Selamat Datang, FSSC 22000 version 6.0




Oleh Jamal Zamrudi
,
STP, MP Founder Catalyst Consulting

Sebagai salah satu program sertifikasi keamanan pangan yang diakui oleh GFSI (Global Food Safety Initiative), FSSC 22000 version 6.0 mulai berlaku di 1 April 2024 ini. FSSC 22000 dapat dikatakan paling diminati digunakan di organisasi di Indonesia dibandingkan dengan program sertifikasi lainnya yang juga diakui oleh GFSI. Tercatat terdapat sekitar 664 organisasi di Indonesia telah bersertifikasi FSSC 22000. Bila dibandingkan dengan program sertifikasi BRCGS yang juga diakui oleh GFSI, organisasi yang bersertifikasi BRCGS hanya sekitar 229 organisasi. Hal ini kemungkinan terjadi karena banyak organisasi di Indonesia berangkat dari sertifikasi ISO 22000. 

Skema sertifikasi FSSC 22000 terdiri atas 3 persyaratan utama, yaitu ISO 22000:2018, ISO/TS 22002 series, dan persyaratan tambahan FSSC 22000. Dapat dikatakan bahwa 2 dari 3 persyaratan dalam FSSC 22000, merupakan adopsi dari standar milik International Organization for Standardization (IOS). Persyaratan yang murni dimiliki oleh FSSC 22000 adalah hanya persyaratan tambahan (additional requirements) yang berasal dari pemenuhan Benchmarking Requirements GFSI. Sehingga penyebab adanya revisi pada FSSC 22000 adalah bila terdapat perubahan pada persyaratan IOS (baik dalam ISO 22000:2018 maupun ISO/TS 22002 series) dan persyaratan GFSI. Perubahan utama dalam FSSC 22000 version 6.0 bila dibandingkan dengan version 5.1 adalah penghapusan kategori rantai pangan A (farming) dan penambahan kategori rantai pangan BIII (pre-process handling of plant products), C0 (animal-primary conversion), dan FII (brokering/trading/e-commerce). Selain itu, program FSSC 22000-Quality (FSSC 22000+ISO 9001) tidak lagi berlaku di versi 6.0 ini. Perubahan lainnya adalah terkait pembaruan acuan ISO 22003- 1:2022 untuk lembaga sertifikasi yang melakukan audit sistem manjemen keamanan pangan. Secara persyaratan bagi penerap FSSC 22000, perubahan terletak pada persyaratan tambahan FSSC 22000. 

Persyaratan pertama, ISO 22000:2018, versi yang masih sama jika dibandingkan dengan FSSC 22000 version 5.1. Berdasarkan Board of Stakeholders Decision List FSSC 22000 periode Maret 2024, karena terdapat amandemen pada ISO 22000:2018 di 23 Februari 2024 mengenai persyaratan perubahan iklim (climate change), maka penerap FSSC 22000 version 6.0 juga harus memastikan perubahan iklim ini dicakup dalam Konteks Organisasi (klausul 4.1) dan Kebutuhan dan Harapan Pihak Berkepentingan (klausul 4.2). Adanya amandemen ini sebagai dukungan terhadap Deklarasi London ISO mengenai perubahan iklim. Dalam konteks keamanan pangan, perubahan iklim dapat berdampak kepada ketersediaan pangan (food availability), perubahan siklus hama, hingga potensi pemalsuan pangan akibat stok produk pangan yang menjadi langka. Oleh karena itu, organisasi penerap FSSC 22000 version 6.0 sudah mulai harus mengantisipasi isu ini dan mencakupnya dalam rencana strategis organisasi. 

Persyaratan kedua, ISO/TS 22002 series, versi yang juga masih sama jika dibandingkan dengan FSSC 22000 version 5.1. ISO/TS 22002 merupakan program persyaratan dasar (Prerequisite Program) dengan beragam seri yang penggunaannya sesuai dengan kategori rantai pangan. Misalnya, PRP untuk industri pangan adalah ISO/TS 22002-1:2009, untuk industri kemasan pangan adalah ISO/TS 22002-4:2013, dan sebagainya. Sebagai salah satu anggota aktif Komisi Teknis BSN 67-08 Sistem Manajemen Keamanan Pangan, Catalyst Consulting turut memberikan tinjauan dan masukan terkait rencana perubahan standar ISO/TS 22002 berikutnya. Direncanakan ISO/TS 22002 akan menjadi dua standar, umum (common PRP) dan spesifik (specific PRP). Misalnya, untuk industri pangan ke depannya, akan menggunakan standar ISO/TS 22002-100 sebagai persyaratan PRP umum dan ISO/TS 22002-1 untuk persyaratan PRP spesifik bagi manufaktur pangan. 

Persyaratan ketiga, persyaratan tambahan FSSC 22000 version 6.0. Bila dibandingkan dengan versi sebelumnya, pada versi 6.0 ini terdapat beberapa pasal baru dan penyempurnaan pasal sebelumnya yang akan banyak bersinggungan dengan proses di departemen Pembelian, R&D, dan Engineering. Delapan belas persyaratan tambahan FSSC 22000 version 6.0 mencakup manajemen jasa dan barang yang dibeli; pelabelan produk dan bahan cetakan; food defense; mitigasi food fraud; penggunaan logo; manajemen alergen; pemantauan lingkungan; budaya mutu dan keamanan pangan; pengendalian mutu; pengangkutan, penyimpanan, dan penggudangan; pengendalian bahaya dan tindakan untuk mencegah kontaminasi silang; verifikasi PRP; desain dan pengembangan produk; status kesehatan; manajemen peralatan; food loss and waste; persyaratan komunikasi; dan persyaratan untuk organisasi dengan sertifikasi multisite. 

