Pameran Lab Indonesia ke 3 Resmi di Buka




Acara tahunan yang mengkhususkan pada pameran instrumen dan teknologi laboratorium, LabIndonesia 2014, resmi dibuka pada hari ini (7 Mei). Rencananya, pameran ini akan berlangsung selama tiga hari hingga 9 Mei di area Jakarta Convention Center. Presiden Direktur PT Prakarsa Sinergi Utama, Juanita Soerakoesoemah, mengungkapkan bahwa pameran yang memasuki tahun ketiga tersebut diikuti tidak kurang dari 200 peserta. “Bahkan beberapa diantaranya berasal dari perusahaan internasional, seperti dari Cina, Taiwan, US, UK, dan negara Eropa lainnya,” kata Juanita.


Selain pameran peralatan dan teknologi laboratorium, Juanita mengungkapkan bahwa LabIndonesia juga akan menghadirkan beberapa kegiatan seperti seminar dan workshop dengan bekerja sama dengan lembaga terkait. FOODREVIEW INDONESIA sebagai media partner turut berpartisipasi pada Pameran LabIndonesia ini dan dapat dikunjungi di booth S02. Tidak hanya itu, pada 9 Mei FOODREVIEW INDONESIA juga akan menyelenggarakan Seminar bertajuk “Update on Nano Technology in Food Industries”. @hendryfri

Artikel Lainnya

  • Jun 25, 2024

    Peningkatan Kualitas SDM Indonesia dengan Program Minum Susu

    Kualitas SDM Indonesia selalu mengalami perkembangan, namun masih perlu ditingkatkan. Tantangan utama meliputi peningkatan kualitas pendidikan, akses terhadap layanan kesehatan berkualitas, dan pengurangan ketimpangan ekonomi dan sosial. Pemerintah berkomitmen untuk meningkatkan kualitas SDM melalui berbagai program dan kebijakan. Diperlukan partisipasi aktif dari seluruh pemangku kepentingan. ...

  • Jun 24, 2024

    Yoghurt: Ragam & Inovasinya

    Yoghurt merupakan produk susu fermentasi populer yang dihasilkan oleh bakteri asam laktat; serta kaya akan protein, vitamin, dan mineral. Selain itu, yoghurt juga dapat dikonsumsi untuk penderita intoleransi laktosa, karena sebagian laktosa telah terfermentasi menjadi asam laktat dan komponen lainnya. ...

  • Jun 21, 2024

    Susu Kambing: Karakteristik & Fungsionalitasnya

    Saat ini, tren konsumsi susu kambing kian marak. Hal ini didorong oleh beberapa faktor, di antaranya kemudahan pencernaan, tidak menimbulkan reaksi alergi, dan dapat digunakan sebagai pelengkap diet bagi kalangan yang memiliki kebutuhan zat gizi khusus. Meningkatnya kesadaran masyarakat akan gaya hidup sehat pasca pandemi Covid-19 turut memperkuat tren ini. Susu kambing dapat dikonsumsi dalam bentuk susu pasteurisasi maupun olahannya seperti yoghurt, kefir, dan keju. ...

  • Jun 07, 2024

    Tantangan Perubahan Iklim terhadap Keamanan Pangan

    Perubahan iklim telah menjadi salah satu tantangan terbesar yang dihadapi sektor pangan global. Kenaikan suhu, perubahan pola curah hujan, dan meningkatnya frekuensi peristiwa cuaca ekstrem seperti banjir dan kekeringan, mengganggu produksi pangan di berbagai belahan dunia. Perubahan ini tidak hanya mengurangi hasil panen, tetapi juga mempengaruhi kualitas pangan, meningkatkan risiko ketidakamanan pangan. Kondisi ini sangat meresahkan karena populasi dunia terus bertambah, sehingga kebutuhan pangan semakin mendesak. ...

  • Jun 07, 2024

    Validasi dan Verifikasi dalam Pengontrolan Alergen di Industri Pangan

    Validasi dan verifikasi merupakan dua langkah kunci dalam pengendalian alergen di industri pangan.  ...