Kualitas Minyak Goreng Kelapa Sawit


 

Di Indonesia, kualitas minyak goreng kelapa sawit di Indonesia yang masih menjadi tugas bersama adalah konversi minyak curah ke minyak goreng kemasan. Seperti yang telah kita ketahui ada banyak kelemahan dari minyak goreng curah yang biasa dikonsumsi oleh masyarakat menengah ke bawah. Kelemahan tersebut diantaranya berkaitan dengan higienitas minyak goreng curah yang sangat minim, tidak difortifikasi vitamin A seperti pada minyak kemasan, tidak memenuhi SNI, tidak diawasi oleh Badan Pengawas Obat dan Makanan RI, serta memiliki risiko adulterasi. Adulterasi pada minyak goreng curah bisa berupa pencampuran minyak goreng baru dengan minyak jelantah yang sudah dijernihkan sehingga berbahaya terhadap kesehatan konsumen.

 

Peraturan Menteri Perdagangan Republik Indonesia yang mengatur bahwa minyak goreng wajib dalam bentuk kemasan sudah berkali-kali diundur penerapannya dengan berbagai alasan. Pada tahun 2012 pemerintah menargetkan menghentikan penjualan minyak goreng curah pada 2015. Peraturan Menteri Perdagangan Nomor 09/M-DAG/Per/2/2016 yang mengatur minyak goreng wajib kemasan kembali gagal diterapkan. Terakhir Peraturan Menteri Perdagangan Nomor 36 yang diundangkan pada 2 April 2020 menyebutkan bahwa minyak goreng curah tidak boleh lagi beredar di pasar mulai 1 Januari 2022 kembali tertunda.

Lebih lengkapnya silakan baca secara langsung FoodReview Indonesia edisi Juni 2022: Pangan Harus Aman dengan fitur digital interaktif yang dapat diakses pada https://bit.ly/onlinejuni22fri

Tidak mau ketinggalan setiap edisinya?
Daftar langsung untuk berlangganan (GRATIS) https://bit.ly/FRIDIGITAL 

Gabung dan lengkapi koleksi majalah FoodReview:
Newsletter: http://bit.ly/fricommunity 
Search FOODREVIEW on TOKOPEDIA & SHOPEE

#foodreviewindonesia #foodscience #foodtechnology #ilmupangan #teknologipangan #industripangan #food #pangan #harus #aman #food #safety #is #a #must #food #safety #is #everyone's #business

Artikel Lainnya

  • Sep 25, 2022

    Interaksi Protein dan Pembentuk Cita Rasa

    Interaksi dengan komponen lain perlu menjadi perhatian dalam penggunaan protein dan turunannya sebagai ingridien pangan. Interaksi antara protein dan senyawa pembentuk cita rasa dapat meningkatkan, mengurangi atau mengubah cita rasa tertentu. ...

  • Sep 24, 2022

    Faktor Keamanan Ingridien Protein Hidrolisat

    Penggunaan hidrolisat protein dan peptida bioaktif umumnya mempertimbangkan beberapa faktor berikut: (1) berasal dari sumber protein yang memiliki riwayat penggunaan yang aman untuk manusia; (2) enzim yang digunakan untuk hidrolisis merupakan enzim proteolitik pencernaan, seperti pepsin, kimotripsin, tripsin, dan enzim standar pangan (food grade) lainnya; dan (3) tingkat penyerapannya, bentuk dipeptida dan tripeptida tertentu dilaporkan dapat diserap lebih cepat dibandingkan asam amino bebas dan protein utuh.  ...

  • Sep 23, 2022

    Aplikasi Ingridien Protein Hidrolisat

    Penerapan protein hidrolisat merupakan fenomena dalam beberapa dekade belakangan karena menunjukkan manfaat yang lebih baik dari protein secara utuh. Peptida bioaktif merupakan fraksi protein hidrolisat dengan karakteristik gizi tertentu. ...

  • Sep 22, 2022

    Fungsionalitas Protein untuk Kesehatan Tubuh

    Fungsi utama protein bagi tubuh adalah menyediakan asam amino untuk membangun dan memperbaiki sel-sel dan jaringan tubuh, serta untuk membuat hormon dan enzim yang berperan penting dalam proses metabolisme. Selain itu, protein juga dapat digunakan sebagai penghasil energi yang diperlukan untuk melangsungkan metabolisme dalam tubuh dan menjalankan aktivitas. ...

  • Sep 21, 2022

    Potensi Ekspor Gula Palma IKM

    Gula palma memiliki potensi yang cukup besar di pasar global. Permintaan ekspor gula palma organik yang tinggi serta permintaan dalam negeri yang sangat besar terutama di sektor horeka dan pasar premium menjadi alasan yang kuat. Selain itu, IKM gula palma Indonesia juga terkenal memiliki produksi dengan bahan baku yang 100% lokal. ...