Pengawasan Pangan Berdasarkan Tingkat Risikonya


 

Dengan perkembangan produk pangan yang semakin beragam, diperlukan pengawasan dalam pemastian kualitas dan keamanan pangan. Dalam restrukturisasi Badan POM RI beberapa bulan lalu, pengawasan produk pangan dibagi atas pengawasan untuk produk pangan dengan risiko rendah, sedang, tinggi, serta produk dengan teknologi baru.

 

 
Beberapa contoh pengawasan pangan yang telah dilakukan antara lain pengawasan terhadap label, ijin edar, kedaluwarsa, dan penggunaan bahan tambahan pangan (BTP). "Pada penjualan online, terdapat penjual yang menawarkan produk pangan dengan tanpa izin edar (TIE). Hal ini perlu diperhatikan oleh produsen untuk turut mengawasi produknya karena selain akan merugikan konsumen, produk TIE tersebut juga berkaitan dengan nama baik perusahaan," tutur Direktur Pengawasan Pangan Risiko Rendah dan Sedang Badan POM, Ema Setyawati S.Si., Apt. ME dalam Member Gathering Gabungan Pengusaha Makanan dan Minuman Indonesia (GAPMMI) yang diselenggarakan di Jakarta pada 9 April 2018.
 
Ia juga memperkenalkan aplikasi pramuka sapa, yaitu mengajak para pramuka untuk turut serta mengecek nomor registrasi Badan POM pada label produk. Selain itu, menjelang Ramadhan dan Idul Fitri, Badan POM juga akan melakukan intensifikasi pengawasan untuk memastikan kualitas dan keamanan produk pangan yang beredar. Fri-29

Artikel Lainnya

  • Ags 20, 2018

    Tantangan dan Manfaat Protein Whey Dalam Produk Minuman Jus

    Ada beberapa masalah utama yang menjadi tantangan aplikasi protein whey dalam produk minuman berbasis jus buah, yaitu terjadinya kristalisasi laktosa selama penyimpanan pada suhu refrigerasi, koagulasi protein whey saat perlakuan panas, konsentrat dengan viskositas yang tinggi berpengaruh pada efektivitas proses panas, berkurangnya umur simpan produk dalam suhu ruang, serta tingginya kandungan mineral dalam protein whey menimbulkan cita rasa asin-asam yang tidak diinginkan dalam produk. ...

  • Ags 20, 2018

    Kebijakan OSS untuk Hadapi Era Industri 4.0

    Industri pangan merupakan industri prioritas yang menyumbang 36% kontribusi terhadap PDB. ...

  • Ags 19, 2018

    Protein Whey Sebagai Ingridien Produk Minuman Ringan

    Protein whey merupakan jenis protein susu selain kasein yang mulai banyak digunakan sebagai ingridien pada produk pangan, misalnya produk minuman dan smoothies. Protein whey dapat digunakan sebagai ingridien dalam kelompok produk minuman, misalnya berbasis buah, minuman susu dan minuman olahraga. ...

  • Ags 18, 2018

    Manfaat Penggunaan Teknologi Plasma Pada Produk Susu dan Jus

    Penggunaan proses plasma dingin memiliki beberapa keuntungan diantaranya dapat menginaktivasi mikroorganisme secara efisien pada suhu rendah (<50oC), kompatibel dengan hampir sebagian besar kemasan produk dan kemasan modified atmospheres, mengurangi penggunaan bahan pengawet, tidak mengahasilkan residu dan dapat diaplikasikan pada produk pangan padat maupun cair. ...

  • Ags 17, 2018

    Jenis-Jenis Teknologi Plasma untuk Produk Minuman

    Teknologi plasma dibagi menjadi dua jenis yakni denominated nonthermal plasma (NTP) atau plasma dingin (cold plasma) dan thermal plasma. Plasma dingin dihasilkan pada suhu 30-60OC di bawah tekanan atmosfer atau ruang hampa (vacuum) dan membutuhkan lebih sedikit daya. Hal tersebut sangat sesuai jika diaplikasikan pada produk yang sensitif pada panas karena ion dan molekul yang tidak bermuatan mendapatkan sedikit energi dan stabil pada suhu rendah.  ...