Pemilihan Pemanis Untuk Minuman Teh


Gula memiliki peranan penting dalam formulasi minuman teh.  Bagi beberapa kalangan, teh dengan rasa manis lebih disukai dibanding teh tawar.  Tidak aneh jika di pasaran lebih banyak tersedia teh dengan rasa manis, walaupun flavornya berbeda-beda.   Berdasarkan riset yang dilakukan oleh INAVIGA Indonesia (2017), sukrosa tetap menjadi sumber rasa manis yang utama dalam formulasi produk teh, kemudian diikuti oleh pemanis lainnya seperti fruktosa, glikosida steviol, dan sukralosa.  

Berdasarkan regulasi, fruktosa termasuk dalam kategori bahan baku. Sementara itu, glikosida steviol yang berasal dari daun stevia termasuk dalam kategori pemanis alami.  Di dalam teh, batas maksimum glikosida steviol adalah 100 mg/kg sebagai ekivalen steviol dihitung terhadap produk siap konsumsi.  Sedangkan sukralosa adalah pemanis buatan dengan batas maksimum penggunaan sebesar 300 mg/kg dihitung terhadap produk siap konsumsi (BPOM, 2014).  Pemanis-pemanis tersebut sebagian digunakan dalam bentuk tunggal dan juga kombinasi dalam formulasi minuman teh.

Artikel selengkapnya baca di FOODREVIEW INDONESIA edisi Agustus 2017 "Beverages: Thirst Quenching Industry"


Artikel Lainnya