Perubahan Tekstur Cokelat selama Proses Conching



Seperti diketahui bahwa pada tahap awal proses conching terbentuk gumpalan berbentuk bola-bola kecil. Pada proses penghalusan, baik pada gula maupun susu akan terjadi perubahan bentuk amorf dari partikel gula dan partikel susu.

Bentuk amorf ini tidak stabil dan dapat terbentuk karena perubahan mendadak dari  bentuk molekul stabil menjadi molekul yang tidak stabil strukturnya. Hal ini terjadi pada waktu penghalusan karena  ada  perubahan mendadak dari ukuran partikelnya, sehingga gula membentuk molekul amorf yang tidak stabil. Pada penggerusan gula yang didiamkan dalam waktu yang pendek, maka bubuk halus akan menggumpal. Hal ini disebabkan bentuk amorf gula yang terbentuk cepat berubah menjadi bubuk gula kristal dan mengabsorbsi air dari lingkungan sekitarnya. Hal serupa terjadi pada pembuatan susu bubuk di mana proses pembuatan berjalan cepat  sampai terbentuk spray dried milk powder. Hal ini menyebabkan laktosa dalam susu menjadi bentuk amorf yang tidak stabil. Inilah salah satu sebab partikel dalam conche pada pengisian awal akan  terbentuk gumpalan-gumpalan. 

Selengkapnya silakan baca Foodreview Indonesia edisi April 2018 "Food Safety Is A Must". Hubungi langganan@foodreview.co.id atau 0251 8372 333, WA 0811 1190 039.

Artikel Lainnya

  • Des 03, 2021

    Analisis Tekstur untuk Pangan Solid

    Tekstur merupakan salah satu atribut pangan penting selain sifat kimiawi/kandungan gizi dan mutu mikrobiologis. Apabila kadar gizi dan mutu mikrobiologis selalu menjadi parameter mutu produk pangan, tekstur seringkali tidak terdefinisikan dengan baik sebagai suatu parameter mutu apalagi sebagai indikator keamanan pangan. ...

  • Des 02, 2021

    Valorisasi Limbah Produk Pangan

    Valorisasi limbah adalah aktivitas proses industri yang bertujuan mengurangi, menggunakan kembali, mendaur ulang, dan memulihkan limbah pertanian dan menjadi produk yang lain. ...

  • Des 01, 2021

    Tantangan Permintaan Pangan

    Menurut FAO, di tahun 2050 akan terjadi kenaikan permintaan pangan  hingga 70%. Hal ini memberikan tantangan bahwa dunia akan mengalami kelaparan. Survei Global Hunger Index (GHI) di tahun 2020 menunjukkan bahwa Indonesia menempati ranking 70 dari 107 negara dengan data kecukupan yang dihitung di tahun 2020 berdasarkan skor GHI di mana tingkat indeks kelaparan moderate. ...

  • Nov 30, 2021

    Produksi Pangan dengan Ekonomi Sirkular

    Ekonomi sirkular memberikan kesempatan mendukung pengembangan industri berkelanjutan, mengurangi emisi gas rumah kaca, meningkatkan efisiensi penggunaan sumber daya alam (energi, bahan bakar, air, pangan), serta manajemen limbah. ...

  • Nov 29, 2021

    Energi Terbarukan dan Daur Ulang Energi

    Indonesia berencana mengurangi porsi penggunaan energi yang berasal dari fosil dengan meningkatkan penggunaan energi baru dan terbarukan yang lebih bersih. ...