Internet Of Things & Machine Learning untuk Industri Susu Segar


Oleh Yandra Arkeman
Guru Besar Teknologi Industri Pertanian dan Ilmu Komputer dan Ketua Klaster Keilmuan BRAIN IPB University &
Windi Habsari
Akademi Kuliner dan Patiseri OTTIMMO Internasional

Integrasi dua teknologi digital maju, Internet of Things (IoT) dan Machine Learning (ML) secara revolusioner mengubah cara kerja dunia industri pangan, termasuk industri susu segar. 

Susu memiliki peran penting dalam mendukung pertumbuhan tubuh, mulai dari masa kanakkanak hingga dewasa. Industri susu segar mengalami perkembangan pesat seiring dengan meningkatnya permintaan produk susu yang didorong oleh kebutuhan gizi dan kesehatan individu. Kebutuhan susu segar harus dipenuhi secara optimal dengan cara memperhatikan sistem produksi dan jaminan mutu dari hulu sampai hilir.

Peran teknologi
Teknologi IoT dan ML menawarkan peluang yang belum pernah ada sebelumnya untuk meningkatkan efisiensi, menjamin mutu, dan memenuhi beragam kebutuhan konsumen yang terus berkembang. Aplikasi IoT dan ML pada industri susu segar, mulai dari pengukuran suhu susu segar selama proses penyimpanan awal hingga pemantauan kualitas susu segar secara real time sepanjang rantai pasok. Peningkatan efisiensi, sistem monitoring, dan kendali mutu menggunakan IoT dan ML yang telah dibuktikan pada industri lain, dapat dilakukan juga pada industri susu segar.

Internet of Things dan Machine Learning untuk pemantauan mutu
Internet of Things (IoT) adalah sebuah konsep yang menghubungkan komputer dan perangkat elektronik melalui internet, memungkinkan pengiriman serta penerimaan data antarperangkat, dan dapat dikendalikan dari jarak jauh. IoT dapat mewujudkan integrasi yang mulus dari berbagai perangkat yang dilengkapi dengan melakukan proses sensing, identifikasi, pemrosesan, komunikasi, dan aktuasi. IoT berperan penting dalam pemantauan real time terhadap kualitas susu segar. Rancang bangun alat digunakan untuk mengukur parameter yang berpengaruh terhadap sifat fungsional dan kualitas produk susu selama transportasi dan penyimpanan. IoT menggunakan bantuan internet untuk memastikan kondisi penyimpanan dan transportasi optimal sehingga menjaga kualitas produk susu segar. Sistem monitoring suhu dan kelembaban berbasis IoT memberikan kemudahan akses pengguna dalam memantau kualitas susu segar agar selalu terjaga. Kelebihan dari perangkat IoT adalah dapat terhubung internet baik untuk mengirim data dan menerima data. 

IoT dan ML diintegrasikan untuk memudahkan kinerja pengguna, hemat tenaga. dan lebih efektif. Data dan informasi dari sistem perangkat berbasis IoT dan ML bisa diakses melalui web server yang open source untuk kemudahan bagi pengguna serta terjangkau. Berbagai industri telah menggunakan aplikasi IoT untuk bersaing di pasar global. Industri susu mengaplikasikan IoT pada alat smart grading yang berfungsi untuk pemantauan suhu dan kualitas susu segar selama penyimpanan. Perangkat IoT terdiri dari sensor suhu dan modul mikrokontroller yang mengukur, mencatat, dan merekam data secara real time. Sensor dan perangkat yang terhubung dapat memberikan data waktu, suhu, dan kualitas secara real time yang mempengaruhi kualitas susu segar selama proses penyimpanan.

Data yang dihasilkan perangkat IoT diolah menggunakan algoritma machine learning seperti Artificial Neural Network (ANN). ANN adalah jaringan komputer terlatih yang bekerja seperti otak manusia dan mampu menangani data non linier dalam jumlah besar yang diinterpolasi. ANN dapat melakukan klasifikasi mutu susu segar dengan akurasi tinggi dalam sistem smart grading. Peran IoT sangat penting dalam mengukur parameter, lalu ANN mengklasifikasikan kualitas susu segar dan menentukan harga jual. Perangkat IoT yang diintegrasikan dengan machine learning dapat mengoptimalkan berbagai aspek pemantauan kualitas di industri susu segar. Hal ini meminimalisir kinerja manusia, waktu tunggu uji kualitas manual, dan waktu tunggu grading untuk menentukan harga jual susu segar. 

Integrasi IoT dan ML pada sistem smart grading ini memberikan kemampuan perbaikan teknologi penanganan dan pengolahan susu serta pengambilan keputusan terkait kualitas susu segar. Peternak dan stakeholders lainnya dapat menetapkan harga jual susu segar dan tujuan penjualan berdasarkan hasil grading akurat yang dihasilkan sistem. Sistem smart grading dihubungkan ke sistem informasi untuk membantu stakeholders dalam mengakses informasi hasil grading dan menentukan harga susu segar. 

Artikel bersambung...
Klik Next › untuk melanjutkan membaca.
Halaman 1 dari 4

Artikel Terkait