
Selain penggunaan keju pada aplikasi snack dan bakery, keju biasa ditemukan sebagai salah satu bahan baku di berbagai bentuk makanan dari mulai makanan pembuka, makanan utama, hingga makanan penutup, bahkan pada beberapa jenis minuman. Keju memberikan kemudahan bagi produsen makanan dan minuman dalam mengkreasikan berbagai macam produk baru.
Consumer Insight
Didukung dengan terus meningkatnya pendapatan per-kapita, selera masyarakat Indonesia terhadap keju dan berbagai produk olahannya meningkat dengan tajam. Keju, sudah tidak lagi dianggap “makanan asing”, terutama oleh masyarakat dewasa ini. Buktinya, bisa kita lihat bahwa hampir semua segmen produk pangan yang kita jumpai di supermarket, mulai dari yang tradisional hingga yang modern, memiliki varian keju sebagai tonalitinya.
Industrial Insight
Pertumbuhan ekonomi Indonesia, salah satunya dapat dilihat dari angka GDP (Gross Domestic Product) yang terus meningkat sekitar 6% setiap tahunnya, yang juga berdampak signifikan pada pertumbuhan kelas ekonomi menengah di Indonesia, yang diperkirakan tumbuh dari 74 juta jiwa (2012) menjadi 141 juta jiwa di tahun 2020. Dengan jumlah yang mendominasi ini maka, bisa dikatakan bahwa pola konsumsi kelas menengah yang mudah bosan dan cenderung ingin mencari dan mencoba hal-hal baru merupakan cerminan umum wajah konsumen Indonesia. Menyambut hal ini, para pelaku industri pun semakin terpacu untuk berlomba-lomba melakukan inovasi, termasuk pada produk pangan.
Oleh Erwin Febryanto Salim
Selengkapnya artikel ini dapat dibaca di majalah FOODREVIEW INDONESIA edisi April 2014, yang dapat diunduh di www.foodreview.co.id
