Bahas Perkembangan Terbaru Peraturan Pangan


GAPMMI kembali menyelenggarakan members gathering untuk menyampaikan perkembangan industri pangan. Kali ini GAPMMI kali mengangkat informasi terbaru mengenai beberapa regulasi dan perdagangan. Terkait regulasi, Adhi menyampaikan bahwa pada prinsipnya BPOM akan menerima masukan selama tidak melanggar aturan-aturan yang ada dan tidak bertentangan dengan kaidah keamanan pangan. BPOM telah melaunching aplikasi e-registrasi pada maret 2012, namun diakui masih banyak kendala dalam implementasinya. Setelah memperoleh input dari GAPMMI, kini BPOM membuka coaching clinik setiap hari Jumat mulai pukul 9 sampai 15 guna mengatasi permasalahan e-registrasi. Di samping itu GAPMMI diminta rekomendasi mengenai anggota yang rutin melakukan impor bahan baku guna menyederhanakan proses pengajuan Surat Keterangan Impor (SKI) dan terkait P5.

Mengenai Permendag 27/2012, perkembangannya disampaikan oleh Sekjen GAPMMI Franky Sibarani. Permendag 27/2012 mengenai API untuk Produsen. Permendag 45/2009 mengatur mengenai Angka Pengenalan Impor yaitu API U dan API P. Poinnya adalah pemilik API U hanya diperbolehkan mengimpor satu section saja, yaitu satu kelompok barang. Tujuan dari pengaturan ini sebenarnya utuk mengendalikan pemilik API U. API U yang ada sekarang masih berlaku sampai 31 desember 2012. Jadi API U yang satu section akan berlaku mulai 2013. Sedangkan untuk pemilik API P, selain bisa melakukan impor bahan baku, boleh mengimpor barang jadi dengan 2 alasan, yaitu test market dan komplementer. Untuk mendapatkan Produsen Importir dari Kementerian Perdagangan, pemilik API P harus mendapatkan rekomendasi dari Kementerian Pembina (makanan dan minuman ke Kementerian Perindustrian). Permendag 27/2012 yang berlaku 2 Mei ini mengakibatkan tidak ada waktu untuk transisi.
Dalam kesempatan tersebut juga disampaikan update regulasi pangan yang disampaikan Wakil Ketua Umum Bidang Regulasi Ning Rahayu. Tim Regulasi GAPMMI telah secara intensif berkomunikasi dengan regulator mengenai regulasi pangan baik beberapa RUU, penyusunan SNI baru maupun revisi SNI. Mengenai SNI, Ketua Umum GAPMMI menambahkan bahwa pemerintah dalam hal ini Kementerian Perindustrian akan mengarahkan pemberlakuan SNI secara wajib, jadi mengingatkan industri agar senantiasa mengikuti perkembangannya. GAPMMI juga terus melakukan review mengenai kategori pangan bersama BPOM. Agenda tim regulasi GAPMMI dalam waktu dekat adalah berpartisipasi dalam pelaksanaan sidang ACCSQ pada 18-21 Juni yang akan dilaksanakan di Yogyakarta. Fri-27
 
(FOODREVIEW INDONESIA | VOL. VII/NO. 6/JUNI 2012)

Artikel Lainnya

  • Apr 26, 2022

    Peluang Snack Savoury di Indonesia

    Indonesia merupakan negara kepulauan yang dianugerahi dengan melimpahnya rempah yang tersebar hampir di seluruh wilayahnya. Tren kesehatan pada produk snack savoury didorong oleh kebutuhan akan pilihan yang lebih menyehatkan dengan jenis produk yang lebih rendah garam, lemak, dan gula. Di Indonesia, pengembangan produk snack savoury yang lebih menyehatkan ini memiliki peluang yang besar karena bahan bakunya yang melimpah seperti menggunakan kulit ikan, tempe, dan nori. Selain itu, dapat pula dikombinasikan dengan kearifan pangan tradisional yang saat ini juga tersedia. Ingridien fungsional juga dapat menjadi salah satu potensi untuk dikembangkan menjadi snack yang lebih menyehatkan. ...

  • Apr 26, 2022

    Ragam Snack Savoury di Indonesia

    Di Indonesia, snack dengan flavour savoury terus mengalami pertumbuhan terutama karena kondisi untuk terus berada di rumah. Secara global, tren snack di berbagai negara dapat berbeda- beda sesuai dengan apa yang menjadi ketertarikan konsumen di suatu daerah tersebut. Ada beberapa flavour savoury yang umum ditemukan pada produk snack Indonesia diantaranya adalah flavour panggang dan bakar seperti barbekyu dan hickory, panas dan pedas seperti cabai, flavour daging seperti ayam dan sapi, boga bahari serta flavour lokal seperti nasi goreng. Sedangkan flavour yang dipersepsikan memiliki kaitan dengan snack yang lebih menyehatkan diantaranya adalah flavour herba dan rempah seperti lada, jahe, dan lain sebagainya. ...

  • Apr 24, 2022

    Evaluasi Sensori pada Industri Pangan

    Evaluasi sensori diaplikasikan untuk berbagai lingkup penggunaan dalam industri pangan. Masing-masing lingkup penggunaan memiliki tujuan yang berbeda sehingga jenis uji sensori yang digunakan pun juga berbeda. ...

  • Apr 23, 2022

    Masa Depan Protein Nabati

    Protein memiliki peran strategis dalam pertumbuhan manusia. Karena itu, konsumsi protein perlu diperhatikan untuk dapat memenuhi kebutuhan yang diperlukan. Dewasa kini, protein berbasis nabati menunjukkan eksistensinya. Alternatif protein ini diprediksi didorong munculnya golongan fleksitarian (mengonsumsi lebih banyak pangan bersumber nabati daripada hewani).  ...

  • Apr 22, 2022

    Pengembangan Produk Snack Lebih Menyehatkan

    Snack yang lebih menyehatkan memang telah menjadi perhatian global pada hampir seluruh konsumen. Salah satu pendorong dari tren ini adalah meningkatnya penyakit tidak menular (PTM) terutama obesitas dan penyakit kardiovaskular, penyakit pernapasan kronis, diabetes, dan beberapa bentuk kanker yang berasal dari obesitas. Penyakit tidak menular ini dianggap sebagai salah satu masalah terbesar dalam masyarakat modern saat ini. Menurut data Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), penyakit tidak menular adalah pembunuh utama di Asia Tenggara, merenggut sekitar 8,5 juta jiwa setiap tahun. ...