Contoh persyaratan baru terkait proses di departemen pembelian pada industri kemasan pangan, organisasi harus menetapkan kriteria pembelian terkait penggunaan kemasan daur ulang sebagai masukan bahan baku produksi kemasan dan memastikan persyaratan legal dan pelanggan dipenuhi. Persyaratan untuk pembelian bahan baku curah yang dikirimkan menggunakan tangki pengangkut, beberapa hal berikut dicakup dalam perjanjian dengan supplier misalnya terkait validasi pembersihan tangki, pembatasan muatan tangki, dan pengecekan kebersihan tangki kosong sebelum diisi. Contoh persyaratan baru terkait proses di departemen R&D, persyaratan penyediaan bukti validasi dan sistem verifikasi klaim yang ada pada label dan kemasan produk, verifikasi umur simpan berjalan, dan validasi instruksi pemasakan yang tersedia pada label dan kemasan produk pangan siap masak (ready-to-cook). Bagi R&D di industri kemasan pangan, manajemen artwork dan prosedur pengendalian cetak harus ditetapkan dan diimplementasikan untuk memastikan material yang dicetak memenuhi persyaratan pelanggan dan legal yang sesuai. 

Contoh persyaratan baru terkait proses di departemen engineering, manajemen peralatan mulai dari spesifikasi pembelian peralatan terkait desain higienis hingga manajemen perubahan peralatan berdasarkan risiko dan bukti bahwa commissioning berhasil. 

Perubahan persyaratan bagi tim food defense dan food fraud adalah menyempurnakan dokumen TACCP (Threat Assessment and Critical Control Point) dan VACCP (Vulnerability Assessment and Critical Control Point) dengan menambahkan informasi terkait metodologi penilaian dan prosedur verifikasi. 

Untuk informasi lebih lanjut mengenai pendampingan sertifikasi dan pelatihan FSSC 22000 version 6.0 atau program sertifikasi keamanan pangan lainnya, silakan menghubungi Catalyst Consulting (catalystconsulting.id).

Artikel Lainnya

  • Jul 16, 2024

    Napindo Kembali Hadirkan Pameran dan Forum Internasional Terbesar di Sektor Peternakan, Perikanan, dan Agribisnis

    PT Napindo Media Ashatama (Napindo) kembali menyelenggarakan pameran dan forum internasional Indo Livestock dan Indo Feed, Indo Fisheries, Indo Dairy, Indo Agrotech dan Indo Vet 2024 yang akan dibuka pada 17-19 Juli 2024 di Jakarta Convention Center (JCC). Assistant Project Director Napindo, Lisa Rusli mengatakan bahwa pameran pada kali ini akan mengusung tema ketahanan pangan sebagai pilar stabilitas nasional. “Pameran ini menampilkan berbagai segmen mulai dari peternakan, pengolahan hasil ternak, kesehatan hewan ternak, hingga pameran pakan ternak, pengolahan susu, sistem kandang, kebersihan, dan pengemasan hasil olahan susu,” ujarnya dalam konferensi pers yang diselenggarakan pada Senin, 15 Juli 2024 di JCC.  ...

  • Jul 15, 2024

    Pemanfaatan Teknologi Membran dalam Produksi Peptida Bioaktif sebagai Ingridien Pangan Fungsional

    Perubahan pola konsumsi masyarakat dewasa ini memicu transformasi industri pangan. Konsumen kini lebih sadar akan kesehatan dan kelestarian lingkungan, mendorong permintaan terhadap pangan fungsional, yang tidak hanya bergizi dan menyehatkan, tetapi juga diproduksi secara berkelanjutan (sustainable). Hal ini membuka peluang bagi pengembangan teknologi pangan yang inovatif dan ramah lingkungan. ...

  • Jul 08, 2024

    SINBIOTIK & MIKROBIOTA USUS

    Kesadaran masyarakat terhadap pentingnya kesehatan terus meningkat. Hal ini mendorong mereka untuk mencari dan memahani berbagai informasi yang berkaitan dengan kesehatan. Salah satu istilah dan informasi yang kini semakin dikenal masyarakat adalah mikrobiota usus (gut microbiota). Secara umum mikrobiota diartikan sebagai komunitas mikroorganisme pada suatu ekosistem.   ...

  • Jun 28, 2024

    Analisis Sensoris untuk Evaluasi Pengembangan Produk Baru

    Untuk mengevaluasi karakterisiktik suatu produk pangan melalui indra manusia seperti aroma, tekstur, rasa, dan penampilan, sangat diperlukan adanya analisis sensoris. Metodologi analisis sensoris ini diatur dalam standar SNI. Beberapa pengujian yang umum digunakan, yakni metode uji segitiga juga uji deskrpsi. ...

  • Jun 27, 2024

    Pameran EastFood (IIFEX) & EastPack Surabaya 2024 Hadir Kembali

    Pameran tahunan terbesar di Surabaya, Pameran EastFood (IIFEX) & EastPack Surabaya 2024 resmi dibuka hari ini, Pameran ini merupakan platform Business to Business yang diharapkan dapat memperluas wawasan para pengusaha pangan dan kemasan tentang potensi pasar di mancanegara sekaligus membentuk jaringan pemasaran mendorong pelaku usaha untuk menghasilkan produk-produk berkualitas serta kompeten.  ...