Fortitech Peroleh Sertifikasi FS 22000


Description: http://www.fortitech.com/campaigns/qaqc/images/quality_seal.png

Salah satu perusahaan premix ingredient terbesar di dunia, Fortitech, mengumumkan bahwa mereka telah memperoleh sertifikat FS 22000 untuk semua fasilitasnya.  Sertifikasi tersebut dilakukan untuk memenuhi tuntutan customer yang semakin ketat terhadap mutu dan keamanan pangan.  Menurut siaran pers yang diterima Redaksi Majalah FOODREVIEW INDONESIA, sertifikasi yang baru diperkenalkan tersebut telah disetujui oleh Global Food Safety Initiative (GFSI).  Bahkan, Fortitech juga mengklaim sebagai industri yang pertama kali menerima FS 2200 untuk semua fasilitasnya, baik domestik maupun internasional.

Vice President of Scientific Affair Fortitech, Panna Chaudari Ph.D., mengungkapkan bahwa sertifikasi FS 22000 melengkapi sertifikat ISO 9001 yang sudah dimilikinya.  "Kami selalu menerapkan panduan keamanan pangan secara ketat, oleh sebab itu sebenarnya banyak persyaratan FS 22000 yang sudah kami lakukan," ujar Panna.  Tidak hanya itu, Panna juga menuturkan jika pihaknya juga melakukan peningkatan terhadap semua prosedur dan proses yang telah ada, termasuk persyaratan dasar sanitasi dan hygiene.  "Program HACCP yang telah dilaksanakan juga ditingkatkan dengan menerbitkan rencana yang lebih detail untuk mengidentifikasi risiko bahaya melalu perbaikan pengawasan, critical limits, prosedur monitoring, koreksi, tanggung jawab, dan pencatatan" tambah Panna.  Fri-09



(FOODREVIEW INDONESIA Edisi Desember 2011)

Artikel Lainnya

  • Apr 26, 2022

    Peluang Snack Savoury di Indonesia

    Indonesia merupakan negara kepulauan yang dianugerahi dengan melimpahnya rempah yang tersebar hampir di seluruh wilayahnya. Tren kesehatan pada produk snack savoury didorong oleh kebutuhan akan pilihan yang lebih menyehatkan dengan jenis produk yang lebih rendah garam, lemak, dan gula. Di Indonesia, pengembangan produk snack savoury yang lebih menyehatkan ini memiliki peluang yang besar karena bahan bakunya yang melimpah seperti menggunakan kulit ikan, tempe, dan nori. Selain itu, dapat pula dikombinasikan dengan kearifan pangan tradisional yang saat ini juga tersedia. Ingridien fungsional juga dapat menjadi salah satu potensi untuk dikembangkan menjadi snack yang lebih menyehatkan. ...

  • Apr 26, 2022

    Ragam Snack Savoury di Indonesia

    Di Indonesia, snack dengan flavour savoury terus mengalami pertumbuhan terutama karena kondisi untuk terus berada di rumah. Secara global, tren snack di berbagai negara dapat berbeda- beda sesuai dengan apa yang menjadi ketertarikan konsumen di suatu daerah tersebut. Ada beberapa flavour savoury yang umum ditemukan pada produk snack Indonesia diantaranya adalah flavour panggang dan bakar seperti barbekyu dan hickory, panas dan pedas seperti cabai, flavour daging seperti ayam dan sapi, boga bahari serta flavour lokal seperti nasi goreng. Sedangkan flavour yang dipersepsikan memiliki kaitan dengan snack yang lebih menyehatkan diantaranya adalah flavour herba dan rempah seperti lada, jahe, dan lain sebagainya. ...

  • Apr 24, 2022

    Evaluasi Sensori pada Industri Pangan

    Evaluasi sensori diaplikasikan untuk berbagai lingkup penggunaan dalam industri pangan. Masing-masing lingkup penggunaan memiliki tujuan yang berbeda sehingga jenis uji sensori yang digunakan pun juga berbeda. ...

  • Apr 23, 2022

    Masa Depan Protein Nabati

    Protein memiliki peran strategis dalam pertumbuhan manusia. Karena itu, konsumsi protein perlu diperhatikan untuk dapat memenuhi kebutuhan yang diperlukan. Dewasa kini, protein berbasis nabati menunjukkan eksistensinya. Alternatif protein ini diprediksi didorong munculnya golongan fleksitarian (mengonsumsi lebih banyak pangan bersumber nabati daripada hewani).  ...

  • Apr 22, 2022

    Pengembangan Produk Snack Lebih Menyehatkan

    Snack yang lebih menyehatkan memang telah menjadi perhatian global pada hampir seluruh konsumen. Salah satu pendorong dari tren ini adalah meningkatnya penyakit tidak menular (PTM) terutama obesitas dan penyakit kardiovaskular, penyakit pernapasan kronis, diabetes, dan beberapa bentuk kanker yang berasal dari obesitas. Penyakit tidak menular ini dianggap sebagai salah satu masalah terbesar dalam masyarakat modern saat ini. Menurut data Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), penyakit tidak menular adalah pembunuh utama di Asia Tenggara, merenggut sekitar 8,5 juta jiwa setiap tahun. ...