Indofood Riset Nugraha 2018: Mencerdaskan Bangsa Melalui Kemandirian Pangan Berbasis Potensi dan Kearifan Lokal Secara Berkelanjutan




Kemajuan dan inovasi produk pangan tidak lepas dari dukungan penelitian tentang potensi-potensi sumber pangan yang bisa dimanfaatkan dan diproduksi untuk memenuhi kebutuhan masyarakat. Hal tersebut menjadikan kerja sama antara akademisi dengan industri harus berjalan harmonis dan berkesinambungan. Salah satu program yang menjembatani kerja sama tersebut adalah Indofood Riset Nugraha (IRN) yang merupakan salah satu program Corporate Social Responsibility (CSR) PT Indofood Sukses Makmur Tbk (Indofood) yang mulai digulirkan tahun 2006. Program ini berupa pemberian bantuan dana penelitian kepada para mahasiswa S-1 guna penyelesaian tugas akhir atau skripsi.

Melalui program ini, Indofood memiliki akses untuk berdialog dengan dunia pendidikan tinggi dan mendorong dihasilkannya visi dan teknologi yang terbarukan di bidang pengolahan pangan melalui para peneliti muda di berbagai disiplin ilmu. Muara dari bantuan dana penelitian ini adalah juga mendukung program Pemerintah Republik Indonesia dalam hal ketahanan pangan nasional melalui diversifikasi pangan berbasis komoditas lokal.

IRN periode 2018/2019 mengusung tema “Mencerdaskan Bangsa Melalui Kemandirian Pangan Berbasis Potensi dan Kearifan Lokal Secara Berkelanjutan”. Program ini mencakup penelitian di bidang teknologi pangan, gizi masyarakat, sosial, ekonomi, budaya, budidaya pertanian, peternakan, serta perikanan dan kelautan. Adapun obyek komoditas disyaratkan berupa sumber daya lokal, baik laut maupun darat, yang meliputi jagung, gandum, pisang, kelapa dan kelapa sawit, kedelai, sagu, rempah, daging dan susu, aneka umbi-umbian seperti ubi kayu, ubi jalar, ganyong, dan garut, serta komoditas lokal unggulan lain yang sesuai dengan budaya dan kearifan lokal.  

Informasi lengkapnya bisa diakses di www.indofoodrisetnugraha.com

 

Untuk pendaftaran bisa melalui:

Email: indofoodrisetnugraha@indofood.co.id

Atau kirim ke 

PT Indofood Sukses Makmur Tbk
Gedung Indofood lt. 9
Jl. Jend. Sudirman Kav. 76/78, jakarta 12910, 
Up. Panitia Indofood Riset Nugraha
Terry K

 

Artikel Lainnya

  • Ags 16, 2018

    Teknologi Plasma Dingin Pada Minuman Susu dan Jus

    Umur simpan yang panjang pada produk susu khususnya banyak dipengaruhi oleh keberadaan bakteri di dalam produk. Proses thermal dapat meningkatkan keamanan mikrobiologis pada produk susu, namun proses tersebut juga dapat merusak unsur sensori, zat gizi, dan beberapa psysicochemical lainnya (Misra dkk, 2017). Penggunaan proses nonthermal dapat memenuhi aspek keamanan pangan suatu produk serta dapat meningkatkan kateristik sensori dan zat gizi serta dapat menjaga senyawa-senyawa bioaktif yang tidak stabil. Beberapa metose proses nonthermal yang dapat diaplikasikan diantaranya adalah proses tekanan tinggi (high hydrostatic pressure), ultrasound, supercritical carbon dioxide technology, irradiasi, dan plasma dingin.  ...

  • Ags 15, 2018

    Tantangan Produk Minuman Dalam Menggunakan Protein

    Tantangan terhadap produk minuman susu dengan penggunaan protein adalah stabilitas protein. Salah satu cara untuk menjaga stabilisasi pada protein di produk susu adalah dengan menggunakan salah satu hidrokoloid yakni microcrystalline cellulose (MCC). MCC adalah selulosa yang dimurnikan dan sebagian dipolimerasi yang dibuat dengan perlakuan terhadap alpha-cellulose yang diperoleh dari serbuk kayu dan asam mineral. Terdapat dua jenis MCC yang digunakan sebagai ingridien pangan yakni MCC bubur: MCC murni dan MCC koloidal atau MCC yang diproses dengan larutan hidrokoloid seperti gum selulosa.  ...

  • Ags 14, 2018

    Perpaduan Protein Pada Produk Minuman Ringan

    Penggunaan perpaduan antara protein hewani dan protein nabati untuk digunakan dalam suatu produk pangan juga dapat memberikan cita rasa serta manfaat kesehatan yang berbeda. Perpaduan antara protein dari kedelai dan produk dairy akan meningkatkan nilai ekomonis, memperbaiki cita rasa, menyeimbangkan volatilitas tanpa memengaruhi kualitas protein. Sedangkan pada perpaduan kedelai dengan tanaman lain dapat meningkatkan kualitas protein, menambahkan manfaat kesehatan serta dapat menyeimbangkan fungsionalitas dari suatu produk.  ...

  • Ags 13, 2018

    Meningkatkan Cita Rasa Produk Minuman dengan Kombinasi Protein

    Protein menjadi salah satu zat gizi yang sering ditambahkan dalam beberapa produk pangan. Penambahan tersebut tidak lain untuk memenuhi permintaan konsumen terhadap produk pangan yang dapat memberikan manfaat kesehatan untuk tubuh. Dalam persepsi konsumen, protein memberikan manfat untuk beberapa hal seperti untuk pertumbuhan otot, meningkatkan energi, pertumbuhan anak, dan dapat mencegah sarcopenia. Dari persepsi tersebut, protein menjadi salah satu ingridien yang potensial untuk dikembangkan menjadi bahan tambahan pada produk pangan.  ...

  • Ags 12, 2018

    Peningkatan Probiotik Sebagai Pangan Fungsional

    Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) RI mendefinisikan pangan fungsional, termasuk di dalamnya probiotik, sebagai pangan yang secara alami maupun telah mengalami proses (produk olahan) yang mengandung satu atau lebih komponen fungsional yang berdasarkan kajian ilmiah memiliki sifat fisiologis tertentu, terbukti tidak membahayakan, serta bermanfaat bagi kersehatan. ...