Peluang Pengembangan Snack Savoury yang Menyehatkan di Indonesia



Kesehatan tubuh menjadi semakin prioritas oleh sebagian besar konsumen pangan. Faktor pemicunya beragam mulai dari kesadaran yang semakin tinggi hingga kondisi pandemi yang dalam dua tahun terakhir ini mengancam kesehatan hingga keselamatan tubuh. 

Kendati demikian, pola konsumsi pada produk snack tidak bisa ditinggalkan begitu saja. Di Indonesia, hal ini terlihat dari pasar konsumen yang mengonsumsi snack terutama snack dengan flavor savoury. Data Euromonitor (2022) menunjukkan peningkatan yang terus meningkat dari tahun ke tahun. Hal ini juga diperkuat dengan data banyaknya snack savoury yang dijual di Indonesia. 

"Snack dengan flavour savoury akan terus memilikki porsi pada konsumen, terutama dengan adanya tren untuk tetap di rumah serta meredanya kasus pandemi," kata Marketing Manager Asia Pacific, McCormick Flavour Solutions, Benny Yap dalam FOODREVIEW Indonesia Webinar - Savoury Flavour for Healthy Snack yang diselenggarakan oleh FOODREVIEW Indonesia dan didukung oleh McCormick Flavour Solutions pada 24 Maret 2022 lalu secara virtual melalui Zoom. 

Benny menambahkan bahwa untuk tren snack yang lebih menyehatkan juga terlihat dari meningkatkan minat pada produk-produk snack berbahan baku sayuran, pulses, dan bread chips. Namun demikian, penggunaan bahan-bahan tersebut tentu perlu ditingkatkan rasanya dengan menggunakan flavour savoury yang tepat untuk mendapatkan pangsa pasar di Indonesia. Fri-35

Artikel Lainnya

  • Jul 01, 2022

    Keamanan Pangan dan Konsumen yang Berdaya

    Bicara mengenai keamanan pangan tentu tidak bisa hanya dikaitkan pada sektor produsen maupun regulator saja. Konsumen sebagai ujung dari rantai pangan juga memiliki andil yang besar. Komisioner Komisi Litbang,  ...

  • Jun 30, 2022

    Kondisi Keamanan Pangan di Indonesia

    Data dari situs Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB/United Nations) menunjukkan bahwa ada lebih dari 600 juta kasus penyakit bawaan pangan setiap tahunnya. Angka ini tentu menjadi ancaman terutama terkait dengan kesehatan manusia dan ekonomi. Diperkirakan sekitar 420.000 orang di seluruh dunia meninggal setiap tahunnya karena mengonsumsi pangan yang terkontaminasi dan anak- anak di bawah usia 5 tahun membawa 40% beban penyakit bawaan pangan dengan angka kematian mencapai 125.000 setiap tahun. ...

  • Jun 29, 2022

    Pasar Pangan Berbasis Nabati di Indonesia

    Pangan berbasis nabati kini mulai banyak dilirik oleh konsumen. Selain karena faktor kesehatan, lingkungan juga turut berkontribusi dalam peralihan segmentasi pasar ini. Terkait dengan potensi pangan berbasis nahati di Indonesia, Senior Marketing Manager Kerry Indonesia Rizki Adriyan mengatakan, “Memberikan rasa yang enak dengan gizi yang ditingkatkan akan menjadi kunci sukses dalam produk pangan nabati (plant-based),” ujarnya dalam Media Gathering Kerry yang diselenggarakan secara luring di Jakarta, 29 Juni 2022. ...

  • Jun 28, 2022

    Wabah PMK di Indonesia

    PMK disebabkan oleh Apthovirus, keluarga picornaviridae. Terdapat tujuh serotipe PMK yang telah diidentifikasi yaitu tipe Oise (O); Allemagne (A); German Strain (C); South African Territories 1 (SAT 1); SAT 2; SAT 3; dan Asia 1. Tipe O, A, C, SAT 1, SAT 2, SAT 3 dan Asia 1 yang secara imunologis berbeda satu sama lain. Penyebab wabah PMK di Indonesia pada tahun 1983 hanya disebabkan oleh satu serotipe, yaitu serotipe O.  ...

  • Jun 28, 2022

    Proses Inaktivasi Virus PMK pada Produk Terinfeksi

    Menurut Terrestrial Animal Health Code OIE (2021), Chapter 8.8; article 8.8.35 dengan jelas menyatakan bahwa untuk susu segar dan krim yang diduga berasal dari ternak yang terinfeksi PMK, dan/atau berasal dari ternak yang sehat namun tercampur dengan produk yang berasal dari ternak yang sakit, ...