitra (Vardenafil) 20mg Lida Daidaihua Lida Daidaihua Meizitang funziona Original Viagra Pills Pacchetto di prova generici Lipitor Generika Kamagra Super ingredientes activos Meizitang in Ireland