Memasuki hari kedua (30/9) Seminar Internasional yang dilaksanakan PATPI di area Pameran Food Ingredient Asia (FiA) 2010 menjadi ajang presentasi hasil-hasil penelitian anggota PATPI. Dari berbagai topik yang dipresentasikan, tampak bahwa tema diversifikasi pangan dengan memanfaatkan sumber daya lokal dan eksplorasi khasiat kesehatan berbagai ingridien pangan menjadi tren yang banyak diteliti.
Potensi tepung lokal banyak mendapat perhatian para peneliti PATPI. Di antaranya adalah pengembangan tepung tapioka termodifikasi yang dilakukan oleh Heny Herawati dari Balai Riset Pasca Panen, pemanfaatan tepung ganyong untuk cendol dan cookies oleh Eni Haramayani dari Universitas Gadjah Mada (UGM) Yogyakarta, formulasi mi instan dari tepung jagung oleh Dian Herawati dari Institut Pertanian Bogor (IPB), dan pengukuran indeks glikemiks cookies yang dibuat dari pati Garut oleh Didah Nur Farida (IPB).
Dari aspek ingridien fungsional, probiotik dan prebiotik masih menjadi topik hangat yang dibicarakan. Dr. Lilis Nuraida (IPB) misalnya yang menggali potensi mikroorganisme indigenous sebagai probiotik, terutama pada produk-produk fermentasi. Sementara itu, Azis Boing Sitanggang mempelajari produksi glukosamin dengan menggunakan fungal fermentation.
Total terdapat 90 makalah yang dipresentasikan dalam seminar dua hari ini. Sebanyak 50 makalah dipresentasikan secara lisan, dan sisanya dalam bentuk poster. Fri-09

