Prinsip Kerja Enrober untuk Pelapisan Cokelat



Sejak dibuat pada 1901, prinsip kerja enrober hanya mengalami perubahan yang sedikit dibanding enrober yang ditemui sekarang. Hanya saja metode yang digunakan untuk kontrol dan tingkat presisi telah berubah signifikan dan mungkin perubahan terbesar terjadi pada efisiensi pendinginan (Gray, 2009). Selain manfaatnya untuk meningkatkan flavor produk dengan penambahan cokelat, enrobing juga berfungsi dalam meningkatkan umur simpan produk, mempertahankan dan mengurangi kehilangan kadar air, menjaga bentuk produk, serta memberikan kemudahan dalam mengonsumsinya.

Pada proses enrobing, produk masuk dibawa oleh wire belt melalui enrober. Cokelat sebagai media pelapisan dikondisikan pada suhu yang stabil dalam tangki agitasi yang kemudian dipompa menuju flow pan. Cairan cokelat akan keluar dalam bentuk seperti tirai dan melapisi seluruh bagian produk. Kemudian produk akan melalui blower udara  yang berguna untuk mengontrol jumlah massa cokelat dan melapisi. Setelah blower, terdapat pula vibrator yang berfungsi mengurangi jumlah cokelat yang melapisi produk dan licking roller digunakan untuk mengontrol massa cokelat yang tertinggal di bagian bawah produk. 

Lebih lengkapnya dapat dibaca di FOODREVIEW Indonesia edisi "Snackification" | Desember 2017 | Untuk pembelian atau langganan majalah bisa hubungi langganan@foodreview.co.id

Artikel Lainnya

  • Jul 20, 2018

    Pembentukan Cemaran Biofilm pada Lingkungan Produksi Pangan

    Biofilm merupakan kumpulan mikroorganisme yang membentuk agregat dan melekat pada permukaan antara bahan padat dan cair, cair dan cair, ataupun bahan cair dan gas. Kebanyakan mikroorganisme cenderung hidup bersama dalam komunitas besar dan melekat pada permukaan dan membentuk biofilm. ...

  • Jul 19, 2018

    Pemanfaatan Limbah Industri dengan Bioteknologi

    Saat ini, banyak pengolahan limbah yang menggunakan dan memanfaatkan mikroorganisme. Pemanfaatan dan pengelolaan limbah dengan cara seperti ini dinilai lebih efisien secara ekologis dan ekonomis sehingga limbah tidak hanya dibuang begitu saja yang menyebabkan beberapa polusi. Beberapa pemanfaatan limbah dapat dilakukan dengan cara (i) biokonversi (ii) bioremediasi (iii) proses bioteknologi (iv)  biokatalisis (iv) reaktor biofilm. Salah satu dari beberapa metode tersebut yakni bioremediasi adalah metode yang sangat menjanjikan. Bioremediasi sangat cocok digunakan untuk menangani limbah-limbah beracun.  ...

  • Jul 19, 2018

    Tren Snakification pada Konsumen Global

    Mengembangkan produk atau membuat produk dengan variasi yang baru bukanlah hal yang sulit. Tetapi, membuat produk tersebut bertahan dan digemari oleh konsumen secara terus - menerus adalah tugas yang harus dipenuhi oleh setiap industri pangan. Untuk dapat bersaing dan membuat produk baru bertahan, maka diperlukan beberapa pendekatan terhadap konsumen.  ...

  • Jul 18, 2018

    Metode Evaluasi Desain Hijau dalam Mesin Pengolah Pangan

    Setelah diperoleh produk mesin pengolah dalam industri pangan, maka perlu dilakukan evaluasi secara menyeluruh. Evaluasi terhadap desain hijau merupakan proses dengan beberapa tingkatan, dimulai dari definisi target, ruang lingkup target, penilaian dampak dan interpretasi hasil yang diperoleh. Definisi target dan penentuan ruang lingkup merupakan tahapan dalam life cycle asessement (LCA) untuk menentukan metodologi yang digunakan dan tujuan evaluasi yang akan dilakukan. Selanjutnya analisis dampak merupakan pendekatan kuantitatif dan atau kualitatif untuk melakukan penilaian terhadap sumber daya dan konsumsi energi yang berdampak pada lingkungan dan emisi yang mempengaruhi kesehatan manusia dan kesehatan lingkungan. LCA memberikan penilaian terhadap objek yang dinilai dengan dampaknya ke lingkungan serta memberikan rekomendasi perbaikan terhadap kekurangan yang masih ada. ...

  • Jul 17, 2018

    Macam-macam Mesin Sangrai Nib Kakao

    Mesin sangrai untuk nib kakao ada dua macam, yaitu mesin sangrai batch dan mesin sangrai kontinu. Mesin sangrai batch pada dasarnya sama dengan mesin sangrai untuk biji kakao. Pada mesin ini biasanya ditambahkan mesin alkaliser pada bagian atas. Dalam mesin alkaliser tersebut ditambahkan larutan alkali atau larutan lainnya sebelum disangrai. Mesin sangrai ini banyak dipakai di berbagai pabrik cokelat dan kakao. Mesin ini sangat fleksibel pemakaiannya di mana dapat dipakai untuk  sangrai biji kakao maupun nib kakao. Karena berbentuk tabung besar dan dibuat licin, maka tidak perlu pembersihan dari hasil sangrai bermacam nib ataupun biji kakao. Proses sangrai akan bertambah waktunya dengan proses alkalisasi. Adapun pada alkalisasi dengan jumlah air yang banyak, maka diperlukan waktu sangrai yang lama. Untuk mempercepat sangrai, dalam hal ini dipakai mesin pengering diletakkan di atas mesin sangrai sehingga kadar air dapat dikurangi terlebih dahulu sebelum dimasukkan ke dalam mesin sangrai. Hal ini dipakai pada waktu pembuatan kakao berwarna merah. ...