
Oleh Purwiyatno Hariyadi
Departemen Ilmu dan Teknologi Pangan
Fakultas Teknologi Pertanian, IPB University & SEAFAST Center, IPB University

Komisi Codex Alimentarius (Codex Alimentarius Commission, CAC) badan yang dibentuk bersama oleh Organisasi Pangan dan Pertanian Perserikatan Bangsa-Bangsa (FAO) dan Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), telah selesai mengadakan sesi sidang yang ke-46 (CAC46), dari tanggal 27 November hingga 2 Desember 2023, yang lalu, di Roma, Italia. Pada kesempatan itu, CAC telah mengadopsi berbagai standar internasional baru terkait keamanan dan mutu pangan. Sidang CAC46 dibuka oleh Direktur Jenderal FAO dan WHO dan dihadiri oleh delegasi dari 158 negara Anggota, satu Organisasi Anggota, dan Pengamat dari sembilan organisasi pemerintah internasional (IGO), 30 organisasi non- pemerintah (NGO) dan satu badan PBB lainnya. Dari jumlah tersebut, 6 negara Anggota dan 8 Pengamat berpartisipasi dalam pertemuan tersebut secara daring. Laporan lengkap mengenai siding CAC46 ini telah dipublikasikan dan dapat diunduh di tautan berikut: https://bit.ly/report46codex
Pada sidang CAC46 tersebut telah diadopsi secara final, lebih dari 500 standar baru (termasuk standar numerik), pedoman (guidelines) dan kode praktik (codes of practice), antara lain sebagaimana disajikan pada Tabel 1-4. Berikut adalah ulasan untuk beberapa standar yang diperkirakan akan berdampak cukup siginifikan pada praktik penyelenggaraan pangan di Indonesia.
Artikel bersambung...
Klik Next › untuk melanjutkan membaca.
khususnya untuk menjamin keamanan dan memfasilitasi perdagangan internasional, maka pedoman ini dikembangkan. Pedoman baru mengenai penggunaan audit jarak jauh dimaksudkan untuk diterapkan bersamaan dengan standar Codex lainnya dan memberikan panduan untuk memastikan pengawasan keamanan pangan oleh otoritas nasional, sekaligus memanfaatkan peluang yang ada dari perkembangan teknologi informasi dan komunikasi modern. Pedoman ini menguraikan tujuh prinsip yang harus menjadi dasar audit dan inspeksi jarak jauh dalam kerangka regulasi, serta panduan perencanaan dan pelaksanaan.
Revisions to General Guidelines on Sampling (CXG 50-2004). Pedoman Codex tentang pengambilan contoh ini direvisi untuk lebih memberikan panduan kepada penanggung jawab atas pengembangan rencana pengambilan contoh untuk penerimaan produk atau penerimaan impor atau ekspor pangan. Revisi yang dilakukan mencerminkan pendekatan ilmiah dan statistik yang berkembang saat ini, sehingga lebih sesuai untuk pengembangan dan evaluasi rencana pengambilan contoh pada kondisi terkini saat ini.
Revision of Classification of Food and Feed (CXA 4-1989). Klasifikasi Pangan dan Pakan dimaksudkan untuk memastikan penggunaan nomenklatur dan klasifikasi pangan (dan pakan) yang lebih baik dan seragam, termasuk penetapan kelompok atau subkelompok untuk tujuan menetapkan MRL untuk pestisida dalam pangan dan pakan. Klasifikasi ini mencakup juga kelompok komoditas dengan karakteristik dan potensi residu pestisida yang mirip. Klasifikasi ini telah direvisi secara komprehensif selama sepuluh tahun terakhir, sehingga akhirnya disepakati adanya reklasifikasi dan/atau penambahan komoditas, khususnya komoditas dari beberapa negara berkembang yang merupakan tanaman minor, untuk memungkinkan penetapan MRL-nya, sehingga memfasilitasi perdagangan pangan dan pakan aman.

Artikel bersambung...
Klik Next › untuk melanjutkan membaca.